<< Menu Utama

Home RDM >>Semester 2008_GASAL >> KPE11102 >>Pemicu 2_1_2 >> Ilmu%20Keperawatan_A_02.00.13.01 >> HG_1 >>







Selamat berdiskusi

Nurul Arbiyah menulis:
Selamat Sore semuanya,, hari ini kita akan mulai diskusi dan masuk ke sesi2 HG. jika ada pertanyaan,,bisa ditanyakan melalui pesan pribadi kepada saya. Selamat berdiskusi..^^


what

ALFAH RATNA WATI menulis:
mau diskusi apa????

kloning

IKA NURHAYATI menulis:

alfah.ratna menulis:
mau diskusi apa????
kloning


discuss

HELDA SULISTIAWATI menulis:

alfah.ratna menulis:
mau diskusi apa????
mau diskusi ttg bioteknologi

jawaban biotek

IKA NURHAYATI menulis:

helda.sulistiawati menulis:

alfah.ratna menulis:
mau diskusi apa????
mau diskusi ttg bioteknologi
stuju ga dengan metode kloning ?

kloning

AMINAH menulis:

ika.nurhayati menulis:

helda.sulistiawati menulis:

alfah.ratna menulis:
mau diskusi apa????
mau diskusi ttg bioteknologi
stuju ga dengan metode kloning ?
tentang kloning benernya kurang setuju..lebih baik dgn adopsi atau ada therapi lain untuk pasangan yg tidak subur selain diatas?


bioteknologi

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

alfah.ratna menulis:
mau diskusi apa????
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup ( bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, ... id.wikipedia.org/wiki/Bioteknologi -

bioteknologi

IKA NURHAYATI menulis:

muhamad.mualimin menulis:

alfah.ratna menulis:
mau diskusi apa????
Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup ( bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, ... id.wikipedia.org/wiki/Bioteknologi -
mulim, mo bhs ap c lu


bakteri

ALFAH RATNA WATI menulis:
gimana kita diskusi ttentang bakteri

materi diskusi

IKA NURHAYATI menulis:

alfah.ratna menulis:
gimana kita diskusi ttentang bakteri
kloning z mba, bw materinya gx ?


all about kloning

IKA NURHAYATI menulis:
sebenarnya apa c manfaat dari kloning ?

manfaatnya

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

ika.nurhayati menulis:
sebenarnya apa c manfaat dari kloning ?
yang harus ditekankan sesuai pemicu adalh kloning pada manusia. manfaatnya untuk menambah keturunan. ada tambahan..?


kloning

ALFAH RATNA WATI menulis:
APA TUH KLONING

kloning is

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

alfah.ratna menulis:
APA TUH KLONING
Kloning merupakan teknik penggandaan gen yang menghasilkan turunan yang sama sifat baik dari segi hereditas maupun penampakannya. yang harus ditekankan sesuai pemicu adalh kloning manusia.


aplikasi bioteknologi...

AMINAH menulis:
apa keuntungan dan kerugiannnya...ya


bayi tabung

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
Bayi tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel telur (ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair. teknologi ini dirintis oleh P.C steptoe dan R.G edwards pada tahun 1977 http://id.wikipedia.org/wiki/Bayi_tabung

bayi tabung

IKA NURHAYATI menulis:

rumanta.novalina menulis:
Bayi tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel telur (ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair. teknologi ini dirintis oleh P.C steptoe dan R.G edwards pada tahun 1977 http://id.wikipedia.org/wiki/Bayi_tabung
caranya tempatkan sperma di dalam atau dekat saluran cervix dari uterus dng menggunakan alat dengan tujuan agar terjadi kehamilan. Agree ? smbr diktat kulh, bc dh bag blkng !


keturunan

HOTMARIA HERTAWATY SIJABAT menulis:
sebenarnya untuk pny anak itu bisa melalui beberapa tahap. Bisa proses alamiah, trus inseminasi dan klu tidak berhasil baru dicoba dengan bayi tabung. Itu harus dengan konsekwensi bahwa sperma dan telur kedua pasangan tidak ada masalah.

ktrnn

IKA NURHAYATI menulis:

hotmaria.hertawaty menulis:
sebenarnya untuk pny anak itu bisa melalui beberapa tahap. Bisa proses alamiah, trus inseminasi dan klu tidak berhasil baru dicoba dengan bayi tabung. Itu harus dengan konsekwensi bahwa sperma dan telur kedua pasangan tidak ada masalah.
yupz, but bayi tabung amp saat niy msh jd kontroversi. so ?


Pemicu PBL Aplikasi Bioteknologi

Nurul Arbiyah menulis:
Tn. A, seorang pengusaha kaya dan anak tunggal dalam keluarganya. ia telah menikah dengan istrinya selama 10 tahun. keberadaan anak kandung dalam keluarga merupakan dambaan mereka. untuk apa harta yang berlimpah, jika tidak ada keturunan yang dapat meneruskan silsilah keluarganya. Tugas: Diskusikan dalam kelompok dengan memperhatikan tahapan-tahapan pada PBL untuk menyelesaikan masalah dalam keluarga Tn. A

biotek

IKA NURHAYATI menulis:

nurul menulis:
Tn. A, seorang pengusaha kaya dan anak tunggal dalam keluarganya. ia telah menikah dengan istrinya selama 10 tahun. keberadaan anak kandung dalam keluarga merupakan dambaan mereka. untuk apa harta yang berlimpah, jika tidak ada keturunan yang dapat meneruskan silsilah keluarganya. Tugas: Diskusikan dalam kelompok dengan memperhatikan tahapan-tahapan pada PBL untuk menyelesaikan masalah dalam keluarga Tn. A
qr2 pemecahan masalah yang tepat untuk kasus Tn. A ap mnrt klmpk ? apakah dengan menggunakan bkecanggihan biotek merupakan solusi yang bs langsung di ambl ? let\'s discuss it !


tentang kloning

AMINAH menulis:
salah satu yg dpt membantu pasanggan infertil utk punya keturunan dg cara menggunakan teknik fertilisasi in vitri,\"in vitro fertilization(ivf),walaupun cara kloning ini ad yg setuju dn tidak setuju.sumber materi kuliah kloning ibu tuti.jadi bagaimana..apa kloning masuk dlm diskusi??

jwbn ptnyn

IKA NURHAYATI menulis:

aminah82 menulis:
salah satu yg dpt membantu pasanggan infertil utk punya keturunan dg cara menggunakan teknik fertilisasi in vitri,\"in vitro fertilization(ivf),walaupun cara kloning ini ad yg setuju dn tidak setuju.sumber materi kuliah kloning ibu tuti.jadi bagaimana..apa kloning masuk dlm diskusi??
kloning ? knp ga bayi tabung z dl yang di upayakan unk kasus Tn. A coz mrk kan pasangan suami istri.

ok

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

ika.nurhayati menulis:

aminah82 menulis:
salah satu yg dpt membantu pasanggan infertil utk punya keturunan dg cara menggunakan teknik fertilisasi in vitri,\"in vitro fertilization(ivf),walaupun cara kloning ini ad yg setuju dn tidak setuju.sumber materi kuliah kloning ibu tuti.jadi bagaimana..apa kloning masuk dlm diskusi??
kloning ? knp ga bayi tabung z dl yang di upayakan unk kasus Tn. A coz mrk kan pasangan suami istri.
kloning masuk dalam pembahasan,,bayi tabung malah terlalu cepat,,bagaimana kalau inseminasi?


masuk

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

aminah82 menulis:
salah satu yg dpt membantu pasanggan infertil utk punya keturunan dg cara menggunakan teknik fertilisasi in vitri,\"in vitro fertilization(ivf),walaupun cara kloning ini ad yg setuju dn tidak setuju.sumber materi kuliah kloning ibu tuti.jadi bagaimana..apa kloning masuk dlm diskusi??
aku setuju kloning masuk dalam daftar bahasan


manfaat kloning..

AMINAH menulis:
klo dr materi kuliah yaitu: 1.untuk pengembangan ilmu pengetahuan 2.untuk mengembangakan dan memperbanyak unggul..biasanya utk kloning tanaman.. 3.untuk tujuan diagnostik dan terapi 4.menolong pasangan infertil mempunyai keturunan..ada yg mw nambahin dr sumber lain??


bagaimana kalau bioteknologi..

AMINAH menulis:
tapi batasan masalahnya ap ya?sehubungan dg kasus tn.a

kloning

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

aminah82 menulis:
tapi batasan masalahnya ap ya?sehubungan dg kasus tn.a
y ttg kloning manusia dong.;.termasuk dalam bayi tabung dan infertilisisa pasangan


inseminasi?

VERA SRILLIAN DEWI menulis:
masuk dalam bahasan ga? sebgai slh 1 cara untuk memiliki keturunan. terus penyakit2 yg mungkin terjadi pada pasangan trsbt yg mnyebabkan mereka blm py anak,atau faktor lain seperti sibuk bekerja sehingga terlalu lelah.


bioteknologi

ELITA JUITA MARTHALITA SIMAMORA menulis:
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu, untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia. Biokimia mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain. Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk memenuhi kebutuhan manusia Perkembangan bioteknologi : 1. Era bioteknologi generasi pertama ?? bioteknologi sederhana. Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. 2. Era bioteknologi generasi kedua. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril. Contoh: a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah c. pembuatan kompos 3. Era bioteknologi generasi ketiga. Proses dalam kondisi steril. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. Era bioteknologi generasi baru ?? bioteknologi baru. Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal http://bebas.vlsm.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Biologi/0149%20Bio%203-7a.htm


inseminasi

HOTMARIA HERTAWATY SIJABAT menulis:
inseminasi itu adalah satu cara untuk mendapatkan keturunan dengan bantuan medis. dimana pada proses inseminasi yang diolah adalah pria. Dimana semen yang dikeluarkan diproses dan diberi obat2tan untuk memperkuat semen. dan setelah 30 menit diputer di alat pemutar maka semen yang masih hidup dan sehat dimasukkan keovarium wanita melalui vagina.

bayi tabung

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

hotmaria.hertawaty menulis:
inseminasi itu adalah satu cara untuk mendapatkan keturunan dengan bantuan medis. dimana pada proses inseminasi yang diolah adalah pria. Dimana semen yang dikeluarkan diproses dan diberi obat2tan untuk memperkuat semen. dan setelah 30 menit diputer di alat pemutar maka semen yang masih hidup dan sehat dimasukkan keovarium wanita melalui vagina.
Bayi tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel telur (ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair. teknologi ini dirintis oleh P.C steptoe dan R.G edwards pada tahun 1977

SUMBER????

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

muhamad.mualimin menulis:

hotmaria.hertawaty menulis:
inseminasi itu adalah satu cara untuk mendapatkan keturunan dengan bantuan medis. dimana pada proses inseminasi yang diolah adalah pria. Dimana semen yang dikeluarkan diproses dan diberi obat2tan untuk memperkuat semen. dan setelah 30 menit diputer di alat pemutar maka semen yang masih hidup dan sehat dimasukkan keovarium wanita melalui vagina.
Bayi tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel telur (ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair. teknologi ini dirintis oleh P.C steptoe dan R.G edwards pada tahun 1977
SUMBERNYA MANA KAK?


SUMBER????

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

muhamad.mualimin menulis:

hotmaria.hertawaty menulis:
inseminasi itu adalah satu cara untuk mendapatkan keturunan dengan bantuan medis. dimana pada proses inseminasi yang diolah adalah pria. Dimana semen yang dikeluarkan diproses dan diberi obat2tan untuk memperkuat semen. dan setelah 30 menit diputer di alat pemutar maka semen yang masih hidup dan sehat dimasukkan keovarium wanita melalui vagina.
Bayi tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel telur (ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair. teknologi ini dirintis oleh P.C steptoe dan R.G edwards pada tahun 1977
SUMBERNYA MANA KAK?

kloning

HELDA SULISTIAWATI menulis:

vera.srillian menulis:

muhamad.mualimin menulis:

hotmaria.hertawaty menulis:
inseminasi itu adalah satu cara untuk mendapatkan keturunan dengan bantuan medis. dimana pada proses inseminasi yang diolah adalah pria. Dimana semen yang dikeluarkan diproses dan diberi obat2tan untuk memperkuat semen. dan setelah 30 menit diputer di alat pemutar maka semen yang masih hidup dan sehat dimasukkan keovarium wanita melalui vagina.
Bayi tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel telur (ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair. teknologi ini dirintis oleh P.C steptoe dan R.G edwards pada tahun 1977
SUMBERNYA MANA KAK?
ve ni kloning save di flasdisc loe dulu y,.


bayi tabung, edit

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
http://bayi-tabung.blogspot.com/2007/09/jika-bayi-tabung-menjadi-pilihan.html Minggu, 2007 September 16 Jika Bayi Tabung Menjadi Pilihan Sebagai salah satu teknik rekayasa reproduksi, program bayi tabung memiliki sejumlah keunggulan dan kelemahan. Apa sajakah itu? Anak adalah dambaan setiap pasangan suami istri (pasutri). Tapi faktanya, tak semua pasutri dapat dengan mudah memperoleh keturunan. Data menunjukkan, 11-15 persen pasutri usia subur mengalami kesulitan untuk memperoleh keturunan, baik karena kurang subur (subfertil) atau tidak subur (infertil). Kini, seiring makin majunya ilmu dan teknologi kedokteran, sebagian besar dari penyebab infertilitas (ketidaksuburan) telah dapat diatasi dengan pemberian obat atau operasi. Namun, sebagian kasus infertilitas lainnya ternyata perlu ditangani dengan teknik rekayasa reproduksi, misalnya inseminasi buatan, dan pembuahan buatan seperti tandur alih gamet intra-tuba, tandur alih zigot intra-tuba, tandur alih pronuklei intra-tuba, suntik spermatozoa intra-sitoplasma, dan fertilisasi in vitro. Nah, yang disebut terakhir (fertilisasi in vitro/FIV), lebih dikenal dengan sebutan bayi tabung. Ini merupakan salah satu teknik hilir pada penanganan infertilitas. Teknik ini dilakukan untuk memperbesar kemungkinan kehamilan pada pasutri yang telah menjalani pengobatan fertilitas lainnya, namun tidak berhasil atau tidak memungkinkan. Artinya, FIV merupakan muara dari penanganan infertilitas. Dalam FIV, spermatozoa suami dipertemukan dengan ovum (sel telur) istrinya di luar tubuh hingga tercapai pembuahan. Menurut Prof Dr Ichramsjah A Rachman SpOG(K), spesialis obstetri dan ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), kehamilan akan terjadi jika semua alat reproduksi berfungsi sebagaimana mestinya. Sebaliknya, jika salah satu alat reproduksi tidak berfungsi, misalnya saluran tuba sang istri mengalami penyumbatan sehingga menghalangi masuknya sperma, maka hal ini bisa menyebabkan sperma dan sel telur tidak bertemu. \'\'Jika ini yang terjadi, bagaimana bisa terjadi kehamilan. Nah, biasanya karena alasan ini pasutri memutuskan untuk mengikuti program ini (bayi tabung),\'\' kata Ichramsjah. Bertahap Program bayi tabung ini dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan pendaftaran diri oleh pasutri yang berminat mengikuti program ini. Pada tahap ini, peserta biasanya melakukan konsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Setelah itu, penanganan akan dilanjutkan oleh dokter spesialis dari tim FIV untuk menentukan waktu pelaksanaan program. Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan awal terhadap pasutri, yang meliputi pemeriksaan fisik dan laboratorium. Untuk suami, pemeriksaan fisik meliputi perkembangan seksual dan ciri-ciri seks sekunder, pemeriksaan organ reproduksi lain, kemampuan ereksi, dan ejakulasi. Sedangkan untuk pemeriksaan laboratorium mencakup pemeriksaan darah dan urin lengkap untuk menilai ada tidaknya penyakit-penyakit yang bisa mempengaruhi keberhasilan program, misalnya saja penyakit kencing manis (diabetes mellitus), penyakit hati, penyakit tiroid, penyakit ginjal, HIV (jika ada petunjuk ke arah itu), sindrom antifosfolipid, serta infeksi TORSH-KM (toksoplasma, rubella, sitomegalus, herpes, klamidia, mikoplasma). Sementara pemeriksaan pada pihak istri meliputi pemeriksaan perkembangan seksual (payudara dan sebaran rambut), pemeriksaan organ reproduksi, dan pemeriksaan laboratorium (sama seperti yang dilakukan suami). Pada pemeriksaan organ reproduksi, dokter biasanya akan dibantu oleh sejumlah alat canggih seperti ultrasonografi, histeroskopi, dan laparoskopi. Dengan alat-alat itu, tim dokter bisa melihat keadaan rahim, serta bentuk dan potensi saluran telur. Selain pemeriksaan-pemeriksaan tersebut, istri juga menjalani pemantauan ovulasi. Setelah semua tahap awal selesai dan tidak ditemukan kelainan, maka pasutri ini siap menjalani tahap berikutnya, yaitu mempertemukan sel telur dan sperma dengan menggunakan cawan biakan dibantu mikroskop khusus. Ini semua dilakukan di laboratorium dengan pengawasan yang ketat, sampai terjadinya pembuahan dan perkembangan awal embrio. Pengawasan yang ketat itu dilakukan agar embrio yang masih sensitif tersebut terjaga dari segala macam bentuk gangguan, misalnya saja bau cat, parfum, atau lainnya. Seperti dijelaskan oleh dokter HR Nurhidayat Kusuma SpOG, spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya, Jakarta Selatan, sel telur yang sudah dibuahi dibiarkan 2-3 hari dalam pengeram (inkubator) agar membelah diri menjadi 4-8 sel. Setelah itu, embrio dimasukkan ke dalam rahim, dan proses perkembangan embrio selanjutnya berlangsung seperti kehamilan biasa. Program bayi tabung sebagai salah satu teknik rekayasa reproduksi memiliki sejumlah keunggulan dan kelemahan. Hal ini tentu patut dipertimbangkan oleh pasutri yang menginginkan anak dan berniat mengikuti program ini. Keunggulan program bayi tabung adalah dapat memberikan peluang kehamilan bagi pasutri yang sebelumnya menjalani pengobatan infertilitas biasa, namun tidak pernah membuahkan hasil. Sedangkan kelemahan dari program ini adalah tingkat keberhasilannya yang belum mencapai 100 persen. Di Indonesia misalnya, tingkat keberhasilan tertinggi program bayi tabung dicapai oleh Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, yaitu 50 persen. Sedangkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mencapai 30-40 persen. Kelemahan lainnya adalah, rentang waktu untuk mengikuti program ini cukup lama dan memerlukan biaya yang mahal, berkisar antara 35 juta rupiah - 40 juta rupiah. Satu hal lagi, program ini sering kali tak bisa sekali jadi, sehingga perlu diulang. Selain di Jakarta, program bayi tabung juga sudah bisa dilakukan di beberapa kota lain di Indonesia misalnya, Surabaya (RS Budi Mulya dan RS Dr Soetomo), juga Semarang, dan Yogyakarta. ( mg04 ) Republika, Minggu, 04 Juli 2004

tanggapan

IKA NURHAYATI menulis:

rumanta.novalina menulis:
http://bayi-tabung.blogspot.com/2007/09/jika-bayi-tabung-menjadi-pilihan.html Minggu, 2007 September 16 Jika Bayi Tabung Menjadi Pilihan Sebagai salah satu teknik rekayasa reproduksi, program bayi tabung memiliki sejumlah keunggulan dan kelemahan. Apa sajakah itu? Anak adalah dambaan setiap pasangan suami istri (pasutri). Tapi faktanya, tak semua pasutri dapat dengan mudah memperoleh keturunan. Data menunjukkan, 11-15 persen pasutri usia subur mengalami kesulitan untuk memperoleh keturunan, baik karena kurang subur (subfertil) atau tidak subur (infertil). stj, prgrm bayi tabung qt jadiin pemecahan utama dalam kasus Tn. A Kini, seiring makin majunya ilmu dan teknologi kedokteran, sebagian besar dari penyebab infertilitas (ketidaksuburan) telah dapat diatasi dengan pemberian obat atau operasi. Namun, sebagian kasus infertilitas lainnya ternyata perlu ditangani dengan teknik rekayasa reproduksi, misalnya inseminasi buatan, dan pembuahan buatan seperti tandur alih gamet intra-tuba, tandur alih zigot intra-tuba, tandur alih pronuklei intra-tuba, suntik spermatozoa intra-sitoplasma, dan fertilisasi in vitro. Nah, yang disebut terakhir (fertilisasi in vitro/FIV), lebih dikenal dengan sebutan bayi tabung. Ini merupakan salah satu teknik hilir pada penanganan infertilitas. Teknik ini dilakukan untuk memperbesar kemungkinan kehamilan pada pasutri yang telah menjalani pengobatan fertilitas lainnya, namun tidak berhasil atau tidak memungkinkan. Artinya, FIV merupakan muara dari penanganan infertilitas. Dalam FIV, spermatozoa suami dipertemukan dengan ovum (sel telur) istrinya di luar tubuh hingga tercapai pembuahan. Menurut Prof Dr Ichramsjah A Rachman SpOG(K), spesialis obstetri dan ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), kehamilan akan terjadi jika semua alat reproduksi berfungsi sebagaimana mestinya. Sebaliknya, jika salah satu alat reproduksi tidak berfungsi, misalnya saluran tuba sang istri mengalami penyumbatan sehingga menghalangi masuknya sperma, maka hal ini bisa menyebabkan sperma dan sel telur tidak bertemu. \'\'Jika ini yang terjadi, bagaimana bisa terjadi kehamilan. Nah, biasanya karena alasan ini pasutri memutuskan untuk mengikuti program ini (bayi tabung),\'\' kata Ichramsjah. Bertahap Program bayi tabung ini dilakukan secara bertahap. Dimulai dengan pendaftaran diri oleh pasutri yang berminat mengikuti program ini. Pada tahap ini, peserta biasanya melakukan konsultasi dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Setelah itu, penanganan akan dilanjutkan oleh dokter spesialis dari tim FIV untuk menentukan waktu pelaksanaan program. Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan awal terhadap pasutri, yang meliputi pemeriksaan fisik dan laboratorium. Untuk suami, pemeriksaan fisik meliputi perkembangan seksual dan ciri-ciri seks sekunder, pemeriksaan organ reproduksi lain, kemampuan ereksi, dan ejakulasi. Sedangkan untuk pemeriksaan laboratorium mencakup pemeriksaan darah dan urin lengkap untuk menilai ada tidaknya penyakit-penyakit yang bisa mempengaruhi keberhasilan program, misalnya saja penyakit kencing manis (diabetes mellitus), penyakit hati, penyakit tiroid, penyakit ginjal, HIV (jika ada petunjuk ke arah itu), sindrom antifosfolipid, serta infeksi TORSH-KM (toksoplasma, rubella, sitomegalus, herpes, klamidia, mikoplasma). Sementara pemeriksaan pada pihak istri meliputi pemeriksaan perkembangan seksual (payudara dan sebaran rambut), pemeriksaan organ reproduksi, dan pemeriksaan laboratorium (sama seperti yang dilakukan suami). Pada pemeriksaan organ reproduksi, dokter biasanya akan dibantu oleh sejumlah alat canggih seperti ultrasonografi, histeroskopi, dan laparoskopi. Dengan alat-alat itu, tim dokter bisa melihat keadaan rahim, serta bentuk dan potensi saluran telur. Selain pemeriksaan-pemeriksaan tersebut, istri juga menjalani pemantauan ovulasi. Setelah semua tahap awal selesai dan tidak ditemukan kelainan, maka pasutri ini siap menjalani tahap berikutnya, yaitu mempertemukan sel telur dan sperma dengan menggunakan cawan biakan dibantu mikroskop khusus. Ini semua dilakukan di laboratorium dengan pengawasan yang ketat, sampai terjadinya pembuahan dan perkembangan awal embrio. Pengawasan yang ketat itu dilakukan agar embrio yang masih sensitif tersebut terjaga dari segala macam bentuk gangguan, misalnya saja bau cat, parfum, atau lainnya. Seperti dijelaskan oleh dokter HR Nurhidayat Kusuma SpOG, spesialis obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya, Jakarta Selatan, sel telur yang sudah dibuahi dibiarkan 2-3 hari dalam pengeram (inkubator) agar membelah diri menjadi 4-8 sel. Setelah itu, embrio dimasukkan ke dalam rahim, dan proses perkembangan embrio selanjutnya berlangsung seperti kehamilan biasa. Program bayi tabung sebagai salah satu teknik rekayasa reproduksi memiliki sejumlah keunggulan dan kelemahan. Hal ini tentu patut dipertimbangkan oleh pasutri yang menginginkan anak dan berniat mengikuti program ini. Keunggulan program bayi tabung adalah dapat memberikan peluang kehamilan bagi pasutri yang sebelumnya menjalani pengobatan infertilitas biasa, namun tidak pernah membuahkan hasil. Sedangkan kelemahan dari program ini adalah tingkat keberhasilannya yang belum mencapai 100 persen. Di Indonesia misalnya, tingkat keberhasilan tertinggi program bayi tabung dicapai oleh Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, yaitu 50 persen. Sedangkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mencapai 30-40 persen. Kelemahan lainnya adalah, rentang waktu untuk mengikuti program ini cukup lama dan memerlukan biaya yang mahal, berkisar antara 35 juta rupiah - 40 juta rupiah. Satu hal lagi, program ini sering kali tak bisa sekali jadi, sehingga perlu diulang. Selain di Jakarta, program bayi tabung juga sudah bisa dilakukan di beberapa kota lain di Indonesia misalnya, Surabaya (RS Budi Mulya dan RS Dr Soetomo), juga Semarang, dan Yogyakarta. ( mg04 ) Republika, Minggu, 04 Juli 2004


jadi

VERA SRILLIAN DEWI menulis:
hal-hal yg perlu di ketahui dan di pelajari : 1. kloning 2. bayi tabung 3. inseminasi hal-hal yang sudah diketahui tetapi perlu dipelajari : 1. penyakit2 yang memperlambat proses fertilisasi materi bahasan yg harus dipelajari : 1. bioteknologi 2. kloning 3. inseminasi 4. bayi tabung SETUJU ATAU TIDAK...???

bayi tabung

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

vera.srillian menulis:
hal-hal yg perlu di ketahui dan di pelajari : 1. kloning 2. bayi tabung 3. inseminasi hal-hal yang sudah diketahui tetapi perlu dipelajari : 1. penyakit2 yang memperlambat proses fertilisasi materi bahasan yg harus dipelajari : 1. bioteknologi 2. kloning 3. inseminasi 4. bayi tabung SETUJU ATAU TIDAK...???
Bayi tabung atau pembuahan in vitro (bahasa Inggris: in vitro fertilisation) adalah sebuah teknik pembuahan dimana sel telur (ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Bayi tabung adalah salah satu metode untuk mengatasi masalah kesuburan ketika metode lainnya tidak berhasil. Prosesnya terdiri dari mengendalikan proses ovulasi secara hormonal, pemindahan sel telur dari ovarium dan pembuahan oleh sel sperma dalam sebuah medium cair. teknologi ini dirintis oleh P.C steptoe dan R.G edwards pada tahun 1977


heeh

IKA NURHAYATI menulis:

vera.srillian menulis:
hal-hal yg perlu di ketahui dan di pelajari : 1. kloning 2. bayi tabung 3. inseminasi hal-hal yang sudah diketahui tetapi perlu dipelajari : 1. penyakit2 yang memperlambat proses fertilisasi materi bahasan yg harus dipelajari : 1. bioteknologi 2. kloning 3. inseminasi 4. bayi tabung SETUJU ATAU TIDAK...???
heeh


setuju

HOTMARIA HERTAWATY SIJABAT menulis:
Setuju untuk semua, tapi masalah kloning sepertinya tidak perlu diikut sertakan. Dan masalah apa aja yang sudah diketahui kelompok I dan masalah yang belum diketahui? mengenai pembagian materi yang perlu dibahas?????


oke

ELITA JUITA MARTHALITA SIMAMORA menulis:

vera.srillian menulis:
hal-hal yg perlu di ketahui dan di pelajari : 1. kloning 2. bayi tabung 3. inseminasi hal-hal yang sudah diketahui tetapi perlu dipelajari : 1. penyakit2 yang memperlambat proses fertilisasi materi bahasan yg harus dipelajari : 1. bioteknologi 2. kloning 3. inseminasi 4. bayi tabung SETUJU ATAU TIDAK...???
setuju, bukan cuma penyakit tapi ada faktor intrinsik dan eksrinsik yang memperlambat proses infertilisasi


bahasan

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
jadi yang di bahas: -penyebab pasangan infertil -bayi tabung/inseminasi buatan/kloning dan etikanya di masyarakat -pembantu kesuburan : terapi hormon -pemeriksaan kesuburan pada Tn. A dan istri ada yang acc or menolak

tanggapan

IKA NURHAYATI menulis:

rumanta.novalina menulis:
jadi yang di bahas: -penyebab pasangan infertil -bayi tabung/inseminasi buatan/kloning dan etikanya di masyarakat -pembantu kesuburan : terapi hormon -pemeriksaan kesuburan pada Tn. A dan istri ada yang acc or menolak
menurut gw : 1. kaji masalah infertilisasi pasangan tsb dl. 2. terapi hormon. 3. inseminasi buatan or bayi tabung and last kloning. gmn ?


KESEPAKATAN TEMAN2

VERA SRILLIAN DEWI menulis:
sebelum cari bahan,kita sepakati dulu borang yang akan diisi...tanpa borang ini ga akan bisa bkin bahasan

borang

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

vera.srillian menulis:
sebelum cari bahan,kita sepakati dulu borang yang akan diisi...tanpa borang ini ga akan bisa bkin bahasan
borangnya ada dimana ve?

OK

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

muhamad.mualimin menulis:

vera.srillian menulis:
sebelum cari bahan,kita sepakati dulu borang yang akan diisi...tanpa borang ini ga akan bisa bkin bahasan
borangnya ada dimana ve?
ADA AMA VE


halo............................

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
jadi yang di batasi yang mana nih


ok

HELDA SULISTIAWATI menulis:

vera.srillian menulis:
sebelum cari bahan,kita sepakati dulu borang yang akan diisi...tanpa borang ini ga akan bisa bkin bahasan
ok kl gitu kt pake thapan brenda,kt identif mslh,analisa masalah trus smpe tahapan 6 ya kan.?

Cari apa dulu

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

helda.sulistiawati menulis:

vera.srillian menulis:
sebelum cari bahan,kita sepakati dulu borang yang akan diisi...tanpa borang ini ga akan bisa bkin bahasan
ok kl gitu kt pake thapan brenda,kt identif mslh,analisa masalah trus smpe tahapan 6 ya kan.?
Mba helda mau cari apa sekarang


gabung

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
di gabung aja bahan yang ditulis vera dan yang saya tulis. acc ga? ada yang di tambah or dikurangi

Ok

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

rumanta.novalina menulis:
di gabung aja bahan yang ditulis vera dan yang saya tulis. acc ga? ada yang di tambah or dikurangi
gue setuju digabung


udh trm ususlan gw blm ?

IKA NURHAYATI menulis:

rumanta.novalina menulis:
di gabung aja bahan yang ditulis vera dan yang saya tulis. acc ga? ada yang di tambah or dikurangi
udh trm usulan gw blm ?

acc

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
udah, g acc. g laen gimana? di gabung aja trus urutannya. maksud lu yang kaji masalah infertilisasi pasangan tsb dl. 2. terapi hormon. 3. inseminasi buatan or bayi tabung and last kloning. kan?


gabung

AMINAH menulis:
ok..tp mungkin lebih fokus..

fokus

HOTMARIA HERTAWATY SIJABAT menulis:

aminah82 menulis:
ok..tp mungkin lebih fokus..
Maksudnya aminah gimana? Klu dari aku masalah kloning aja tidak perlu dibahas. Gmn dgn yang lain, ada masukan atau saran nagk/// Aku mau coba ttg Inseminasi, Gmn?


fren

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
fren yang di batasi apaan? mana ynag perlu di tambah and di pelajari lagi

kt dah tentuin batasan masalah yg akan kt bahas

HELDA SULISTIAWATI menulis:

rumanta.novalina menulis:
fren yang di batasi apaan? mana ynag perlu di tambah and di pelajari lagi
kt dah tentuin masalah yg akan kt bahas jd kayanya cml 1 ini dah kt selesaiin deh,bahasanna spt yg loe ma vera blg


analisa masalah

ELITA JUITA MARTHALITA SIMAMORA menulis:
Teman- teman diskusinya harus menjawab pertanyaan ini dulu ya supaya diskusi kita terarah. 1. Pengertian bioteknologi, kloning, dan kontrasepsi. 2. Berdasarkan pemicu diatas dapat dibuat beberapa prediksi hipotesa yang paling mungkin, diantarnya yaitu : > faktor- faktor yang menyebabkan infertilisasi > Keuntungan dan kerugian bioteknologi terhadap kehidupan manusia > Persepsi keluarga Tn. A mengenai anak kandung 3. Analisa masalah Tn. A ingin sekali mempunyai anak kandung 4.

perlu dikurangi

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

elita.juita menulis:
Teman- teman diskusinya harus menjawab pertanyaan ini dulu ya supaya diskusi kita terarah. 1. Pengertian bioteknologi, kloning, dan kontrasepsi. 2. Berdasarkan pemicu diatas dapat dibuat beberapa prediksi hipotesa yang paling mungkin, diantarnya yaitu : > faktor- faktor yang menyebabkan infertilisasi > Keuntungan dan kerugian bioteknologi terhadap kehidupan manusia > Persepsi keluarga Tn. A mengenai anak kandung 3. Analisa masalah Tn. A ingin sekali mempunyai anak kandung 4.
kita tidak perlu bahas kontrasepsi,karena kita membahas kenapa dy tdk py anak n apa yg bs mmbntu u/ bs py anak


perlu dikurangi

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

elita.juita menulis:
Teman- teman diskusinya harus menjawab pertanyaan ini dulu ya supaya diskusi kita terarah. 1. Pengertian bioteknologi, kloning, dan kontrasepsi. 2. Berdasarkan pemicu diatas dapat dibuat beberapa prediksi hipotesa yang paling mungkin, diantarnya yaitu : > faktor- faktor yang menyebabkan infertilisasi > Keuntungan dan kerugian bioteknologi terhadap kehidupan manusia > Persepsi keluarga Tn. A mengenai anak kandung 3. Analisa masalah Tn. A ingin sekali mempunyai anak kandung 4.
kita tidak perlu bahas kontrasepsi,karena kita membahas kenapa dy tdk py anak n apa yg bs mmbntu u/ bs py anak


focus

HELDA SULISTIAWATI menulis:

elita.juita menulis:
Teman- teman diskusinya harus menjawab pertanyaan ini dulu ya supaya diskusi kita terarah. 1. Pengertian bioteknologi, kloning, dan kontrasepsi. 2. Berdasarkan pemicu diatas dapat dibuat beberapa prediksi hipotesa yang paling mungkin, diantarnya yaitu : > faktor- faktor yang menyebabkan infertilisasi > Keuntungan dan kerugian bioteknologi terhadap kehidupan manusia > Persepsi keluarga Tn. A mengenai anak kandung 3. Analisa masalah Tn. A ingin sekali mempunyai anak kandung 4.
td kt dah bahas ttg pengertian,jd skrg hipotesanya


kontrasepsi

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

elita.juita menulis:
Teman- teman diskusinya harus menjawab pertanyaan ini dulu ya supaya diskusi kita terarah. 1. Pengertian bioteknologi, kloning, dan kontrasepsi. 2. Berdasarkan pemicu diatas dapat dibuat beberapa prediksi hipotesa yang paling mungkin, diantarnya yaitu : > faktor- faktor yang menyebabkan infertilisasi > Keuntungan dan kerugian bioteknologi terhadap kehidupan manusia > Persepsi keluarga Tn. A mengenai anak kandung 3. Analisa masalah Tn. A ingin sekali mempunyai anak kandung 4.
AKDR / IUD (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) Alat ini terbuat dari plastik dan tembaga yang berbentuk T (oleh karena nya disebut Cuper T ), alat ini dengan suatu prosedur sederhana dima- sukkan kedalam rahim Alat ini berfungsi untuk mencegah bersemai nya sel telur yang telah dibuahi di dalam Ra- him. Alat ini cukup Efektif dengan kemampuan sampai 97 - 98 % dalam mencegah kehamil- an ,adapun lama pemakaiannya dapat sam- pai 4 - 5 tahun ,setelah itu kamu harus gan- ti dengan yang baru Selama pemakaian ybs akan diajarkan bagaimana memeriksa sendiri apakah alat Kontrasepsi tsb masih berada dalam Rahim dengan cara me raba benang AKDR / IUD tsb di dalam Vagina. PIL / TABLET : Pil / tablet kontrasepsi mengandung hormon sintetik yang berfungsi un- tuk mencegah pengeluaran sel telur dari indung telur dan mengentalkan cairan leher Rahim. Sehingga menghambat sperma untuk masuk lebih jauh ke dalam Rahim. Pil Kontrasepsi ini dipasaran tersedia dalam berbagai jenis / merek de- ngan berbagai macam komposisi kadar hormonnya. Pada umumnya pil ini terdiri dari 28 pil yang terdiri dari 21 pil yang ber- isi hormon dan 7 pil yang tidak berisi hormon. Pemakai diharuskan minum pil tsb setiap hari 1 pil dimulai dengan pil dengan tanda urutan pertama Efektifitas pil ini dapat mencapai 98 - 99 persen ,pil ini dinyatakan aman selama pemakaian dibawah pengawasan dokter -------------------------------------------------------------------------------- nusaindah.tripod.com


jwb

HELDA SULISTIAWATI menulis:

elita.juita menulis:
Teman- teman diskusinya harus menjawab pertanyaan ini dulu ya supaya diskusi kita terarah. 1. Pengertian bioteknologi, kloning, dan kontrasepsi. 2. Berdasarkan pemicu diatas dapat dibuat beberapa prediksi hipotesa yang paling mungkin, diantarnya yaitu : > faktor- faktor yang menyebabkan infertilisasi > Keuntungan dan kerugian bioteknologi terhadap kehidupan manusia > Persepsi keluarga Tn. A mengenai anak kandung 3. Analisa masalah Tn. A ingin sekali mempunyai anak kandung 4.
What causes infertility? Many different factors and problems can cause infertility, including problems in the female reproductive system, the male reproductive system, or a combination of the two. The following are some of the conditions or factors that are associated with infertility: female factors ovulation dysfunction With this condition, the woman\'s reproductive system does not produce the proper amounts of hormones necessary to develop, mature, and release a healthy egg. anatomical problems Abnormal development or function of the female anatomy can prevent the egg and the sperm from meeting. The most common anatomical problem is blockage of the fallopian tubes. Other anatomical problems may include the presence of pelvic scar tissue from previous surgeries or infections. endometriosis Endometriosis is a condition in which the tissue that lines the uterus develops outside the uterus, usually on other reproductive organs inside the pelvis or in the abdominal cavity. Each month, this misplaced tissue responds to the hormonal changes of the menstrual cycle by building up and breaking down, resulting in internal bleeding which can cause scar tissue to form and affect reproductive organ function. birth defects Abnormal development and function of reproductive organs resulting from birth defects can affect fertility. One of the most common reproductive system birth defects occurs following a woman\'s exposure to DES (diethylstilbestrol) taken by her mother during pregnancy. In years past, DES was given to women at risk for pregnancy loss. Fetal DES exposure often causes abnormal development of the uterus and cervix. infection Pelvic inflammatory disease (PID) is caused by a type of bacteria such as gonorrhea and chlamydia. PID can affect the uterus, fallopian tubes, and/or the ovaries. It can lead to pelvic adhesions and scar tissue that develops between internal organs, causing ongoing pelvic pain and the possibility of an ectopic pregnancy (the fertilized egg becomes implanted outside the uterus). immunological problems A problem with a woman\'s immune system can lead to pregnancy loss. Antibodies (immune or protective proteins) in a woman\'s system can fail to recognize a pregnancy, or there may be an abnormal immune response to the pregnancy. Women can also develop antisperm antibodies which attack and destroy sperm. male factors low or absent sperm production Without proper numbers of healthy sperm, the chance of fertilization is decreased. abnormal sperm function Sperm must have proper motility and the ability to penetrate the egg. varicocele This is a condition in which varicose veins develop around the testes. It is a very common cause of male factor infertility and is usually treatable and reversible with surgery. lifestyle Use of recreational drugs (i.e., marijuana, cocaine), heavy alcohol use, cigarette smoking, certain medications, and excessive heat to the genital area (as in hot tubs) can affect sperm quality and function. hormonal disorders Improper male hormone or endocrine function can affect sperm production and fertilization ability. chromosomal defects Certain chromosomal abnormalities are associated with male infertility. birth defects Abnormalities in a man\'s reproductive system can occur during fetal development. Some birth defects are due to a man\'s exposure to DES (diethylstilbestrol) taken by his mother during pregnancy. immunological problems A man may have antisperm antibodies (immune or protective proteins) which attack and destroy sperm


analisa masalah

IKA NURHAYATI menulis:

elita.juita menulis:
Teman- teman diskusinya harus menjawab pertanyaan ini dulu ya supaya diskusi kita terarah. 1. Pengertian bioteknologi, kloning, dan kontrasepsi. 2. Berdasarkan pemicu diatas dapat dibuat beberapa prediksi hipotesa yang paling mungkin, diantarnya yaitu : > faktor- faktor yang menyebabkan infertilisasi > Keuntungan dan kerugian bioteknologi terhadap kehidupan manusia > Persepsi keluarga Tn. A mengenai anak kandung 3. Analisa masalah Tn. A ingin sekali mempunyai anak kandung 4.
bioteknologi meliputi rekayasa genetik dan teknik lain yang menggunakan sistem biologi alami untuk menghasilkan produk atau mencapai tujuan akhir manusia. kloning adl sekelompk hewan atau tmbhn atau organisme yang dihasilkan melalui reproduksi aseksual dan berasal dari induk yang sama. (di ambl dari sel somatis ). kontrasepasi adl..............manfaat kloning: 1. U/ pengembangan ilmu pengetahuan 2. U/ tujuan diagniostik 3. U/ menolong pasangan infertil 4. U/ mengembangkan dan memperbanyak bibit unggul


kontrasepsi

IKA NURHAYATI menulis:

elita.juita menulis:
Teman- teman diskusinya harus menjawab pertanyaan ini dulu ya supaya diskusi kita terarah. 1. Pengertian bioteknologi, kloning, dan kontrasepsi. 2. Berdasarkan pemicu diatas dapat dibuat beberapa prediksi hipotesa yang paling mungkin, diantarnya yaitu : > faktor- faktor yang menyebabkan infertilisasi > Keuntungan dan kerugian bioteknologi terhadap kehidupan manusia > Persepsi keluarga Tn. A mengenai anak kandung 3. Analisa masalah Tn. A ingin sekali mempunyai anak kandung 4.
Pengertian Kontrasepsi Kontrasepsi berasal dari kata Kontra berarti mencegah atau melawan, sedangkan konsepsi adalah pertemuan antara sel telur (sel wanita) yang matang dan sel sperma (sel pria) yang mengakibatkan kehamilan. Maksud dari kontrasepsi adalah menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sel sperma tersebut. B. Cara kerja Kontrasepsi Bermacam-macam tetapi pada umumnya mempunyai fungsi sbb : Mengusahakan agar tidak terjadi ovulasi Melumpuhkan sperma. Menghalangi pertemuan sel telur dengan sperma. C. Metoda kontrasepsi Pada umumnya metoda kontrasepsi dapat dibagi menjadi : 1. Metoda effektip jangka panjang - AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) - Susuk KB - Kontrasepsi Mantap. 2. Metoda mantap. - Metoda operasi wanita (MOW/Tubektomi) - Metoda Operasi Pria (MOP/Vasektomi) 3. Metoda Efektip - Pil KB - Suntikan KB 4. Metoda sederhana a. Dengan alat/obat - Kondom - Diafragma - Kream, Jelli dan cairan berbusa - Tablet berbusa (vaginal tablet) - Intravag (tisu KB) b. Tanpa alat/obat - Sanggama terputus Pantang berkala Cara-cara kontrasepsi tersebut mempunyai tingkat efektifitas yang berbeda-beda dalam memberikan pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan. namun perlu diingat adanya 3 aksioma (asas) kontrasepsi yaitu : Cara apapun yang dipakai adalah lebih baik daripada tidak memakai sama sekali. Cara yang terbaik hasilnya (efektip) adalah cara yang digunakan oleh pasangan dengan terus menerus Penerimaan pasangan terhadap suatu cara adalah unsur yang penting untuk berhasilnya suatu cara kontrasepsi. --------------------------------------------------------------------------------


berdiskusi sistematis

Ferdia Ramadoni menulis:
coba diperhatikan alur dalam berdiskusinya, sudah merasa jelaskah, atau malah bingung dengaN alurnya?

cukup jelas

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

ferdias.ramadoni menulis:
coba diperhatikan alur dalam berdiskusinya, sudah merasa jelaskah, atau malah bingung dengaN alurnya?
cukup walau kurang terarah

TIPS

Ferdia Ramadoni menulis:
coba untuk menjawab satu pemicu yang dibuat oleh teman sampai tuntas..,

btk

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

ferdias.ramadoni menulis:
coba untuk menjawab satu pemicu yang dibuat oleh teman sampai tuntas..,
btk


knapa Tn. td punya anak?

ALFAH RATNA WATI menulis:
Pria sebagai Penyebab Sulit Punya Anak Jumat, 11 Mei 2007 - Dikirim oleh: kj Rubrik : Suami Istri INFERTILITAS adalah suatu keadaan pasangan yang sudah menikah lebih dari satu setengah tahun tanpa kontrasepsi, tidak punya anak. Angka satu setengah tahun ditetapkan, karena biasanya 85 persen pasangan dalam satu setengah tahun sudah memiliki keturunan. Ini berarti, 15 persen pasangan usia subur punya masalah ini. Kenyataan menunjukkan, 40 persen masalah yang membuat sulit punya anak terdapat pada wanita, 40 persen pada pria, dan 30 persen pada keduanya. Jadi, tidak benar anggapan bahwa kaum wanita lebih bertanggung jawab terhadap kesulitan mendapatkan anak. Walaupun masalah infertilitas tidak berpengaruh terhadap aktivitas fisik sehari-hari dan tidak mengancam jiwa, bagi banyak pasangan hal ini berdampak besar terhadap kehidupan berkeluarga. Sudah tentu faktor psikokultural mempengaruhi sikap pasangan terhadap masalah ini, termasuk upaya-upaya irasional untuk punya anak. Memang apa yang dilakukan penderita tidak dapat disalahkan sepenuhnya, karena ilmu kedokteran yang mutakhir sekalipun belum dapat menjawab seluruh masalah infertilitas secara memuaskan. Pemeriksaan dokter terhadap pria penderita infertilitas dilakukan seperti layaknya pada penderita pada penyakit lain, namun disertai dengan pemeriksaan sperma. Pemerik-saan ini untuk melihat potensi pria untuk membuahi. Bila ada masalah, barulah dilakukan pemeriksaan lain yang lebih mendalam. Penyebab Seperti halnya penanggulangan penyakit pada umumnya, usaha pertama yang selalu harus diusahakan adalah mencari penyebab infertilitas. Evaluasi terhadap pria penderita infertilitas yang datang ke klinik infertilitas bagian Urologi RSUPN Cipto Mangunkusumo menunjukkan, 20-25 persen penderita tidak diketahui penyebabnya. Besar kemungkinan hal ini dipengaruhi oleh faktor genetik karena penelitian mutakhir mengarah pada adanya kelainan di kromosom. Penyebab terbanyak infertilitas pria adalah pelebaran pembuluh darah balik/vena di sekitar buah zakar yang disebut varikokel. Pada pemeriksaan fisik, hal ini ditemukan dalam bentuk benjolan di bagian atas buah zakar yang akan bertambah besar dan nyata bila mengejan. Yang lebih sering kena adalah buah zakar kiri. Sebagian besar varikokel tidak disertai rasa sakit walaupun ada juga yang mengeluh pegal-pegal di daerah tersebut. Varikokel ditemukan pada 40 persen penderita. Temuan ini tidak jauh berbeda dengan temuan salah satu pusat penanggulangan infertilitas terkenal di Baylor College of Medicine, Amerika Serikat, yaitu 42 persen. Penyebab lain dari infertilitas pada pria adalah sumbatan/obstruksi pada saluran sperma. Jadi walaupun spermatozoa diproduksi dengan baik, tetap tidak dapat disalurkan. Biasanya hal ini diakibatkan oleh terjadinya infeksi maupun bawaan dari lahir karena tidak terbentuknya sebagian saluran sperma. Hal ini terjadi pada 15 persen penderita. Pada 20 persen sisanya, infertilitas diakibatkan oleh berbagai faktor, misalnya gangguan hormon, kelainan bawaan, pengaruh obat, gangguan ereksi atau ejakulasi, radiasi, keracunan pestisida, gangguan imunologi, operasi di daerah panggul, dan lain-lain. Dengan mengetahui faktor-faktor penyebab itu, beberapa hal dapat dilakukan untuk mencegah maupun menanggulangi infertilitas. Pencegahan infertilitas Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah: 1. Berbagai macam infeksi diketahui menyebabkan infertilitas terutama infeksi prostat, buah zakar, maupun saluran sperma. Karena itu, setiap infeksi di daerah ini haruslah ditangani secara serius. 2. Beberapa zat dapat meracuni pertumbuhan sperma. Banyak penelitian menunjukkan pengaruh buruk merokok terhadap jumlah dan kualitas sperma. Walaupun tiap penelitian berbeda dalam menentukan jumlah batang rokok yang berpengaruh, sudah cukup alasan bagi pria dengan jumlah dan kualitas sperma kurang untuk berhenti merokok. 3. Alkohol dalam jumlah banyak dihubungkan dengan rendahnya kadar hormon testosteron yang tentu akan mengganggu pertumbuhan sperma. Mariyuana juga dikenal sebagai salah satu penyebab gangguan pertumbuhan sperma, sehingga penghentian penggunaan mariyuana dan alkohol merupakan usaha preventif untuk infertilitas. 4. Cukup banyak obat-obatan yang mempengaruhi sperma. Oleh karena itu, beri tahukan selengkapnya obat yang pernah dan sedang dipakai kepada dokter yang menolong Anda. Penanggulangan infertilitas Penanggulangan terbaik adalah dengan menangani penyebabnya. Sayang, tidak semua penyebab diketahui dan sebaliknya cukup banyak penderita yang diketahui penyebabnya, namun tidak dapat tuntas ditanggulangi. 1. Varikokel. Tindakan yang saat ini dianggap paling tepat adalah dengan operasi berupa pengikatan pembuluh darah yang melebar (varikokel) tersebut. Sebagian besar penelitian menunjukkan manfaat tindakan ini walaupun metodologi penelitiannya belum sempurna karena tanpa pembanding. Suatu penelitian dengan pembanding menunjukkan keberhasilan tindakan pada 66 persen penderita berupa peningkatan jumlah sperma dan kehamilan, dibandingkan dengan hanya 10 persen pada kelompok yang tidak dioperasi. 2. Infertilitas yang tidak diketahui penyebabnya merupakan masalah bermakna karena meliputi 20 persen penderita. Penanggulangannya berupa pemberian beberapa macam obat, yang dari pengalaman berhasil menaikkan jumlah dan kualitas sperma. Namun sebagian besar penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pembanding, tidak menunjukkan perbaikan bermakna. Usaha menemukan penyebab di tingkat kromosom dan keberhasilan manipulasi genetik tampaknya menjadi titik harapan di masa datang. 3. Adanya penyumbatan di saluran sperma hanya dapat dipastikan dengan operasi. Bila sumbatan tidak begitu parah, dengan bantuan mikroskop dapat diusahakan koreksinya. Pada operasi yang sama, dapat juga dipastikan ada atau tidaknya produksi sperma di buah zakar. 4. Sesuai dengan kelainan yang ditemukan, maka penyebab lain bisa diatasi dengan koreksi hormonal dan penghentian obat-obatan yang diduga menyebabkan gangguan sperma. 5. Namun, usaha-usaha di atas ada kalanya belum berhasil untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma, sehingga diperlukan teknik reproduksi bantuan. Termasuk dalam hal ini adalah inseminasi bantuan dan inseminasi in-vitro (IVF/bayi tabung), yang sangat membantu mengatasi masalah infertilitas pria. Misalnya, pria dengan jumlah sperma hanya 5-10 juta/cc (dari normal 20 juta) dapat mencoba inseminasi buatan. IVF hanya membutuhkan sperma 500.000 dengan angka kehamilan 30-35 persen. Kemajuan yang paling menakjubkan dalam 7-8 tahun terakhir adalah IVF dengan teknik ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection) yang hanya membutuhkan beberapa spermatozoa untuk disuntikkan ke dalam sel telur ibu. Tingkat keberhasilannya hampir sama. Penjelasan gamblang Demikianlah gambaran sepintas masalah infertilitas pada pria. Usaha mempunyai keturunan yang sudah berlangsung berabad-abad memang akan berlangsung terus. Berbagai kemajuan telah dicapai walaupun ada satu hal yang tetap, yaitu harapan yang demikian besar dari penderita. Terkadang hal ini menyebabkan pilihan-pilihan dilakukan tanpa perhitungan matang. Oleh karena itu, mintalah selalu kepada dokter Anda penjelasan yang gamblang tentang terapi yang ditawarkan, lengkap dengan kemungkinan keberhasilannya. Dengan cara ini Anda dapat lebih rasional melakukan segala pemeriksaan dan pengobatan, tanpa harapan yang berlebihan ataupun rasa putus asa. Dr dr Akmal Taher SpBU, Sub-Bagian Urologi, Bagian Ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia


faktor infertilitas

AMINAH menulis:
di analisa masalah diatas qt tidak tahu berapa umur tn& Ny a,tp ada kemungkinan..10 tahun infertil bisa punya anak kandung..dengan terapi alternatif..selain adopsi,kloning,bayi tabung..bioteknologi ttg penemuan teknik pengobatan lain..soalnya klo kenyataan ada pasien usia infertil11 th masih bisa melahirkan melalui sc..jadi boleh ditambahkan..metode persalinan usia resti itu? bagaimana teman2..

focus

HELDA SULISTIAWATI menulis:

aminah82 menulis:
di analisa masalah diatas qt tidak tahu berapa umur tn& Ny a,tp ada kemungkinan..10 tahun infertil bisa punya anak kandung..dengan terapi alternatif..selain adopsi,kloning,bayi tabung..bioteknologi ttg penemuan teknik pengobatan lain..soalnya klo kenyataan ada pasien usia infertil11 th masih bisa melahirkan melalui sc..jadi boleh ditambahkan..metode persalinan usia resti itu? bagaimana teman2..
krn kt blum fokus jd kt fokusin dulu kt mo bahas ttg apa dulu


KESIMPULAN BORANG, SETUJU atau TIDAK

VERA SRILLIAN DEWI menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)

acc

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
acc, tapi mual bahas pro kontra yang mana? kloning or bayi tabung?

ami

HELDA SULISTIAWATI menulis:

rumanta.novalina menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasanganami kt ttg kloning,what u know about kloning..? MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
acc, tapi mual bahas pro kontra yang mana? kloning or bayi tabung?


ff

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

rumanta.novalina menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
acc, tapi mual bahas pro kontra yang mana? kloning or bayi tabung?
prokontra bioteknologi..kloning n bayi tabung bagian dari bioteknologi


pro kontra

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
Ve, Pro dan kontranya cari tentang apanya?


Setuju

HOTMARIA HERTAWATY SIJABAT menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta) Aku sih setuju aja. Gmn teman2 yang lain?? Nova, helda???


ami

HELDA SULISTIAWATI menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
ami kt kloning si alfah kesuburanKloning merupakan teknik penggandaan gen yang menghasilkan turunan yang sama sifat baik dari segi hereditas maupun penampakannya. 27 Maret 2007, para ilmuwan Korea Selatan mengumumkan keberhasilannya mengkloning serigala langka. Mereka merupakan tim peneliti yang sebelumnya berhasil mengkloning anjing jenis afgan dan pudel. Tim yang dipimpin Lee Byung-Chun dan Shin Nam-Shik, para profesor ilmu kedokteran hewan dari Universitas Nasional Singapura (SNU), berhasil mengkloning dua ekor serigala betina yang lahir pada 18 dan 26 Oktober 2005. Masing-masing diberi nama Snuwolf dan Snuwolfy, yang merupakan kependekan dari Seoul National University wolf. Pada bulan November 2007, dunia dikejutkan oleh para ilmuwan Oregon yang menyatakan, berhasil mengkloning embrio kera dan mengekstraknya dalam sel induk yang sangat potensial untuk penelitian kloning manusia. Kesuksesan ini dilaporkan oleh ilmuwan Australia, Soukhrat Mitalipov, dari Pusat Penelitian Primata Nasional Oregon di Portland. Seperti dikutip dari USA Today, para ilmuwan Oregon itu telah mencoba selama beberapa tahun untuk mengkloning embrio kera dan mengekstraksinya menjadi sel induk karena kera dianggap paling mirip dengan manusia.

kloning

HELDA SULISTIAWATI menulis:

helda.sulistiawati menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
ami kt kloning si alfah kesuburanKloning merupakan teknik penggandaan gen yang menghasilkan turunan yang sama sifat baik dari segi hereditas maupun penampakannya. 27 Maret 2007, para ilmuwan Korea Selatan mengumumkan keberhasilannya mengkloning serigala langka. Mereka merupakan tim peneliti yang sebelumnya berhasil mengkloning anjing jenis afgan dan pudel. Tim yang dipimpin Lee Byung-Chun dan Shin Nam-Shik, para profesor ilmu kedokteran hewan dari Universitas Nasional Singapura (SNU), berhasil mengkloning dua ekor serigala betina yang lahir pada 18 dan 26 Oktober 2005. Masing-masing diberi nama Snuwolf dan Snuwolfy, yang merupakan kependekan dari Seoul National University wolf. Pada bulan November 2007, dunia dikejutkan oleh para ilmuwan Oregon yang menyatakan, berhasil mengkloning embrio kera dan mengekstraknya dalam sel induk yang sangat potensial untuk penelitian kloning manusia. Kesuksesan ini dilaporkan oleh ilmuwan Australia, Soukhrat Mitalipov, dari Pusat Penelitian Primata Nasional Oregon di Portland. Seperti dikutip dari USA Today, para ilmuwan Oregon itu telah mencoba selama beberapa tahun untuk mengkloning embrio kera dan mengekstraksinya menjadi sel induk karena kera dianggap paling mirip dengan manusia.
ami kt bahas kloning,what u hv about kloning..?


pro kontra

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
Ve prokontra bayi tabung yah?


aspek hukum bayi tabung

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
Tinjauan dari Segi Hukum Perdata Terhadap Inseminasi Buatan (Bayi Tabung) Jika benihnya berasal dari Suami Istri ?? Jika benihnya berasal dari Suami Istri, dilakukan proses fertilisasi-in-vitro transfer embrio dan diimplantasikan ke dalam rahim Istri maka anak tersebut baik secara biologis ataupun yuridis mempunyai satus sebagai anak sah (keturunan genetik) dari pasangan tersebut. Akibatnya memiliki hubungan mewaris dan hubungan keperdataan lainnya. ?? Jika ketika embrio diimplantasikan ke dalam rahim ibunya di saat ibunya telah bercerai dari suaminya maka jika anak itu lahir sebelum 300 hari perceraian mempunyai status sebagai anak sah dari pasangan tersebut. Namun jika dilahirkan setelah masa 300 hari, maka anak itu bukan anak sah bekas suami ibunya dan tidak memiliki hubungan keperdataan apapun dengan bekas suami ibunya. Dasar hukum ps. 255 KUHPer. ?? Jika embrio diimplantasikan ke dalam rahim wanita lain yang bersuami, maka secara yuridis status anak itu adalah anak sah dari pasangan penghamil, bukan pasangan yang mempunyai benih. Dasar hukum ps. 42 UU No. 1/1974 dan ps. 250 KUHPer. Dalam hal ini Suami dari Istri penghamil dapat menyangkal anak tersebut sebagai anak sah-nya melalui tes golongan darah atau dengan jalan tes DNA. (Biasanya dilakukan perjanjian antara kedua pasangan tersebut dan perjanjian semacam itu dinilai sah secara perdata barat, sesuai dengan ps. 1320 dan 1338 KUHPer.) Jika salah satu benihnya berasal dari donor ?? Jika Suami mandul dan Istrinya subur, maka dapat dilakukan fertilisasi-in-vitro transfer embrio dengan persetujuan pasangan tersebut. Sel telur Istri akan dibuahi dengan Sperma dari donor di dalam tabung petri dan setelah terjadi pembuahan diimplantasikan ke dalam rahim Istri. Anak yang dilahirkan memiliki status anak sah dan memiliki hubungan mewaris dan hubungan keperdataan lainnya sepanjang si Suami tidak menyangkalnya dengan melakukan tes golongan darah atau tes DNA. Dasar hukum ps. 250 KUHPer. ?? Jika embrio diimplantasikan ke dalam rahim wanita lain yang bersuami maka anak yang dilahirkan merupakan anak sah dari pasangan penghamil tersebut. Dasar hukum ps. 42 UU No. 1/1974 dan ps. 250 KUHPer. Jika semua benihnya dari donor ?? Jika sel sperma maupun sel telurnya berasal dari orang yang tidak terikat pada perkawinan, tapi embrio diimplantasikan ke dalam rahim seorang wanita yang terikat dalam perkawinan maka anak yang lahir mempunyai status anak sah dari pasangan Suami Istri tersebut karena dilahirkan oleh seorang perempuan yang terikat dalam perkawinan yang sah. ?? Jika diimplantasikan ke dalam rahim seorang gadis maka anak tersebut memiliki status sebagai anak luar kawin karena gadis tersebut tidak terikat perkawinan secara sah dan pada hakekatnya anak tersebut bukan pula anaknya secara biologis kecuali sel telur berasal darinya. Jika sel telur berasal darinya maka anak tersebut sah secara yuridis dan biologis sebagai anaknya. Dari tinjauan yuridis menurut hukum perdata barat di Indonesia terhadap kemungkinan yang terjadi dalam program fertilisasi-in-vitro transfer embrio ditemukan beberapa kaidah hukum yang sudah tidak relevan dan tidak dapat meng-cover kebutuhan yang ada serta sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan yang ada khususnya mengenai status sahnya anak yang lahir dan pemusnahan kelebihan embrio yang diimplantasikan ke dalam rahim ibunya. Secara khusus, permasalahan mengenai inseminasi buatan dengan bahan inseminasi berasal dari orang yang sudah meninggal dunia, hingga saat ini belum ada penyelesaiannya di Indonesia. Perlu segera dibentuk peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur penerapan teknologi fertilisasi-in-vitro transfer embrio ini pada manusia mengenai hal-hal apakah yang dapat dibenarkan dan hal-hal apakah yang dilarang.


ika

IKA NURHAYATI menulis:

vera.srillian menulis:
DEFINISI MASALAH : infertilisasi pada Tn. A dan pasangan HAL2 YG PERLU DIKETAHUI & DIPELAJARI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) 2. fertilisasi & infertilisasi 3. pembantu kesuburan (terapi hormon/sejenisnya) 4. pemeriksaan fertilitas HAL2 YG SDH DIKETAHUI TETAPI PERLU DIPELAJARI LAGI : 1. Bioteknologi (definisi, s/d macam2 bioteknologi) serta etikanya di masyarakat 2. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi pada Tn. A & pasangan MATERI BAHASAN YANG HARUS DIPELAJARI : 1. bioteknologi (oleh Elita & Vera) 2. kloning (oleh Helda dan Aminah) 3. inseminasi (Oleh Hotmaria) 4. bayi tabung (Oleh DEta) 5. pro kontra di masyarakat (Oleh Mualimin) 6. terapi kesuburan (oleh Aminah) 7. faktor intrinsik & ekstrinsik infertilisasi (Ika & Rumanta)
Username Password Lupa Password? | Create an account SEMBARI NGOPI HASRAT FASHION & STYLE KOCEK KITA TANYA DOKTER LAYAR MUSIK HIDUP GAYA >FASHION & STYLE Written by E4 Friday, 08 August 2008 13:47 Kenali Infertil Sejak Dini Astaga!HidupGaya - Hadirnya seorang anak dalam keluarga memang impian banyak orang. Sayangnya tidak semua keluarga segera diberi momongan. Jangankan keluarga baru, mereka yang sudah mengarungi bahtera rumah tangga hingga bertahun-tahun terkadang belum dikarunia anak. Bagaimana solusinya? Kini hadir Klinik Fertilitas Teratai, di Rumah Sakit Gading Pluit, Jakarta, sebagai salah satu klinik spesialis bayi tabung yang mencatat tingkat keberhasilan program bayi tabung di atas angka rata-rata nasional, yaitu 46,2%. Menurut dr. Indra NC Anwar, SpOG dari Klinik Fertilitas Teratai, seseorang dinyatakan infertil atau kurang subur jika dalam satu tahun pernikahan dengan hubungan suami istri usia produktif (


nih

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
Bayi Tabung: Cara Mahal Peroleh Anak Memperoleh keturunan adalah dambaan setiap pasangan suami istri tetapi bila segala cara telah dilakukan dan masih juga belum membuahkan hasil, maka ada metode lain sebagai ???jalan terakhir memperoleh anak???. Metode yang dimaksud adalah melalui Bayi tabung. Bayi tabung atau fertilisasi (pembuahan) in vitro adalah suatu teknik pembuahan dimana sel telur (ovum) dibuahi di luar tubuh wanita. Proses pembuahan dilakukan dalam sebuah tempat khusus sejenis tabung atau cawan petri berisi medium kultur. Tabung tersebut dikondisikan sedemikian rupa sehingga menyerupai tempat pembuahan yang asli yaitu rahim wanita. Prinsip bayi tabung sebenarnya tak serumit yang dibayangkan. Tim dokter hanya membantu mempertemukan sel telur dari sang ibu dan sel sperma dari sang ayah agar terjadi pembuahan. Prosesnya mula-mula dengan melakukan pengambilan sel telur dari wanita yang baru saja mengalami ovulasi (pelepasan sel telur dari indung telur) dengan menggunakan suatu alat khusus Kemudian sel telur yang diambil tadi dibuahi dengan sperma yang sudah dipersiapkan dalam tabung yang suasananya dibuat persis seperti dalam rahim. Hasil pembuahan dipelihara beberapa saat dalam tabung tersebut sampai pada suatu saat tertentu akan ???ditanam??? kembali ke dalam rahim wanita tersebut. Selanjutnya diharapkan embrio akan tumbuh sebagaimana layaknya di dalam rahim wanita dan wanita tersebut akan mengalami kehamilan dan perkembangan selama kehamilan seperti biasa. Ada dua metode dalam proses bayi tabung, yaitu konvensional dan injeksi sperma intra sitoplasma (Intra Cytoplasmic Sperm Injection/ICSI). Dua metode ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan yang berbeda. Metode konvensional dilakukan jika berdasarkan pertimbangan medis, sel sperma masih dapat berenang dan membuahi sendiri sel telur. Pada teknik ini pertama dilakukan perangsangan indung telur (superovulasi). Perangsangan berlangsung 5-6 minggu sampai sel telur dianggap cukup matang untuk \"dipetik\". Selanjutnya, sel telur diambil dengan tuntunan alat ultrasonografi melalui vagina. Ketika sel telur tersebut disimpan dalam inkubator, sperma dikeluarkan, dibersihkan, lalu diambil sekitar 50.000 - 100.000 sperma. Sperma tersebut disebarkan di sekitar sel telur dalam sebuah wadah khusus. Dari sinilah kemungkinan nama bayi tabung berasal, karena pembuahan berlangsung dalam sebuah tabung. Sel telur yang telah dibuahi, ditandai dengan adanya dua sel inti, segera membelah menjadi embrio. Maksimal empat embrio yang berkembang ditanamkan ke rahim. Proses selanjutnya tak jauh berbeda dengan kehamilan biasa. Tingkat keberhasilan metode ini sekitar 15% dan jika pertimbangan teknis maupun fisiologis tak memungkinkan metode konvensional maka metode ICSI adalah pilihan terakhir.Berbeda cara konvensional, pada ICSI hanya dibutuhkan satu sperma dengan kualitas terbaik. Sperma \"jagoan\" itu, melalui pipet khusus, akan disuntikkan ke dalam satu sel telur yang juga terbaik. Metode ini umumnya dilakukan terhadap sperma bermasalah, misalnya jika jumlah sperma motil setelah preparasi kurang dari normal (500.000 buah). Sel telur dibuahi oleh satu sel sperma yang disuntikkan oleh jarum khusus. Sel sperma tak perlu bersusah payah berenang menembus dinding sel telur. Setelah pembuahan terjadi dan embrio terbentuk, dilakukan \"penanaman\" dalam rahim. Dengan teknik ini, keberhasilan bayi tabung meningkat menjadi 30 - 40%, terutama pada pasangan usia subur. Masalah biaya, penggunaan metode ICSI cenderung sedikit lebih mahal dibandingkan metode konvensional.Program bayi tabung ini memang relatif mahal. Selain membutuhkan peralatan berteknologi tinggi, harga obat-obat stimulasinya juga bisa mencapai Rp 18-20 jutaan. Karena belum diproduksi di dalam negeri, obat-obatan tersebut semuanya harus didatangkan dari luar negeri. Biaya program bayi tabung ini berkisar antara Rp 30-50 juta. Beberapa rumah sakit di Indonesia yang telah berhasil dengan program ini diantaranya RS Anak & Bersalin Harapan Kita Jakarta, RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta, RS Hasan Sadikin Bandung, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Pasangan suami istri yang berminat mengikuti program bayi tabung ini harus memenuhi beberapa persyaratan. Antara lain, mereka adalah pasangan suami istri sah, sudah menikah 12 bulan atau lebih, usia istri harus di bawah 42 tahun, dan mengikuti pemeriksaan fertilitas. Mereka juga sudah mendapatkan konseling khusus mengenai program fertilisasi in vitro, prosedur, biaya, kemungkinan keberhasilan atau kegagalan serta komplikasinya, siap biaya serta siap hamil, melahirkan, dan memelihara bayinya. Jika melihat faktor kesuburan, untuk wanita idealnya berumur antara 30-35 tahun. Artinya, pada umur-umur tersebut persentase keberhasilan program bayi tabung lebih tinggi jika dibandingkan usia wanita yang lebih tua (36-40 tahun).Hampir seperempat abad sudah usia teknologi kedokteran bayi tabung sehingga banyak perkembangan yang sudah dicapai dan kian hari semakin menjanjikan. Teknologi ini terbukti sangat membantu pasangan suami istri yang mengalami kesulitan untuk memperoleh keturunan. Hanya masalah biaya masih menjadi kendala utama dalam penerapan teknologi ini. http://www.tanyadokteranda.com/artikel/2007/06/bayi-tabung-cara-mahal-peroleh-anak


acc

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
acc dah mba ika kita cari infertilisasi yahhhhhhhhhhhhhhhhhh


alfa

ALFAH RATNA WATI menulis:
gak ada tugas buat aq..

maap,,,

VERA SRILLIAN DEWI menulis:

alfah.ratna menulis:
gak ada tugas buat aq..
kakak dapet terapi kesuburan,,,,disitu kak aminah aku tulis 2x..


bantu

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:

alfah.ratna menulis:
gak ada tugas buat aq..
cariin bahan aja buat yang laen mba


ttg infertilitas

AMINAH menulis:
Obati Berdasarkan Penyebabnya MENGENAI penyebab munculnya infertilitas itu sendiri sebenarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yang berbeda. Yakni 40 persen disebabkan kelainan suami, 40 persen disebabkan kelainan pada istri, 10 persen karena kelainan suami istri dan sisanya tidak diketahui penyebabnya. Pada istri ada beberapa pencetus terjadinya infertilitas. Di antaranya hostile cervik yakni kondisi mulut rahim yang menyebabkan sperma hancur atau tidak masuk ke dalam rahim, tumor rahim seperti mioma dan polip endometrium, endomitrosis dan adenomiosis, kelainan pada saluran telur, dan kelainan ovulasi. Sementara pencetus infertilitas pada suami adalah disfungsi seksual, kelainan bentuk penis, dan muara saluran, varises pada buah zakar, hormonal, kelainan sperma atau kelainan analisis sperma. ???Pencetus infertilitas pada suami juga bisa disebabkan oleh infeksi testis, saluran sperma tersumbat serta adanya folikel, jelas dr Syamsuhadi Alamsyah SpU, dokter spesialis urologi RS Awal Bros Batam. Karenanya untuk memastikan penyebab infertilitas pada pasangan suami istri harus dilakukan sejumlah pemeriksaan. Hal ini penting guna menentukan terapi dan metode pengobatan yang paling tepat. Sehingga, pasangan tersebut bisa langsung mendapatkan keturunan sesuai keinginannya. Pemeriksaan yang dimaksud adalah dengan melakukan analisa sperma, hormonal dan laboratorium serta kromosom suami. Sementara pemeriksaan pada istri bisa dilakukan melalui USG Abdomen atau transvaginal, HSG (histero salvingonrafi), laparoskopi diagnostik, hormonal dan laboratorium serta pemeriksaan kromosom. Jika penyebab munculnya infertilitas diketahui, penanganan serta pengobatan akan lebih mudah dilakukan. Selain itu, penanganan yang dilakukan sesuai dengan penyebabnya diyakini hasil yang bakal diperoleh juga bisa tepat sasaran. Selain disebabkan secara medis, kesulitan memiliki anak bisa juga disebabkan oleh faktor-faktor psikologis. Misalnya, stres pada suami atau pun istri. Pada suami, stres bisa menyebabkan ereksi pria tidak maksimal. Begitu pula jika terjadi tekanan dari lingkungan terhadap salah satu pasangan, baik istri maupun suami. Apalagi terkadang keluarga pasangan yang belum punya anak ini ikut menekan, misalnya dengan menyuruh sang suami menikah lagi dan membebankan kesalahan hanya pada istri. Tak hanya itu, kondisi lingkungan pun ikut membebani, misalnya dengan pertanyaan-pertanyaan, kapan mereka akan punya momongan dan sebagainya. (*) Atasi dengan Inseminasi UNTUK mengatasi masalah infertilitas ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, segera periksakan diri ke dokter. Ini tak cuma dilakukan istri, tapi juga suami. Jika telah diketahui penyebabnya, segera lakukan pengobatan atau tindakan yang disarankan dokter. Secara medis, ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi infertilitas. Misalnya saja penanganan pada istri bisa dilakukan melalui operasi koreksi pada mulut rahim, saluran telur, dan indung telur. Pelaksanaan operasi itu sendiri dapat dilakukan melalui operasi biasa atau laparotomi atau dengan operasi melalui alat teropong yang biasa disebut laparoskopi. Selain pelaksanaan operasi, penanganan kasus infertilitas juga akan dilakukan dengan memberikan obat-obatan. Sementara, penanganan infertilitas pada suami dapat dilakukan juga melalui operasi korerksi serta pengobatan. Untuk beberapa kasus kesulitan pembuahan, harus dibantu dengan inseminasi ke dalam rahim. Inseminasi atau upaya memasukkan sperma ke dalam mulut rahim dapat dilakukan dengan menyuntikkan sperma ke dalam mulut rahim menggunakan suntikan kecil. Menurut dr Tjahja Sanggara SpOG, inseminasi pertama dalam rahim bisa dilakukan dengan tingkat keberhasilan 15 persen pada wanita berusia di bawah 30 tahun, 12 persen pada wanita usia 30 hingga 35 tahun, 7 hingga 8 persen pada wanita usia 35 hingga 39 tahun. Program inseminasi buatan itu sendiri bisa dilakukan jika terjadi infeksi pada leher rahim istri atau sperma suami kurang misalnya hanya berjumlah 1-5 juta. Ada pula cara lain untuk mendapatkan keturunan yakni melalui terapi hormon. Sebenarnya, terapi hormon merupakan salah satu cara untuk mengobati endometriosis. Di sini, yang dilakukan adalah memberikan obat GnRH analog (agonis/antagonis). Namun, pemberian obat GnRH analog ini dapat menimbulkan efek samping yaitu muncul keringat dingin, sakit kepala, gangguan tidur, nyeri tulang, jantung berdebar-debar, serta vagina kering. Cara lain yang cukup dikenal adalah program bayi tabung. Dalam program ini, sperma suami dan sel telur istri dipertemukan dalam tabung. Setelah benihnya hampir matang, barulah ditanamkan ke rahim istri. (*) DIarsipkan di bawah: kesehatan, kewanitaan | yang berkaitan: infertilitas http://kuliahbidan.wordpress.com/2008/07/19/kesuburan-fertilitas/


OK

VERA SRILLIAN DEWI menulis:
KALAU SEMUA ACC,VERA ISI BORANGNYA

aspek hukum bayi tabung

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

vera.srillian menulis:
KALAU SEMUA ACC,VERA ISI BORANGNYA
Tinjauan dari Segi Hukum Perdata Terhadap Inseminasi Buatan (Bayi Tabung) Jika benihnya berasal dari Suami Istri ?? Jika benihnya berasal dari Suami Istri, dilakukan proses fertilisasi-in-vitro transfer embrio dan diimplantasikan ke dalam rahim Istri maka anak tersebut baik secara biologis ataupun yuridis mempunyai satus sebagai anak sah (keturunan genetik) dari pasangan tersebut. Akibatnya memiliki hubungan mewaris dan hubungan keperdataan lainnya. ?? Jika ketika embrio diimplantasikan ke dalam rahim ibunya di saat ibunya telah bercerai dari suaminya maka jika anak itu lahir sebelum 300 hari perceraian mempunyai status sebagai anak sah dari pasangan tersebut. Namun jika dilahirkan setelah masa 300 hari, maka anak itu bukan anak sah bekas suami ibunya dan tidak memiliki hubungan keperdataan apapun dengan bekas suami ibunya. Dasar hukum ps. 255 KUHPer. ?? Jika embrio diimplantasikan ke dalam rahim wanita lain yang bersuami, maka secara yuridis status anak itu adalah anak sah dari pasangan penghamil, bukan pasangan yang mempunyai benih. Dasar hukum ps. 42 UU No. 1/1974 dan ps. 250 KUHPer. Dalam hal ini Suami dari Istri penghamil dapat menyangkal anak tersebut sebagai anak sah-nya melalui tes golongan darah atau dengan jalan tes DNA. (Biasanya dilakukan perjanjian antara kedua pasangan tersebut dan perjanjian semacam itu dinilai sah secara perdata barat, sesuai dengan ps. 1320 dan 1338 KUHPer.) Jika salah satu benihnya berasal dari donor ?? Jika Suami mandul dan Istrinya subur, maka dapat dilakukan fertilisasi-in-vitro transfer embrio dengan persetujuan pasangan tersebut. Sel telur Istri akan dibuahi dengan Sperma dari donor di dalam tabung petri dan setelah terjadi pembuahan diimplantasikan ke dalam rahim Istri. Anak yang dilahirkan memiliki status anak sah dan memiliki hubungan mewaris dan hubungan keperdataan lainnya sepanjang si Suami tidak menyangkalnya dengan melakukan tes golongan darah atau tes DNA. Dasar hukum ps. 250 KUHPer. ?? Jika embrio diimplantasikan ke dalam rahim wanita lain yang bersuami maka anak yang dilahirkan merupakan anak sah dari pasangan penghamil tersebut. Dasar hukum ps. 42 UU No. 1/1974 dan ps. 250 KUHPer. Jika semua benihnya dari donor ?? Jika sel sperma maupun sel telurnya berasal dari orang yang tidak terikat pada perkawinan, tapi embrio diimplantasikan ke dalam rahim seorang wanita yang terikat dalam perkawinan maka anak yang lahir mempunyai status anak sah dari pasangan Suami Istri tersebut karena dilahirkan oleh seorang perempuan yang terikat dalam perkawinan yang sah. ?? Jika diimplantasikan ke dalam rahim seorang gadis maka anak tersebut memiliki status sebagai anak luar kawin karena gadis tersebut tidak terikat perkawinan secara sah dan pada hakekatnya anak tersebut bukan pula anaknya secara biologis kecuali sel telur berasal darinya. Jika sel telur berasal darinya maka anak tersebut sah secara yuridis dan biologis sebagai anaknya. Dari tinjauan yuridis menurut hukum perdata barat di Indonesia terhadap kemungkinan yang terjadi dalam program fertilisasi-in-vitro transfer embrio ditemukan beberapa kaidah hukum yang sudah tidak relevan dan tidak dapat meng-cover kebutuhan yang ada serta sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan yang ada khususnya mengenai status sahnya anak yang lahir dan pemusnahan kelebihan embrio yang diimplantasikan ke dalam rahim ibunya. Secara khusus, permasalahan mengenai inseminasi buatan dengan bahan inseminasi berasal dari orang yang sudah meninggal dunia, hingga saat ini belum ada penyelesaiannya di Indonesia. Perlu segera dibentuk peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur penerapan teknologi fertilisasi-in-vitro transfer embrio ini pada manusia mengenai hal-hal apakah yang dapat dibenarkan dan hal-hal apakah yang dilarang.


bayi tabung

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
nih lagi bahan, sory mba deta nanti edit sendiri ya http://masrokhan.multiply.com/reviews/item/5 bayi tabung dan perkembangan anak hasil bayi tabung Category: Other Bayi Tabung. Alternatif Untuk Hamil Memiliki anak dari hasil perkawinan merupakan dambaan setiap pasangan suami-istri. Namun jika sang anak tidak kunjung datang, segala upaya akan ditempuh, termasuk melalui program bayi tabung. Hampir setiap pasangan suami-istri (pasutri) sadar, tidak mempunyai anak bukanlah akhir dunia. Namun, memiliki darah daging sendiri tetap menjadi tujuan yang dirasakan penting. Apalagi banyak di kalangan masyarakat yang masih menganggap keberadaan anak tidak saja sebagai keturunan semata, tetapi juga menjadi penerus nama keluarga dan segala adat budaya yang menjadi konsekuensinya. Tidaklah heran jika banyak pasutri yang belum memiliki anak melakukan berbagai cara untuk mendapatkan momongan. Mereka tidak lelah untuk konsultasi kepada dokter kebidanan, mengkonsumsi obat penyubur, berkonsultasi ke sinse, dukun, sampai rajin makan makanan tertentu yang dianggap bisa membantu kehamilan. Namun setelah berbagai cara ditempuh, sang anak tidak juga kunjung datang. Padahal, semua konsultan mengatakan pasutri itu subur. Menurut Prof Dr dr Sudraji Sumapraja SpOG (K), pelopor program bayi tabung di Indonesia, pasutri yang mengalami gangguan kesuburan pada tingkat dunia mencapai 10-15 persen. Dari jumlah itu, 90 persen diketahui penyebabnya. Dari jumlah tersebut, 40 persen di antaranya berasal dari faktor perempuan, 30 persen dari faktor pria, dan 30 persen sisanya berasal baik dari faktor pria maupun perempuan. Sekarang, memiliki anak lewat program bayi tabung semakin banyak dipilih. Program ini membantu para istri maupun suami yang mempunyai masalah pada alat reproduksi atau juga karena sebab yang tidak jelas. \"Saya memilih program ini karena menurut dokter, saya dan suami sehat, tidak ada masalah dengan kandungan atau kualitas sperma. Tetapi entah kenapa, hingga sembilan tahun perkawinan, saya tidak hamil juga,\" kata Gita (36 tahun), yang sedang mengikuti program bayi tabung untuk ketiga kalinya. Jika Gita tidak mengetahui penyebab ketidakhamilannya, tak demikian dengan pasangan Anto (39) dan Sari Fariza (31). Setelah tiga tahun perkawinan tidak kunjung punya momongan, pasangan ini mulai berkonsultasi dengan dokter. Setiap kali konsultasi, dokter berkesimpulan tidak ada sperma yang ke luar dari alat reproduksi Anto. Namun, Anto dan Sari tidak percaya begitu saja. Sampai lima tahun berikutnya, mereka selalu mencari tahu dan berusaha mencari jawaban kepada berbagai ahli, baik medis maupun alternatif. Apapun usaha yang bisa membuat Sari hamil. \"Tetapi kesimpulan mereka sama. Sari tidak bisa hamil karena saya tidak bisa mengeluarkan sperma,\" kata Anto. Sampai pada suatu saat, mereka bertemu dengan seorang dokter yang mengusulkan untuk mengikuti program bayi tabung. Mereka pun setuju mengikuti program ini walaupun sebenarnya mereka agak pesimistis. \"Dokter sih optimistis karena menurut dia sebenarnya hormon saya normal dan bisa menghasilkan sperma. Dokter curiga ada penyumbatan di salah satu tempat yang membuat sperma saya tidak keluar. Jadi mengikuti program bayi tabung adalah satu-satunya cara agar saya punya anak,\" kata Anto yang memutuskan ikut program ini Agustus 2005 dan akhir Mei 2006 lalu berhasil mendapatkan dua anak kembar. Ketika memutuskan mengikuti program bayi tabung, pasangan suami-istri sebaiknya sudah mempertimbangkannya dengan matang. Selain harus mengeluarkan biaya yang cukup besar-dari Rp 16,5 juta sampai Rp 54 juta, tergantung paket yang diambil pasutri yang mengikuti program ini, juga dituntut memiliki kedisiplinan dan motivasi yang kuat. \"Kalau bukan karena motivasi yang kuat, saya rasa saat ini saya tidak bakalan memiliki ketiga anak yang lucu-lucu ini,\" kata Yenny Halim (40), ibu dari kembar tiga. Yenny mengikuti program bayi tabung pada tahun 2001. Motivasi memang memegang peranan yang paling penting. Dengan motivasi, rasa sakit dan stres yang muncul selama mengikuti program ini menjadi seakan tidak cukup berarti. Program yang lebih terfokus pada istri ini memang membawa konsekuensi berat pada istri. Setiap hari, sekitar lima sampai 14 hari (tergantung perkembangan tiap individu), istri harus disuntik pada waktu-waktu yang sama. Jadi, setiap hari mereka para istri harus bolak-balik ke rumah sakit, dua kali setiap hari. Ini untuk pengambilan darah, pemeriksaan dengan ultrasonografi dan suntik hormon yang bertujuan memperbanyak jumlah sel telur yang matang. \"Ketika suntik hormon selesai dan telur sudah siap dipanen, perut rasanya kembung sekali. Bayangkan saja, jika satu telur besarnya kira-kira 20 milimeter, sementara di perut ada 11 telur yang matang. Jadi, bisa dibayangkan perut rasanya besar banget,\" kata Gita. Belum lagi rasa sakit ketika proses pengambilan sel telur dilakukan dan penanamannya kembali ke rahim setelah menjadi embrio. \"Biarpun sudah dibius, tetapi saya masih ingat bagaimana rasa sakitnya saat itu!\" ucap Yenny mengenang. Yenny yang berhasil hamil, kemudian harus beristirahat total selama masa kehamilan. Ini karena tiga dari empat embrio yang ditanamkan kembali di rahimnya berkembang dengan baik. \"Kehamilan saya dianggap berisiko tinggi karena mengandung tiga anak pada kehamilan pertama. Apalagi usia saya pada waktu itu 36 tahun, tidak muda lagi,\" kata Yenny. Memacu sel telur Prosedur bayi tabung dimulai dengan perangsangan indung telur istri dengan hormon. Ini untuk memacu perkembangan sejumlah folikel. Folikel adalah gelembung yang berisi sel telur. Perkembangan folikel dipantau secara teratur dengan alat ultrasonografi dan pengukuran kadar hormon estradional dalam darah. Pengambilan sel telur dilakukan tanpa operasi, tetapi lewat pengisapan cairan folikel dengan tuntunan alat ultrasonografi transvaginal. Cairan folikel tersebut kemudian segera dibawa ke laboratorium. Seluruh sel telur yang diperoleh selanjutnya dieramkan dalam inkubator. Beberapa jam kemudian, terhadap masing-masing sel telur akan ditambahkan sejumlah sperma suami (inseminasi) yang sebelumnya telah diolah dan dipilih yang terbaik mutunya. Setelah kira-kira 18-20 jam, akan terlihat apakah proses pembuahan tersebut berhasil atau tidak. Sel telur yang telah dibuahi sperma atau disebut zigot akan dipantau selama 22-24 jam kemudian untuk melihat perkembangannya menjadi embrio. \"Dokter akan memilih empat embrio yang terbaik untuk ditanamkan kembali ke dalam rahim. Empat embrio merupakan jumlah yang maksimal karena apabila lebih dari empat, risiko yang ditanggung ibu dan janin akan sangat besar. Bahkan kehamilan tiga saja sudah bisa disebut sebagai kehamilan berisiko,\" kata Sudraji yang baru saja meluncurkan buku biografinya sebagai perintis bayi tabung di Indonesia. Embrio-embrio yang terbaik itu kemudian diisap ke dalam sebuah kateter khusus untuk dipindahkan ke dalam rahim. Terjadinya kehamilan dapat diketahui melalui pemeriksaan air seni 14 hari setelah pemindahan embrio. \"Saat ini tingkat keberhasilan bayi tabung masih sekitar 25 persen. Angka ini berlaku di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia. Semakin muda umur istri, semakin besar peluang kehamilannya. Pada perempuan usia kurang dari 35 tahun, angka keberhasilan mencapai 30-33 persen. Sementara pada perempuan berusia lebih dari 40 tahun, maka peluang kehamilannya hanya delapan persen,\" tutur Sudraji. Ditentukan Kualitas Sperma-Sel Telur Program bayi tabung pada prinsipnya mempertemukan sperma dan ovum secara in vitro (di luar tubuh). Bayi tabung membantu terjadinya proses pembuahan yang secara alami tidak dapat terjadi pembuahan. Menurut salah seorang konsultan IVF di Klinik Fertilitas Teratai dr Irsal Yan SpOG, pihak wanita akan dirangsang sel telurnya supaya memproduksi lebih dari satu. Tujuan dari mengikuti program ini agar sel telur yang diproduksi lebih banyak. \"Sel telur dirangsang dengan obat-obat hormon sampai cukup matang seperti jumlah lebih banyak dan diameter lebih banyak,\" sebut dr Irsal. Sementara proses pengambilan sperma diambil pada hari yang sama melalui masturbasi. Pada suami yang spermanya tidak keluar dengan cara biasa, dilakukan pengambilan sperma melalui testis, buah zakar atau saluran sperma sendiri. \"Diperlukan kualitas sperma dan sel telur yang bagus agar program bayi tabung berhasil,\" kata embriologist Dra Laksmi Wingit Ciptaning Msi. Dia menuturkan, sel ovum dikatakan matang bila sudah mempunyai satu polar bodi. Adapun, sperma mempunyai kualitas yang bagus jika mempunyai bentuk normal dan gerakan yang maju lurus ke depan. Ketika telur sudah matang dan diambil melalui proses ovum pick up, maka sel telur siap untuk dipertemukan dengan sperma. \"Proses pembuahan bisa dilakukan dengan cara konvensional atau teknik ICSI (intra cytoplasmic sperm injection),\" kata Laksmi. Cara konvensional dengan membuahi satu telur dengan 100 ribu sperma. Sedangkan, ICSI (intra cytoplasmic sperm injection) yaitu teknik reproduksi dengan cara menyuntikkan satu sperma hidup ke dalam satu sel telur. Setelah terjadi pembuahan selama dua sampai tiga hari di luar, pilih yang paling baik, kemudian masukkan kembali ke dalam rahim istri. Kemudian dipilih dua atau tiga embrio (tergantung umur istri) untuk dimasukkan ke dalam rahim. Jika masih tersisa embrio yang berkualitas bagus akan disimpan. Proses ini dinamakan freezing. Embrio ini bisa disimpan selama bertahun-tahun, ketika ingin hamil kembali pasangan tidak usah mengikuti program bayi tabung kembali. \"Embrio yang telah disimpan tinggal dithawing (dicairkan) kembali,\" ujarnya. Menurut konsultan ahli, dr H Taufik Jamaan SpOG, dua minggu setelah embrio dimasukkan dapat diketahui apakah terjadi kehamilan atau tidak. Selain itu, rahim juga diberi hormon penguat rahim untuk memperkuat dinding rahim supaya kehamilan terjadi. Jika wanita mengalami menstruasi, berarti gagal. Bayi Tabung Tumbuh Lebih Pintar Penelitian pertama terhadap anak-anak usia delapan tahun dari hasil pembuahan melalui metode intracytoplasmic sperm injection (ICSI), menunjukkan, bahwa mereka rata-rata memiliki tingkat intelegensi yang lebih baik daripada anak-anak hasil reproduksi normal. Hal tersebut menolak anggapan bahwa teknik tersebut tidak seaman metode in vitro vertilization (IVF) standar yang biasa dipakai untuk menghasilkan bayi tabung. ICSI dilakukan dengan menyuntikkan sperma secara langsung ke dalam sel telur, berbeda dengan IVF standar yang hanya meletakkan sperma sedekat mungkin dengan sel telur, tanpa disuntikkan, agar dapat melakukan pembuahan secara alami. Beberapa penelitian pendahuluan yang dilakukan sejak 1998 melaporkan bahwa anak-anak hasil ICSI usia satu tahun terlambat berkembang dibandingkan anak-anak yang normal. Sehingga keamanan teknik tersebut sempat diragukan. Tapi, penelitian yang lebih lama terhadap anak usia lima tahun, tidak ditemukan perbedaan tingkat perkembangan yang signifikan. Baru-baru ini, tim yang dipimpin Lize Leunens dari Free University of Brussels (VUB) di Belgia membandingkan antara tingkat intelegensi dan kemampuan motorik terhadap 151 anak hasil ICSI usia delapan tahun dengan 153 anak hasil pembuahan normal. Hasilnya, tidak ada perbedaan dalam kemampuan motorik dan anak-anak ICSI memiliki nilai tes intelegensi yang lebih tinggi daripada yang normal. \"Kami sangat gembira karena dalam jangka panjang anak-anak tersebut tidak menderita kemunduran dalam perkembangannya,\" katanya. Dalam penelitian tersebut, tidak ada perbedaan level pendidikan dari ibunya, yang diketahui mempengaruhi tingkat intelegensi seorang anak. Oleh karena itu Leunens berpendapat, bahwa alasan yang dapat menerangkan adalah motivasi yang lebih besar dari ibu yang mengandung bayi ICSI. \"Ibu yang mengandung bayi ICSI ini mungkin mendedikasikan dirinya secara khusus sebagai orang tua,\" katanya. Selain itu, penjelasan yang masuk akal juga disampaikan menanggapi kemunduran tingkat perkembangan pada bayi ICSI yang berusia sangat muda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ibu bayi ICSI lebih suka membesarkan anaknya di rumah daripada mengirimkan ke playgroup atau berinteraksi dengan orang lain. Kondisi yang mungkin menyebabkan kemunduran dalam perkembangan sosial. Tapi, penelitian ini bukanlah jawaban terakhir. Penelitian lain menunjukkan bahwa penolakan banyak orang tua untuk mengijinkan anaknya diteliti, mungkin agak menurunkan kepercayaan hasil penelitian Leunens. Faktanya, sepertiga orangtua anak-anak ICSI menolak berpartisipasi. Tanpa mengesampingkan kemungkinan-kemungkinan yang lain, Leunens menyatakan, bahwa hasil penelitian tidak berbeda dengan kondisi yang dipaparkan orang tua melalui wawancara telepon. Ia juga menekankan bahwa penelitiannnya tidak melihat masalah kesehatan yang lain. Tags: pregnancy Prev: bayi tabung Bayi Tabung. Alternatif Untuk Hamil Memiliki anak dari hasil perkawinan merupakan dambaan setiap pasangan suami-istri. Namun jika sang anak tidak kunjung datang, segala upaya akan ditempuh, termasuk melalui program bayi tabung. Hampir setiap pasangan suami-istri (pasutri) sadar, tidak mempunyai anak bukanlah akhir dunia. Namun, memiliki darah daging sendiri tetap menjadi tujuan yang dirasakan penting. Apalagi banyak di kalangan masyarakat yang masih menganggap keberadaan anak tidak saja sebagai keturunan semata, tetapi juga menjadi penerus nama keluarga dan segala adat budaya yang menjadi konsekuensinya. Tidaklah heran jika banyak pasutri yang belum memiliki anak melakukan berbagai cara untuk mendapatkan momongan. Mereka tidak lelah untuk konsultasi kepada dokter kebidanan, mengkonsumsi obat penyubur, berkonsultasi ke sinse, dukun, sampai rajin makan makanan tertentu yang dianggap bisa membantu kehamilan. Namun setelah berbagai cara ditempuh, sang anak tidak juga kunjung datang. Padahal, semua konsultan mengatakan pasutri itu subur. Menurut Prof Dr dr Sudraji Sumapraja SpOG (K), pelopor program bayi tabung di Indonesia, pasutri yang mengalami gangguan kesuburan pada tingkat dunia mencapai 10-15 persen. Dari jumlah itu, 90 persen diketahui penyebabnya. Dari jumlah tersebut, 40 persen di antaranya berasal dari faktor perempuan, 30 persen dari faktor pria, dan 30 persen sisanya berasal baik dari faktor pria maupun perempuan. Sekarang, memiliki anak lewat program bayi tabung semakin banyak dipilih. Program ini membantu para istri maupun suami yang mempunyai masalah pada alat reproduksi atau juga karena sebab yang tidak jelas. \"Saya memilih program ini karena menurut dokter, saya dan suami sehat, tidak ada masalah dengan kandungan atau kualitas sperma. Tetapi entah kenapa, hingga sembilan tahun perkawinan, saya tidak hamil juga,\" kata Gita (36 tahun), yang sedang mengikuti program bayi tabung untuk ketiga kalinya. Jika Gita tidak mengetahui penyebab ketidakhamilannya, tak demikian dengan pasangan Anto (39) dan Sari Fariza (31). Setelah tiga tahun perkawinan tidak kunjung punya momongan, pasangan ini mulai berkonsultasi dengan dokter. Setiap kali konsultasi, dokter berkesimpulan tidak ada sperma yang ke luar dari alat reproduksi Anto. Namun, Anto dan Sari tidak percaya begitu saja. Sampai lima tahun berikutnya, mereka selalu mencari tahu dan berusaha mencari jawaban kepada berbagai ahli, baik medis maupun alternatif. Apapun usaha yang bisa membuat Sari hamil. \"Tetapi kesimpulan mereka sama. Sari tidak bisa hamil karena saya tidak bisa mengeluarkan sperma,\" kata Anto. Sampai pada suatu saat, mereka bertemu dengan seorang dokter yang mengusulkan untuk mengikuti program bayi tabung. Mereka pun setuju mengikuti program ini walaupun sebenarnya mereka agak pesimistis. \"Dokter sih optimistis karena menurut dia sebenarnya hormon saya normal dan bisa menghasilkan sperma. Dokter curiga ada penyumbatan di salah satu tempat yang membuat sperma saya tidak keluar. Jadi mengikuti program bayi tabung adalah satu-satunya cara agar saya punya anak,\" kata Anto yang memutuskan ikut program ini Agustus 2005 dan akhir Mei 2006 lalu berhasil mendapatkan dua anak kembar. Ketika memutuskan mengikuti program bayi tabung, pasangan suami-istri sebaiknya sudah mempertimbangkannya dengan matang. Selain harus mengeluarkan biaya yang cukup besar-dari Rp 16,5 juta sampai Rp 54 juta, tergantung paket yang diambil pasutri yang mengikuti program ini, juga dituntut memiliki kedisiplinan dan motivasi yang kuat. \"Kalau bukan karena motivasi yang kuat, saya rasa saat ini saya tidak bakalan memiliki ketiga anak yang lucu-lucu ini,\" kata Yenny Halim (40), ibu dari kembar tiga. Yenny mengikuti program bayi tabung pada tahun 2001. Motivasi memang memegang peranan yang paling penting. Dengan motivasi, rasa sakit dan stres yang muncul selama mengikuti program ini menjadi seakan tidak cukup berarti. Program yang lebih terfokus pada istri ini memang membawa konsekuensi berat pada istri. Setiap hari, sekitar lima sampai 14 hari (tergantung perkembangan tiap individu), istri harus disuntik pada waktu-waktu yang sama. Jadi, setiap hari mereka para istri harus bolak-balik ke rumah sakit, dua kali setiap hari. Ini untuk pengambilan darah, pemeriksaan dengan ultrasonografi dan suntik hormon yang bertujuan memperbanyak jumlah sel telur yang matang. \"Ketika suntik hormon selesai dan telur sudah siap dipanen, perut rasanya kembung sekali. Bayangkan saja, jika satu telur besarnya kira-kira 20 milimeter, sementara di perut ada 11 telur yang matang. Jadi, bisa dibayangkan perut rasanya besar banget,\" kata Gita. Belum lagi rasa sakit ketika proses pengambilan sel telur dilakukan dan penanamannya kembali ke rahim setelah menjadi embrio. \"Biarpun sudah dibius, tetapi saya masih ingat bagaimana rasa sakitnya saat itu!\" ucap Yenny mengenang. Yenny yang berhasil hamil, kemudian harus beristirahat total selama masa kehamilan. Ini karena tiga dari empat embrio yang ditanamkan kembali di rahimnya berkembang dengan baik. \"Kehamilan saya dianggap berisiko tinggi karena mengandung tiga anak pada kehamilan pertama. Apalagi usia saya pada waktu itu 36 tahun, tidak muda lagi,\" kata Yenny. Memacu sel telur Prosedur bayi tabung dimulai dengan perangsangan indung telur istri dengan hormon. Ini untuk memacu perkembangan sejumlah folikel. Folikel adalah gelembung yang berisi sel telur. Perkembangan folikel dipantau secara teratur dengan alat ultrasonografi dan pengukuran kadar hormon estradional dalam darah. Pengambilan sel telur dilakukan tanpa operasi, tetapi lewat pengisapan cairan folikel dengan tuntunan alat ultrasonografi transvaginal. Cairan folikel tersebut kemudian segera dibawa ke laboratorium. Seluruh sel telur yang diperoleh selanjutnya dieramkan dalam inkubator. Beberapa jam kemudian, terhadap masing-masing sel telur akan ditambahkan sejumlah sperma suami (inseminasi) yang sebelumnya telah diolah dan dipilih yang terbaik mutunya. Setelah kira-kira 18-20 jam, akan terlihat apakah proses pembuahan tersebut berhasil atau tidak. Sel telur yang telah dibuahi sperma atau disebut zigot akan dipantau selama 22-24 jam kemudian untuk melihat perkembangannya menjadi embrio. \"Dokter akan memilih empat embrio yang terbaik untuk ditanamkan kembali ke dalam rahim. Empat embrio merupakan jumlah yang maksimal karena apabila lebih dari empat, risiko yang ditanggung ibu dan janin akan sangat besar. Bahkan kehamilan tiga saja sudah bisa disebut sebagai kehamilan berisiko,\" kata Sudraji yang baru saja meluncurkan buku biografinya sebagai perintis bayi tabung di Indonesia. Embrio-embrio yang terbaik itu kemudian diisap ke dalam sebuah kateter khusus untuk dipindahkan ke dalam rahim. Terjadinya kehamilan dapat diketahui melalui pemeriksaan air seni 14 hari setelah pemindahan embrio. \"Saat ini tingkat keberhasilan bayi tabung masih sekitar 25 persen. Angka ini berlaku di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia. Semakin muda umur istri, semakin besar peluang kehamilannya. Pada perempuan usia kurang dari 35 tahun, angka keberhasilan mencapai 30-33 persen. Sementara pada perempuan berusia lebih dari 40 tahun, maka peluang kehamilannya hanya delapan persen,\" tutur Sudraji. Ditentukan Kualitas Sperma-Sel Telur Program bayi tabung pada prinsipnya mempertemukan sperma dan ovum secara in vitro (di luar tubuh). Bayi tabung membantu terjadinya proses pembuahan yang secara alami tidak dapat terjadi pembuahan. Menurut salah seorang konsultan IVF di Klinik Fertilitas Teratai dr Irsal Yan SpOG, pihak wanita akan dirangsang sel telurnya supaya memproduksi lebih dari satu. Tujuan dari mengikuti program ini agar sel telur yang diproduksi lebih banyak. \"Sel telur dirangsang dengan obat-obat hormon sampai cukup matang seperti jumlah lebih banyak dan diameter lebih banyak,\" sebut dr Irsal. Sementara proses pengambilan sperma diambil pada hari yang sama melalui masturbasi. Pada suami yang spermanya tidak keluar dengan cara biasa, dilakukan pengambilan sperma melalui testis, buah zakar atau saluran sperma sendiri. \"Diperlukan kualitas sperma dan sel telur yang bagus agar program bayi tabung berhasil,\" kata embriologist Dra Laksmi Wingit Ciptaning Msi. Dia menuturkan, sel ovum dikatakan matang bila sudah mempunyai satu polar bodi. Adapun, sperma mempunyai kualitas yang bagus jika mempunyai bentuk normal dan gerakan yang maju lurus ke depan. Ketika telur sudah matang dan diambil melalui proses ovum pick up, maka sel telur siap untuk dipertemukan dengan sperma. \"Proses pembuahan bisa dilakukan dengan cara konvensional atau teknik ICSI (intra cytoplasmic sperm injection),\" kata Laksmi. Cara konvensional dengan membuahi satu telur dengan 100 ribu sperma. Sedangkan, ICSI (intra cytoplasmic sperm injection) yaitu teknik reproduksi dengan cara menyuntikkan satu sperma hidup ke dalam satu sel telur. Setelah terjadi pembuahan selama dua sampai tiga hari di luar, pilih yang paling baik, kemudian masukkan kembali ke dalam rahim istri. Kemudian dipilih dua atau tiga embrio (tergantung umur istri) untuk dimasukkan ke dalam rahim. Jika masih tersisa embrio yang berkualitas bagus akan disimpan. Proses ini dinamakan freezing. Embrio ini bisa disimpan selama bertahun-tahun, ketika ingin hamil kembali pasangan tidak usah mengikuti program bayi tabung kembali. \"Embrio yang telah disimpan tinggal dithawing (dicairkan) kembali,\" ujarnya. Menurut konsultan ahli, dr H Taufik Jamaan SpOG, dua minggu setelah embrio dimasukkan dapat diketahui apakah terjadi kehamilan atau tidak. Selain itu, rahim juga diberi hormon penguat rahim untuk memperkuat dinding rahim supaya kehamilan terjadi. Jika wanita mengalami menstruasi, berarti gagal. Bayi Tabung Tumbuh Lebih Pintar Penelitian pertama terhadap anak-anak usia delapan tahun dari hasil pembuahan melalui metode intracytoplasmic sperm injection (ICSI), menunjukkan, bahwa mereka rata-rata memiliki tingkat intelegensi yang lebih baik daripada anak-anak hasil reproduksi normal. Hal tersebut menolak anggapan bahwa teknik tersebut tidak seaman metode in vitro vertilization (IVF) standar yang biasa dipakai untuk menghasilkan bayi tabung. ICSI dilakukan dengan menyuntikkan sperma secara langsung ke dalam sel telur, berbeda dengan IVF standar yang hanya meletakkan sperma sedekat mungkin dengan sel telur, tanpa disuntikkan, agar dapat melakukan pembuahan secara alami. Beberapa penelitian pendahuluan yang dilakukan sejak 1998 melaporkan bahwa anak-anak hasil ICSI usia satu tahun terlambat berkembang dibandingkan anak-anak yang normal. Sehingga keamanan teknik tersebut sempat diragukan. Tapi, penelitian yang lebih lama terhadap anak usia lima tahun, tidak ditemukan perbedaan tingkat perkembangan yang signifikan. Baru-baru ini, tim yang dipimpin Lize Leunens dari Free University of Brussels (VUB) di Belgia membandingkan antara tingkat intelegensi dan kemampuan motorik terhadap 151 anak hasil ICSI usia delapan tahun dengan 153 anak hasil pembuahan normal. Hasilnya, tidak ada perbedaan dalam kemampuan motorik dan anak-anak ICSI memiliki nilai tes intelegensi yang lebih tinggi daripada yang normal. \"Kami sangat gembira karena dalam jangka panjang anak-anak tersebut tidak menderita kemunduran dalam perkembangannya,\" katanya. Dalam penelitian tersebut, tidak ada perbedaan level pendidikan dari ibunya, yang diketahui mempengaruhi tingkat intelegensi seorang anak. Oleh karena itu Leunens berpendapat, bahwa alasan yang dapat menerangkan adalah motivasi yang lebih besar dari ibu yang mengandung bayi ICSI. \"Ibu yang mengandung bayi ICSI ini mungkin mendedikasikan dirinya secara khusus sebagai orang tua,\" katanya. Selain itu, penjelasan yang masuk akal juga disampaikan menanggapi kemunduran tingkat perkembangan pada bayi ICSI yang berusia sangat muda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ibu bayi ICSI lebih suka membesarkan anaknya di rumah daripada mengirimkan ke playgroup atau berinteraksi dengan orang lain. Kondisi yang mungkin menyebabkan kemunduran dalam perkembangan sosial. Tapi, penelitian ini bukanlah jawaban terakhir. Penelitian lain menunjukkan bahwa penolakan banyak orang tua untuk mengijinkan anaknya diteliti, mungkin agak menurunkan kepercayaan hasil penelitian Leunens. Faktanya, sepertiga orangtua anak-anak ICSI menolak berpartisipasi. Tanpa mengesampingkan kemungkinan-kemungkinan yang lain, Leunens menyatakan, bahwa hasil penelitian tidak berbeda dengan kondisi yang dipaparkan orang tua melalui wawancara telepon. Ia juga menekankan bahwa penelitiannnya tidak melihat masalah kesehatan yang lain. Tags: pregnancy Prev: bayi tabung Category: Other Bayi Tabung. Alternatif Untuk Hamil Memiliki anak dari hasil perkawinan merupakan dambaan setiap pasangan suami-istri. Namun jika sang anak tidak kunjung datang, segala upaya akan ditempuh, termasuk melalui program bayi tabung. Hampir setiap pasangan suami-istri (pasutri) sadar, tidak mempunyai anak bukanlah akhir dunia. Namun, memiliki darah daging sendiri tetap menjadi tujuan yang dirasakan penting. Apalagi banyak di kalangan masyarakat yang masih menganggap keberadaan anak tidak saja sebagai keturunan semata, tetapi juga menjadi penerus nama keluarga dan segala adat budaya yang menjadi konsekuensinya. Tidaklah heran jika banyak pasutri yang belum memiliki anak melakukan berbagai cara untuk mendapatkan momongan. Mereka tidak lelah untuk konsultasi kepada dokter kebidanan, mengkonsumsi obat penyubur, berkonsultasi ke sinse, dukun, sampai rajin makan makanan tertentu yang dianggap bisa membantu kehamilan. Namun setelah berbagai cara ditempuh, sang anak tidak juga kunjung datang. Padahal, semua konsultan mengatakan pasutri itu subur. Menurut Prof Dr dr Sudraji Sumapraja SpOG (K), pelopor program bayi tabung di Indonesia, pasutri yang mengalami gangguan kesuburan pada tingkat dunia mencapai 10-15 persen. Dari jumlah itu, 90 persen diketahui penyebabnya. Dari jumlah tersebut, 40 persen di antaranya berasal dari faktor perempuan, 30 persen dari faktor pria, dan 30 persen sisanya berasal baik dari faktor pria maupun perempuan. Sekarang, memiliki anak lewat program bayi tabung semakin banyak dipilih. Program ini membantu para istri maupun suami yang mempunyai masalah pada alat reproduksi atau juga karena sebab yang tidak jelas. \"Saya memilih program ini karena menurut dokter, saya dan suami sehat, tidak ada masalah dengan kandungan atau kualitas sperma. Tetapi entah kenapa, hingga sembilan tahun perkawinan, saya tidak hamil juga,\" kata Gita (36 tahun), yang sedang mengikuti program bayi tabung untuk ketiga kalinya. Jika Gita tidak mengetahui penyebab ketidakhamilannya, tak demikian dengan pasangan Anto (39) dan Sari Fariza (31). Setelah tiga tahun perkawinan tidak kunjung punya momongan, pasangan ini mulai berkonsultasi dengan dokter. Setiap kali konsultasi, dokter berkesimpulan tidak ada sperma yang ke luar dari alat reproduksi Anto. Namun, Anto dan Sari tidak percaya begitu saja. Sampai lima tahun berikutnya, mereka selalu mencari tahu dan berusaha mencari jawaban kepada berbagai ahli, baik medis maupun alternatif. Apapun usaha yang bisa membuat Sari hamil. \"Tetapi kesimpulan mereka sama. Sari tidak bisa hamil karena saya tidak bisa mengeluarkan sperma,\" kata Anto. Sampai pada suatu saat, mereka bertemu dengan seorang dokter yang mengusulkan untuk mengikuti program bayi tabung. Mereka pun setuju mengikuti program ini walaupun sebenarnya mereka agak pesimistis. \"Dokter sih optimistis karena menurut dia sebenarnya hormon saya normal dan bisa menghasilkan sperma. Dokter curiga ada penyumbatan di salah satu tempat yang membuat sperma saya tidak keluar. Jadi mengikuti program bayi tabung adalah satu-satunya cara agar saya punya anak,\" kata Anto yang memutuskan ikut program ini Agustus 2005 dan akhir Mei 2006 lalu berhasil mendapatkan dua anak kembar. Ketika memutuskan mengikuti program bayi tabung, pasangan suami-istri sebaiknya sudah mempertimbangkannya dengan matang. Selain harus mengeluarkan biaya yang cukup besar-dari Rp 16,5 juta sampai Rp 54 juta, tergantung paket yang diambil pasutri yang mengikuti program ini, juga dituntut memiliki kedisiplinan dan motivasi yang kuat. \"Kalau bukan karena motivasi yang kuat, saya rasa saat ini saya tidak bakalan memiliki ketiga anak yang lucu-lucu ini,\" kata Yenny Halim (40), ibu dari kembar tiga. Yenny mengikuti program bayi tabung pada tahun 2001. Motivasi memang memegang peranan yang paling penting. Dengan motivasi, rasa sakit dan stres yang muncul selama mengikuti program ini menjadi seakan tidak cukup berarti. Program yang lebih terfokus pada istri ini memang membawa konsekuensi berat pada istri. Setiap hari, sekitar lima sampai 14 hari (tergantung perkembangan tiap individu), istri harus disuntik pada waktu-waktu yang sama. Jadi, setiap hari mereka para istri harus bolak-balik ke rumah sakit, dua kali setiap hari. Ini untuk pengambilan darah, pemeriksaan dengan ultrasonografi dan suntik hormon yang bertujuan memperbanyak jumlah sel telur yang matang. \"Ketika suntik hormon selesai dan telur sudah siap dipanen, perut rasanya kembung sekali. Bayangkan saja, jika satu telur besarnya kira-kira 20 milimeter, sementara di perut ada 11 telur yang matang. Jadi, bisa dibayangkan perut rasanya besar banget,\" kata Gita. Belum lagi rasa sakit ketika proses pengambilan sel telur dilakukan dan penanamannya kembali ke rahim setelah menjadi embrio. \"Biarpun sudah dibius, tetapi saya masih ingat bagaimana rasa sakitnya saat itu!\" ucap Yenny mengenang. Yenny yang berhasil hamil, kemudian harus beristirahat total selama masa kehamilan. Ini karena tiga dari empat embrio yang ditanamkan kembali di rahimnya berkembang dengan baik. \"Kehamilan saya dianggap berisiko tinggi karena mengandung tiga anak pada kehamilan pertama. Apalagi usia saya pada waktu itu 36 tahun, tidak muda lagi,\" kata Yenny. Memacu sel telur Prosedur bayi tabung dimulai dengan perangsangan indung telur istri dengan hormon. Ini untuk memacu perkembangan sejumlah folikel. Folikel adalah gelembung yang berisi sel telur. Perkembangan folikel dipantau secara teratur dengan alat ultrasonografi dan pengukuran kadar hormon estradional dalam darah. Pengambilan sel telur dilakukan tanpa operasi, tetapi lewat pengisapan cairan folikel dengan tuntunan alat ultrasonografi transvaginal. Cairan folikel tersebut kemudian segera dibawa ke laboratorium. Seluruh sel telur yang diperoleh selanjutnya dieramkan dalam inkubator. Beberapa jam kemudian, terhadap masing-masing sel telur akan ditambahkan sejumlah sperma suami (inseminasi) yang sebelumnya telah diolah dan dipilih yang terbaik mutunya. Setelah kira-kira 18-20 jam, akan terlihat apakah proses pembuahan tersebut berhasil atau tidak. Sel telur yang telah dibuahi sperma atau disebut zigot akan dipantau selama 22-24 jam kemudian untuk melihat perkembangannya menjadi embrio. \"Dokter akan memilih empat embrio yang terbaik untuk ditanamkan kembali ke dalam rahim. Empat embrio merupakan jumlah yang maksimal karena apabila lebih dari empat, risiko yang ditanggung ibu dan janin akan sangat besar. Bahkan kehamilan tiga saja sudah bisa disebut sebagai kehamilan berisiko,\" kata Sudraji yang baru saja meluncurkan buku biografinya sebagai perintis bayi tabung di Indonesia. Embrio-embrio yang terbaik itu kemudian diisap ke dalam sebuah kateter khusus untuk dipindahkan ke dalam rahim. Terjadinya kehamilan dapat diketahui melalui pemeriksaan air seni 14 hari setelah pemindahan embrio. \"Saat ini tingkat keberhasilan bayi tabung masih sekitar 25 persen. Angka ini berlaku di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia. Semakin muda umur istri, semakin besar peluang kehamilannya. Pada perempuan usia kurang dari 35 tahun, angka keberhasilan mencapai 30-33 persen. Sementara pada perempuan berusia lebih dari 40 tahun, maka peluang kehamilannya hanya delapan persen,\" tutur Sudraji. Ditentukan Kualitas Sperma-Sel Telur Program bayi tabung pada prinsipnya mempertemukan sperma dan ovum secara in vitro (di luar tubuh). Bayi tabung membantu terjadinya proses pembuahan yang secara alami tidak dapat terjadi pembuahan. Menurut salah seorang konsultan IVF di Klinik Fertilitas Teratai dr Irsal Yan SpOG, pihak wanita akan dirangsang sel telurnya supaya memproduksi lebih dari satu. Tujuan dari mengikuti program ini agar sel telur yang diproduksi lebih banyak. \"Sel telur dirangsang dengan obat-obat hormon sampai cukup matang seperti jumlah lebih banyak dan diameter lebih banyak,\" sebut dr Irsal. Sementara proses pengambilan sperma diambil pada hari yang sama melalui masturbasi. Pada suami yang spermanya tidak keluar dengan cara biasa, dilakukan pengambilan sperma melalui testis, buah zakar atau saluran sperma sendiri. \"Diperlukan kualitas sperma dan sel telur yang bagus agar program bayi tabung berhasil,\" kata embriologist Dra Laksmi Wingit Ciptaning Msi. Dia menuturkan, sel ovum dikatakan matang bila sudah mempunyai satu polar bodi. Adapun, sperma mempunyai kualitas yang bagus jika mempunyai bentuk normal dan gerakan yang maju lurus ke depan. Ketika telur sudah matang dan diambil melalui proses ovum pick up, maka sel telur siap untuk dipertemukan dengan sperma. \"Proses pembuahan bisa dilakukan dengan cara konvensional atau teknik ICSI (intra cytoplasmic sperm injection),\" kata Laksmi. Cara konvensional dengan membuahi satu telur dengan 100 ribu sperma. Sedangkan, ICSI (intra cytoplasmic sperm injection) yaitu teknik reproduksi dengan cara menyuntikkan satu sperma hidup ke dalam satu sel telur. Setelah terjadi pembuahan selama dua sampai tiga hari di luar, pilih yang paling baik, kemudian masukkan kembali ke dalam rahim istri. Kemudian dipilih dua atau tiga embrio (tergantung umur istri) untuk dimasukkan ke dalam rahim. Jika masih tersisa embrio yang berkualitas bagus akan disimpan. Proses ini dinamakan freezing. Embrio ini bisa disimpan selama bertahun-tahun, ketika ingin hamil kembali pasangan tidak usah mengikuti program bayi tabung kembali. \"Embrio yang telah disimpan tinggal dithawing (dicairkan) kembali,\" ujarnya. Menurut konsultan ahli, dr H Taufik Jamaan SpOG, dua minggu setelah embrio dimasukkan dapat diketahui apakah terjadi kehamilan atau tidak. Selain itu, rahim juga diberi hormon penguat rahim untuk memperkuat dinding rahim supaya kehamilan terjadi. Jika wanita mengalami menstruasi, berarti gagal. Bayi Tabung Tumbuh Lebih Pintar Penelitian pertama terhadap anak-anak usia delapan tahun dari hasil pembuahan melalui metode intracytoplasmic sperm injection (ICSI), menunjukkan, bahwa mereka rata-rata memiliki tingkat intelegensi yang lebih baik daripada anak-anak hasil reproduksi normal. Hal tersebut menolak anggapan bahwa teknik tersebut tidak seaman metode in vitro vertilization (IVF) standar yang biasa dipakai untuk menghasilkan bayi tabung. ICSI dilakukan dengan menyuntikkan sperma secara langsung ke dalam sel telur, berbeda dengan IVF standar yang hanya meletakkan sperma sedekat mungkin dengan sel telur, tanpa disuntikkan, agar dapat melakukan pembuahan secara alami. Beberapa penelitian pendahuluan yang dilakukan sejak 1998 melaporkan bahwa anak-anak hasil ICSI usia satu tahun terlambat berkembang dibandingkan anak-anak yang normal. Sehingga keamanan teknik tersebut sempat diragukan. Tapi, penelitian yang lebih lama terhadap anak usia lima tahun, tidak ditemukan perbedaan tingkat perkembangan yang signifikan. Baru-baru ini, tim yang dipimpin Lize Leunens dari Free University of Brussels (VUB) di Belgia membandingkan antara tingkat intelegensi dan kemampuan motorik terhadap 151 anak hasil ICSI usia delapan tahun dengan 153 anak hasil pembuahan normal. Hasilnya, tidak ada perbedaan dalam kemampuan motorik dan anak-anak ICSI memiliki nilai tes intelegensi yang lebih tinggi daripada yang normal. \"Kami sangat gembira karena dalam jangka panjang anak-anak tersebut tidak menderita kemunduran dalam perkembangannya,\" katanya. Dalam penelitian tersebut, tidak ada perbedaan level pendidikan dari ibunya, yang diketahui mempengaruhi tingkat intelegensi seorang anak. Oleh karena itu Leunens berpendapat, bahwa alasan yang dapat menerangkan adalah motivasi yang lebih besar dari ibu yang mengandung bayi ICSI. \"Ibu yang mengandung bayi ICSI ini mungkin mendedikasikan dirinya secara khusus sebagai orang tua,\" katanya. Selain itu, penjelasan yang masuk akal juga disampaikan menanggapi kemunduran tingkat perkembangan pada bayi ICSI yang berusia sangat muda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ibu bayi ICSI lebih suka membesarkan anaknya di rumah daripada mengirimkan ke playgroup atau berinteraksi dengan orang lain. Kondisi yang mungkin menyebabkan kemunduran dalam perkembangan sosial. Tapi, penelitian ini bukanlah jawaban terakhir. Penelitian lain menunjukkan bahwa penolakan banyak orang tua untuk mengijinkan anaknya diteliti, mungkin agak menurunkan kepercayaan hasil penelitian Leunens. Faktanya, sepertiga orangtua anak-anak ICSI menolak berpartisipasi. Tanpa mengesampingkan kemungkinan-kemungkinan yang lain, Leunens menyatakan, bahwa hasil penelitian tidak berbeda dengan kondisi yang dipaparkan orang tua melalui wawancara telepon. Ia juga menekankan bahwa penelitiannnya tidak melihat masalah kesehatan yang lain. Tags: pregnancy Prev: bayi tabung


trapi kesuburan

ALFAH RATNA WATI menulis:
Terapi Sayur & Buah Untuk Kesuburan Untuk mencapai kehamilan, tak hanya pola hidup sehat, namun berat badan serta asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh pun ternyata juga harus dijaga dengan baik. Membatasi asupan makanan padat kalori terutama karbohidrat dan lemak serta mengonsumsi makananan yang bermanfaat untuk \'menyuburkan\' adalah langkah awal untuk mengupayakan kehamilan. Misalnya mengonsumsi makanan yang berfungsi untuk meningkatkan fungsi reproduktif, seperti; makanan yang mengandung vitamin E, C, B12, asam folat, betakaroten, zat besi, seng, dan selenium. Masih berhubungan dengan makanan, kini ada alternatif lain yang bisa dilakukan oleh pasangan yang ingin memiliki momongan, yaitu terapi yang memanfaatkan sayur dan buah-buah. Jadi, daripada Anda mengonsumsi obat berbahan dasar kimia, mengapa tak mencoba terapi berikut sayur dan buah berikut yang terbukti lebih murah dan sama sekali tanpa efek samping? Pegagan Biasa juga disebut dengan antanan. Di Jawa Barat, tanaman merambat ini sering dikonsumsi sebagai lalapan segar. Biasanya dalam makanan asinan Bogor, pegagan ini digunakan sebagai salah satu sayuran dalam racikannya. Dalam pegagan terkandung madecocassosida, yaitu semacam zat gizi pada makanan yang dapat merangsan produksi kolagen dalam tubuh serta regenerasi sel telur (ovum) pada perempuan dan sel sperma pada laki-laki. Tak hanya itu, tamanan ini juga mengandung karoten yang berperan tak hanya sebagai antioksidan tapi juga menjaga mutu sperma dan sel telur. Caranya dengan melindungi dinding sperma dan sel telur dari kerusakan akibat radikal bebas. Mineral-mineral seperti kalium, natrium, kalsium, besi dan fosfor dalam pegagan juga penting bagi kesehatan tubuh. Sertakan daun segar ini dalam menu harian Anda untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal. Kemangi Kemangi juga dikenal sebagai sayuran yang dapat dimakan segar sebagai lalapan. Tak hanya membantu menghilangkan bau badan serta bau mulut. Kandungan arginine yang terkandung di dalamnya ternyata dapat berfungsi untuk memperkuat daya tahan hidup sperma. Sperma yang memiliki daya tahan hidup bagus sangat diperlukan untuk proses pembuahan sel telur. Sedangkan kandungan boron di dalam tanaman beraoma wangi ini berperan untuk merangsang hormon estrogen yang sangat berperan dalam sistem reproduksi perempuan. Jambu Biji Merah Buah lokal ini sangat mudah sekali di dapat. Selalu ada di pasar atau supermarket tanpa mengenal musim. Pilih bagian buah yang berwarna kuning cerah serta bagian dalamnya berwarna merah segar. Bagian dalam buah jambu yang berwarna merah inilah yang kaya akan kandungan likopen. Likopen dalam buah ini bersifat antioksidan dan menyuburkan sistem reproduksi pria. Oleh karena itu, konsumsi jus jambu biji merah secara rutin juga dapat meningkatkan kesuburan pada pria. Daun Katuk Siapa bilang tanaman ini hanya digunaka para ibu untuk memperlancar produksi ASI. Kandungan fitokimianya terbukti sangat bermanfaat untuk memaksimalkan mutu serta jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual pada pria. Daun wortel Tak hanya umbinya, daun wortel pun ternyata dapat diolah sebagai makanan yang menyehatkan dan \'menyuburkan\'. Kandungan porphyrins di dalam daun wortel dapat membantu merangsang kelenjar pituary untuk memproduksi hormon seks lebih banyak. Selain dapat dikonsumsi mentah sebagai lalapan, daun wortel dapat diolah bersama buahnya menjadi berbagai macam hidangan sup atau tumisan. Semangka Semangka mengandung sitrulin. Sitrulin merupakan senyawa senyawa pembangkit gairah yang kemapuhannya hampir setra dengan viagra. Senyawa kelompok asam amino ini dapat memicu produksi nitrit oksida, yang berperan dalam peningkatan kemampuan seksual pria. Sitrulin juga mudah diserap tubuh dan mengalir dalam darah. Di India pernah dilakukan penelitian terhadap 30 pasangan tidak subur, khususnya terhadap laki-laki dari pasangan tersebut yang berusia 23-45 tahun. Mereka memiliki masalah dengan sperma, yakni jumlah sperma terbatas, struktur sperma tidak normal,dan pergerakannya lamban. Dua kali dalam sehari mereka diberi makanan kaya likopen yang masing-masing menyumbangkan 20 mg likopen (setara 1/2 bagian semangka) selama 3 bulan terus-menerus. Hasilnya, setelah 3 bulan menjalani terapi, rata-rata jumlah sperma meningkat 67%, struktur sperma mengalami perbaikan sebanyak 63%, dan kegesitan sperma melonjak hingga 73%. Yang mengejutkan, 6 di antara laki-laki yang tadinya tidak subur ternyata dapat membuat istrinya hamil. Jadi, tidak ada salahnya jika ingin mendapatkan keturunan kita meningkatkan konsumsi semangka. (http://www.conectique.com/tips_solution/pregnancy/praconception/article.php?article_id=5276) tanggal 17 Nop 2008 jam 19.00 WIB


infertilitas,faktor&therapinya

AMINAH menulis:
Infertilitas atau ketidaksuburan adalah pasangan yang sudah melakukan hubungan seksual tanpa pencegahan kehamilan selama 12 bulan atau lebih dan tidak dapat hamil. Infertilitas dibagi menjadi dua yaitu infertilitas primer dan infertilitas sekunder. Infertilitas Primer : istri belum pernah hamil walaupun bersenggama dan dihadapkan kepada kemungkinan kehamilan selama 12 bulan. Infertilitas sekunder : istri pernah hamil, akan tetapi kemudian tidak terjadi kehamilan lagi walaupun bersenggama dan dihadapkan pada kemungkinan kehamilan selama 12 bulan.adalah keadaan di mana pasangan telah memiliki anak namun tak lagi dikaruniai anak dalam waktu yang lama Hal ini harus dibedakan dengan kemandulan, karena kemandulan (sterilitas) adalah ketidakmampuan mutlak untuk memiliki keturunan misalnya pada pria yang telah melakukan vasektomi atau mengalami kastrasi (kebiri) dan atau wanita yang mengalami pengangkatan rahim atau mengalami tubektomi. Apa saja hal yang dapat menyebabkan infertilitas? Factor yang penting yang dapat mempengaruhi kesuburan, antara lain: 1. Usia : Untuk pria puncak kesuburan adalah usia 24-25 tahun dan 21-24 tahun untuk wanita, sebelum usia tersebut kesuburan belum benar matang dan setelahnya berangsur menurun. 2. Frekuensi hubungan seksual. 3. Lingkungan : baik fisik, kimia maupun biologis (panas, radiasi, rokok, narkotik, alkohol, infeksi, dll). 4. Gizi dan nutrisi : terutama kekurangan protein dan vitamin tertentu. 5. Stress psikis : mengganggu siklus haid, menurunkan libido & kualitas spermatozoa,dll. Penyebab infertilitas dapat digolongkan atas dasar anatomi organ dan atau fungsinya. : Penyebab pada laki-laki: 1. Kelainan anatomi : hypo-epispadia (kelainan letak lubang kencing), micropenis (penis sangat kecil), undescencus testis (testis masih dalam perut/lipat paha), dll. 2. Gangguan fungsi : disfungsi ereksi berat (impotensi), ejakulasi retrograde (ejakulasi balik), dll. 3. Gangguan spermatogenesis : oligo/terato/asthenozoospermia (kelainan jumlah, bentuk, gerak sperma). 4. Lain-lain : hernia scrotalis (hernia berat sampai ke kantung testis), varikokel (varises pembuluh darah balik testis), imunologis, infeksi, dll. Penyebab pada wanita: 1. Faktor vagina : vaginismus (kejang otot vagina), vaginitis (radang/infeksi vagina), dll. 2. Faktor cervix (mulut rahim) : polip (tumor jinak), stenosis (kekakukan mulut rahim), non hostile mucus (kualitas lendir mulut rahim jelek), anti sperm antibody (antibodi terhadap sperma), dll. 3. Faktor uterus (rahim) : myoma (tumor otot rahim), endometritis (radang sel. lendir rahim), endometriosis (tumbuh sel. lendir rahim bukan pada tempatnya), uterus bicornis, arcuatus, asherman???s syndrome, retrofleksi (kelainan bentuk dan posisi rahim), prolap (pemburutan, penyembulan rahim ke bawah). 4. Faktor tuba fallopi (saluran telur) : pembuntuan, penyempitan, pelengketan saluran telur (bisa karena infeksi atau kelainan bawaan). 5. Faktor ovarium (indung telur) : tumor, kista, gangguan menstruasi (amenorhoe, oligomenorhoe dengan/tanpa ovulasi). Organ ini berinteraksi dengan pusat pengendali hormon di otak (hypothalamus dan hipofisis) dalam mengatur siklus menstruasi. 6. Faktor lain : prolactinoma (tumor pada hipofisis), hiper/hypotroid (kelebihan/kekurangan hormon tiroid), dll. Kapankah seseorang dikatakan tidak subur (infertile)? Untuk memastikan ketidaksuburan seseorang harus melalui serangkaian pemeriksaan atau tes-tes baik untuk pria maupun wanita. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter kebidanan anda tentang tes-tes apa saja yang perlu anda lakukan. Pemeriksaan yang dapat dilakukan pria adalah: Pemeriksaan analisa sperma. factor sperma adalah factor tunggal penyebab infertile yang terpenting dari suami, dimana berkisar antara 40-50%. Oleh karena itu setiap suami dengan pasangan infertile harus diperiksa cairan maninya yang mengandung sperma. Sebelum pemeriksaan ini, suami diharapkan tidak melakukan hubungan seksual sekurang-kurangnya selama 3 hari. Menurut WHO, nilai nomal untuk analisa sperma adalah : Likuifaksi 30 menit Volume > 2,0 ml Konsentrasi sperma > 20 juta/ml Jumlah sperma ?? 40 juta Motilitas/pergerakan sperma > 50 % Morfologi/bentuk sperma > 30 % bentuknya normal WBC (sel darah putih) < 1 juta/ml pH (keasaman cairan mani) 7,2 ??? 7,8 Bila hasil analisa sperma suami berbeda dari hasil diatas, maka hasil sperma dapat dikatakan abnormal. Untuk itu dapat dilanjutkan dengan pemerikasaan lebih lanjut antara lain : 1. Ditelusuri apakah ada riwayat terpapar dengan suhu tinggi, bahan kimia atau obat-obatan tertentu. 2. Pemeriksaan genitalia pria, apakah ada kelainan anatomi atau fungsi. 3. Ukuran testis dinilai, pemeriksaan skrotum untuk meihat adanya varicocel. 4. Pada kasus azoospermia (tidak ada sperma), perlu diperiksa kadar FSH (follicle stimulation hormone) yang bila kadarnya naik > 3 kali lipat, menunjukkan adanya kegagalan testis (buah zakar). Pria dikatakan infertilitas absolute bila dijumpai adanya azoospermia disertai dengan kenaikan kadar FSH. Pemeriksaan pada wanita 1. Faktor vagina. Pameriksaannya dapat meliputi periksa inspekulo, periksa dalam, pemeriksaan mikroskopik cairan vagina. Hal ini untuk menentukan adanya kelainan anatomi atau fungsi dan menilai apakah ada mikroorganisme yang menyebabkan gangguan atau infeksi. 2. Faktor serviks (leher rahim). Pemeriksaannya meliputi periksa inspekulo, periksa dalam, uji pasca senggama, uji lendir serviks, dan biakan bila perlu. Dari semua pemeriksaan, uji lendir serviks memegang peranan penting karena infertilitas dapat disebabkan oleh sperma yang gagal menembus lendir serviks dan hal ini biasanya akibat reaksi imunologis. Untuk uji lendir serviks dapat dilakukan pemeriksaan uji pasca senggama yaitu: Sebelumnya pasangan melakukan hubungan seksual pada hari pertama dari dua hari masa praovulasi atau saat ovulasi. Setelah ejakulasi, pasien terlentang selama 20 menit dan pergi ke dokter dalam waktu 8-12 jam kemudian, untuk diambil sediaan lendir serviksnya. Lalu dilakukan pemeriksaan mikroskopik untuk menentukan derajat penetrasi lendir serviks dengan menghitung jumlah sperma yang bergerak. Hasil tes dikatakan positif bila > 20 sperma aktif yang berarti factor imunologis dapat dikesampingkan. Hasil tes yang negative tidak memberikan intrepetasi apapun. 3. Faktor uterus. Dilakukan pemeriksaan dalam, biopsy endometrium, biakannya bilamana perlu, histerosalphyngography, dan laparoskopi. 4. Faktor tuba fallopi. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan cara antara lain : pertubasi atau uji rubin bertujuan memeriksa patensi tuba. Tuba mengalami sumbatan bila tekanan gas naik atau bertahan sampai 200 mmHg, kalau naiknya hanya 80-100 mmHg berarti salah satu atau kedua tubanya masih paten ( ovum/telur dapat keluar menuju rahim). Pemeriksaan dilakukan saat haid bersih dan sebelum ovulasi, atau pada hari ke-10 siklus haid. histerosalphyngography. Tujuannya sama dengan pertubasi hanya saja kurang aman karena ada kemungkinan terpapar radiasi pada pemeriksaan berulang, akan tetapi pemeriksaan ini lebih akurat. laparoskopi. Tujuannya untuk melihat apakah ada endometriosis sekaligus untuk melihat tuba. Hanya saja ini merupakan tindakan operatif jadi lebih baik dilkukan bila ada indikasi medis. 5. Faktor ovarium. Pemeriksaan meliputi bagaimana riwayat haid, perubahan lendir serviks, suhu basal badan, sitologi vaginal hormonal, biopsy endometrium, dan pemeriksaan hormonal. Laparaskopi dapat pula menjadi diagnostic ovulasi. Yang paling penting dalam pemeriksaan ini adalah menentukan ada tidaknya ovulasi, karena ovulasi menunjukkan adanya telur yang diproduksi oleh indung telur (ovarium) agar dapat dibuahi oleh sperma pria. Pemeriksaan ovulasi dapat dilakukan dengan pemeriksaan hormonal berupa : Mengukur kadar progesterone serum yang dilakukan pada pertengahan fase luteal atau minggu ke-3 dari siklus haid. Dikatakan hasil positif (ada ovulasi) bila kadar progesterone 3 ??? 10 ng/ml. Mengukur kadar luterinizing hormone (LH) dalam plasma darah setiap hari pada fase luteal untuk mengetahui saat ovulasi. Hal ini berguna untuk menentukan kapan saat yang tepat untuk melakukan senggama agar keberhasilan pembuahan tinggi. Pada kasus amenorrhea (tidak ada haid), oligomenorrhea (siklus haid > 35 hari atau lama haid < 3 hari) atau haid yang sangat tidak teratur, dilakukan pemeriksan poros hypothalamus-hipofisis-ovarium dengan menentukan kadar LH-FSH dan prolaktin. Bagaimana cara mengatasi infertilitas? Diharapkan sebelum memulai terapi, pasangan berkonsultasi dengan dokter mengenai terapi yang tepat yang sesuai denan keadaan medisnya. Adapun terapi yang dapat diterapkan antara lain : Pada pria, antara lain : 1. Terapi medis berupa pemberian obat-obatan atau hormone misalnya untuk memperbaiki jumlah sperma. 2. Terapi bedah bila berkenaan dengan kelainan anatomis atau masalah bedah yang berkaitan dengan kasus infertilitas pada pria misalnya varicocele. 3. Pada kasus azoospermis atau oligospermis yang berat, dimana kehamilan terjadi sangat jarang maka tindakan yang terbaik adalah melakukan AID ( artificial inseminasi donor). Metode ini dengan cara menempatkan sperma dalam saluran reproduksi wanita tidak dengan cara melakukan hubungan seksual dimana sperma berasal dari donor (orang lain). AID yang dilakukan setiap bulan selama satu tahun dapat memungkinkan kehamilan sebesar 65 %. 4. Bila hanya terdapat sebuah spermatozoa maka dapat dilakukan metode ICSI ( intracytoplasmic sperm injection) , metode dimana sebuah spermatozoa disuntikkan dalam sitoplasma ovum. 5. Bila nilai analisa sperma normal dan hasil uji pasca senggama maka dapat dilakukan inseminasi sediaan sperma dan dilakukan inseminasi intra uterin yaitu menempatkan spermatozoa yang sudah dipisahkan dari cairan mani ke dalanm ruang rahim dengan menggunakan kateter kecil. Pada wanita, antara lain: 1. Terapi medis berupa pemberian obat-obatan atau hormone misalnya untuk memperbaiki induksi ovulasi. 2. Terapi bedah bila berkenaan dengan kelainan anatomis atau masalah bedah yang berkaitan dengan kasus infertilitas pada wanita misalnya tumor mulut rahim dll. 3. Condom therapy, dimana kondom dipakai secara terus-menerus setiap berhubungan seks selama lebih kurang 6-8 bulan. Dalam kurun waktu tersebut, diharapkan kadar antibodi telah menurun dan tidak ada lagi di daerah reproduksi wanita, sehingga sperma yang selama ini diaglutinasikan atau dimobilisasikan oleh antibodi menjadi bebas dan mampu bergerak untuk bermigrasi sampai di saluran tuba falopii (saluran telur) dan bertemu dengan sel telur tanpa halangan. 4. Pada kasus anovulasi (tidak ada telur) diberikan obat induksi ovulasi desertai dengan hubungan seksual yang terjadwal. 5. Pada kasus lendir serviks yang buruk dimana tidak dapat diatasi dengan obat-obatan, dapat dilakukan antara lain : IVF ( in vitro fertilization) yaitu pembuahan sel telur ibu dengan sperma di luar tubuh (bayi tabung). GIFT ( gamet intra fallopian transfer ) yaitu menempatkan sel telur ibu dan sperma ke dalam ujung distal tuba fallopi/saluran telur. ZIFT ( zygote intra fallopian transfer ) yaitu bila telah terjadi pembuahan di luar tubuh dengan cara IVF maka hasil pembuahan (zygote) diletakkan ke dalam saluran telur/tuba fallopi melalui kanulasi trans abdominal. Keberhasilan mengatasi infertilitas itu tergantung dari kerja sama suami-istri dan dokter dalam pemeriksaan infertilitas untuk mengetahui penyebabnya, sehingga dapat dilakukan pengobatan dan terapi yang baik yang diharapkan dapat menambah peluang terjadinya kehamilan. (Gracia Dewi.I) Attach Download: Cara Efektif untuk Hamil ! -------------------------------------------------------------------------------- PT. PLN (Persero), Copyright ??2002-2008, Nusa Tenggara Timur. http://www.plnntt.co.id/forum/archive/index.php/t-6180.html


TEMAN2

VERA SRILLIAN DEWI menulis:
BAGI YANG SUDAH MENDAPAT BAHAN,TOLONG DI SAVE KE FLASHDISK MASING2

ok

AMINAH menulis:

vera.srillian menulis:
BAGI YANG SUDAH MENDAPAT BAHAN,TOLONG DI SAVE KE FLASHDISK MASING2
sharing ya klo ada bahan lain..thanx


waduh

IKA NURHAYATI menulis:

vera.srillian menulis:
BAGI YANG SUDAH MENDAPAT BAHAN,TOLONG DI SAVE KE FLASHDISK MASING2
gw gx bw ver.............


kopi

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:

vera.srillian menulis:
BAGI YANG SUDAH MENDAPAT BAHAN,TOLONG DI SAVE KE FLASHDISK MASING2
sorry tidak bawa.... save in ya vera nanti di kopi

sama

HELDA SULISTIAWATI menulis:

rumanta.novalina menulis:

vera.srillian menulis:
BAGI YANG SUDAH MENDAPAT BAHAN,TOLONG DI SAVE KE FLASHDISK MASING2
sorry tidak bawa.... save in ya vera nanti di kopi
sama gw jg kaga bawa or kaga py flashdisk,jd smentara pake py ve dulu deh


yah..

MUHAMAD MUALIMIN FADLI WIJAYA menulis:

vera.srillian menulis:
BAGI YANG SUDAH MENDAPAT BAHAN,TOLONG DI SAVE KE FLASHDISK MASING2
gw ga bawa...


infertil

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
http://www.conectique.com/tips_solution/pregnancy/praconception/article.php?article_id=4436 Penyebab Infertilitas Pada Perempuan Sudah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat kontrsepsi, tapi belum hamil juga? Jika kondisi ini Anda alami lebih dari setahun maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi Anda mengidap infertilitas. Apakah infertilitas itu? Apa penyebab dan bagaimana solusinya? Infertilitas tidak sama dengan kemandulan Di bidang reproduksi, infertilitas diartikan sebagai kekurangmampuan pasangan untuk menghasilkan keturunan, jadi bukanlah ketidakmampuan mutlak untuk memiliki keturunan. Jadi, pasangan suami istri dikategorikan mengalami infertilitas bila tidak juga mengalami pembuahan, sekalipun sudah melakukan hubungan seksual secara teratur - tanpa kontrasepsi - dalam periode setahun. Sedangkan kemandulan atau sterilitas adalah perempuan yang rahimnya telah diangkat atau laki-laki yang telah dikebiri (dikastrasi). Penyebab Infertilitas Berdasarkan catatat WHO, diketahui penyebab infertilitas pada perempuan di antaranya, adalah: faktor Tuba fallopii (saluran telur) 36%, gangguan ovulasi 33%, endometriosis 6%, dan hal lain yang tidak diketahui sekitar 40%. Ini artinya sebagian besar masalah infertilitas pada perempuan disebabkan oleh gangguan pada organ reproduksi atau karena gangguan proses ovulasi. 1. Gangguan pada organ reproduksi Ada beberapa gangguan yang biasanya terdapat pada vagina, di antaranya: - Tingkat keasaman tinggi Bila terjadi infeksi pada vagina, biasanya kadar keasaman dalam vagina akan meningkat. Kondisi ini akan menyebabkan sperma mati sebelum sempat membuahi sel telur. Kadar keasaman vagina juga menyebabkan vagina mengerut sehingga perjalanan sperma di dalam vagina terhambat. - Gangguan pada leher rahim, uterus (rahim) dan Tuba fallopi (saluran telur) Dalam keadaan normal, pada leher rahim terdapat lendir yang dapat memperlancar perjalanan sperma. Jika produksi lendir terganggu, maka perjalanan sperma akan terhambat. Sedangkan jika dalam rahim, yang berperan adalah gerakan di dalam rahim yang mendorong sperma bertemu dengan sel telur matang. Jika gerakan rahim terganggu, (akibat kekurangan hormon prostaglandin) maka gerakan sperma melambat. Terakhir adalah gangguan pada saluran telur. Di dalam saluran inilah sel telur bertemu dengan sel sperma. Jika terjadi penyumbatan di dalam saluran telur, maka sperma tidak bisa membuahi sel telur. Sumbatan tersebut biasanya disebabkan oleh penyakit salpingitis, radang pada panggul (Pelvic Inflammatory Disease) atau penyakt infeksi yang disebabkan oleh jamur klamidia. 2. Gangguan Ovulasi Ovulasi atau proses pengeluaran sel telur dari ovarium terganggu jika terjadi gangguan hormonal. Salah satunya adalah polikistik. Gangguan ini diketahui sebagai salah satu penyebab utama kegagalan proses ovulasi yang normal. Ovarium polikistik disebabkan oleh kadar hormon androgen yang tinggi dalam darah. Kadar androgen yang berlebihan ini mengganggu hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone) dalam darah. Gangguan kadar hormon FSH ini akan mengkibatkan folikel sel telur tidak bisa berkembang dengan baik, sehingga pada gilirannya ovulasi juga akan terganggu. 3. Kegagalan implantasi Setelah sel telur dibuahi oleh sperma dan seterusnya berkembang menjadi embrio, selanjutnya terjadi proses nidasi (penempelan) pada endometrium. Perempuan yang memiliki kadar hormon progesteron rendah, cenderung mengalami gangguan pembuahan. Diduga hal ini disebabkan oleh antara lain karena struktur jaringan endometrium tidak dapat menghasilkan hormon progesteron yang memadai. 4. Endometriosis Endometriosis adalah istilah untuk menyebutkan kelainan jaringan endometrium (rahim) yang tumbuh di luar rahim. Jaringan abnormal tersebut biasanya terdapat pada ligamen yang menahan uterus, ovarium, Tuba fallopii, rongga panggul, usus, dan berbagai tempat lain. Sebagaimana jaringan endometrium normal, jaringan ini mengalami siklus yang menjadi respon terhadap perubahan hormonal sesuai siklus menstruasi perempaun. Solusi Karena disebabkan oleh berbagai faktor, maka sangat dianjurkan agar pasangan suami dan istri memeriksakan diri lebih dini, agar diketahui penyebabnya. Tidak semua kasus dapat dibantu dengan pengobatan, beberapa di antaranya (kelainan anatomi dan bentuk) membutuhkan penanganan medis via operasi. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan kandungan melalui serangkaian tes laboratorium seperti tes darah, kencing serta kadar hormon. Jika dibutuhkan, dokter biasanya menyarankan agar dilakukan pemeriksaan radiologis (USG, HSG), bahkan tindakan operasi (laparaskopi) untuk mencari/mengobati penyebabnya. Halaman 1 | 2


infertil

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
http://groups.google.com/group/kesehatan/browse_thread/thread/4d9d1b90cb623264 INFERTILITAS By : dr. Gatot Sugiharto SAMAKAH INFERTILITAS DENGAN KEMANDULAN? Sebelum membahas lebih jauh tentang infertilitas, terlebih dahulu harus dipahami beberapa istilah yang sering disalahartikan oleh awam. Di bidang reproduksi, infertilitas diartikan sebagai kekurangmampuan suatu pasangan untuk menghasilkan keturunan, jadi bukanlah ketidakmampuan mutlak untuk memiliki keturunan. Untuk pengertian yang terakhir kita kenal dengan kemandulan (sterilitas). Contoh, seorang laki-laki yang telah dikebiri (dikastrasi), atau seorang wanita yang rahimnya telah diangkat sudah tentu dikatakan mandul/steril. Sebaliknya pasangan yang subur disebut Fertil. PANDANGAN MASYARAKAT TENTANG INFERTILITAS Sepertinya sudah terbiasa, bila suatu pasangan infertile, maka sang perempuanlah yang paling dicurigai, bahkan langsung divonis sebagai penyebabnya. Memang data statistic menunjukkan bahwa penyebab infertilitas pada pria lebih kecil dibanding wanita, namun hal ini merupakan suatu anggapan yang keliru, karena kemungkinan ketidaksuburan bisa datang dari suami, istri atau kedua belah pihak bersamaan. Keengganan pasangan (kebanyakan suami) untuk ikut serta memeriksakan diri, akan lebih menyulitkan mencari apa penyebabnya dan bagaimana menentukan terapinya. KAPAN SUATU PASANGAN DIKATAKAN INFERTIL? Sebagian pasangan yang baru menikah berharap secepat mungkin mendapat keturunan, sebagian menunda karena alasan tertentu. Terlepas dari hal tersebut, hampir semua pasangan mulai gelisah ketika kehamilan yang dinanti-nantikan tak kunjung datang. Namun kegelisahan tersebut mungkin berlebihan bila usia pernikahan baru menginjak 2 atau 3 bulan. Statistik menunjukkan bahwa hanya 32,7% pasangan langsung hamil dalam bulan pertama, 57,8% hamil dalam 3 bulan, dan 72,1% dalam 6 bulan masa pernikahan. Menginjak tahun pertama (12 bulan) angka tersebut naik menjadi 85,4%. Atas dasar pertimbangan itulah maka suatu pasangan baru dikatakan infertil apabila setelah 12 bulan menikah, dengan frekuensi hubungan seksual yang wajar belum ada tanda kehamilan. Frekuensi hubungan seksual penting karena mempengaruhi kemungkinan kehamilan. Contoh, suatu pasangan yang suaminya bekerja sebagai pelaut dan berlayar selama berbulan-bulan, belum dapat dikatakan infertil bila istrinya tidak hamil dalam kurun waktu 1 tahun. APA PENYEBAB INFERTILITAS ? Penting diketahui bahwa kesuburan (fertilitas) dipengaruhi banyak factor, setidak-tidaknya ada 5 faktor penting : 1. Usia : Untuk pria puncak kesuburan adalah usia 24-25 thn, dan 21-24 thn untuk wanita, sebelum usia tersebut kesuburan belum benar matang dan setelahnya berangsur menurun. 2. Frekuensi hubungan seksual : telah dijelaskan di atas. 3. Lingkungan : baik fisik, khemis maupun biologis, (panas, radiasi, rokok, narkotik, alkohol, infeksi, dll). 4. Gizi dan nutrisi : terutama kekurangan protein dan vitamin tertentu. 5. Stress psikis : mengganggu siklus haid, menurunkan libido & kualitas spermatozoa, dll. Penyebab infertilitas dapat digolongkan atas dasar anatomi organ dan atau fungsinya. Penyebab pada laki-laki : 1. Kelainan anatomi : Hypo-epispadia (kelainan letak lubang kencing), micropenis (penis sangat kecil), Undescencus Testis (testis masih dalam perut/lipat paha), dll 2. Gangguan fungsi : Disfungsi Ereksi berat (Impotensi), Ejakulasi Retrogade (ejakulasi balik), dll 3. Gangguan spermatogenesia : Oligo/terato/asthenozoospermia (kelainan jumlah, bentuk, gerak sperma) 4. Lain-lain : Hernia Scrotalis (Hernia berat sampai ke kantung testis), Varikokel (varises pembuluh darah balik testis), Imunologis, Infeksi, dll Penyebab pada wanita : 1. Faktor Vagina : Vaginismus (kejang otot vagina), Vaginitis (radang/infeksi vagina), dll 2. Faktor Uterus (rahim) : Myoma (tumor otot rahim), Endometritis (radang sel. lendir rahim), Endometriosis (tumbuh sel. ender rahim bukan pada tempatnya), Uterus bicornis, arcuatus, asherman???s syndrome, retrofleksi (kelainan bentuk dan posisi rahim), Prolap (pemburutan, penyembulan rahim ke bawah). 3. Faktor Cervix (Mulut Rahim) : Polip (tumor jinak), Stenosis (kekakuan mulut rahim), Non Hostile Mucus (kualitas lendir mulut rahim jelek), Anti Sperm Antibody (antibody terhadap sperma), dll. 4. Faktor Tuba Fallopi (Saluran Telur) : Pembuntuan, penyempitan, perlengketan saluran telur (bias karena infeksi atau kelainan bawaan). 5. Faktor Ovarium (Indung Telur) : Tumor, Cyste, Gangguan menstruasi (Amenorhoe, Oligomenorhoe dengan/tanpa ovulasi). Organ ini berinteraksi dengan pusat pengendali hormone di otak (Hypothalamus dan Hipofisis) dalam mengatur siklus menstruasi. 6. Faktor Lain : Prolactinoma (tumor pada Hipofisis), Hiper/hypotroid (kelebihan/ kekurangan hormone tiroid), dll. APA YANG HARUS DIPERBUAT PASANGAN INFERTIL ? Mengingat begitu banyak dan beragamnya kemungkinan penyebab infertilitas, sangat dianjurkan baik suami dan istri memeriksakan terlebih dulu untuk mencari penyebabnya. Tidak semua kasus dapat dibantu dengan pengobatan, beberapa diantaranya (kelainan anatomi dan bentuk) perlu dilakukan tindakan. Untuk pria pemeriksaan yang dilakukan lebih sederhana, yang terpenting adalah pemeriksaan fisik dan analisa sperma. Sedangkan pada wanita memang lebih rumit, kadang diperlukan pemeriksaan laboratorium (darah, kencing, kadar hormon) dan radiologist (USG, HSG), bahkan terkadang perlu tindakan operatif (laparaskopi) untuk mencari/mengobati penyebabnya. Menjaga kebugaran tubuh sangat penting untuk kesuburan, disamping makanan bergizi tinggi, terutama kaya akan protein dan vitamin. Menghindari rokok, alkohol dan narkotik sangatlah bijaksana. Apabila ada masalah dalam hubungan seksual atau kesulitan menentukan masa subur, konsultasikan dengan dokter. PERAN PRODUK PERLEBAHAN UNTUK INFERTILITAS Biasanya pasangan infertil yang telah berobat ke dokter sebelumnya, akan mendapatkan terapi sesuai dengan penyebabnya, diantaranya obat penyubur, hormon, vitamin, atau jenis lainnya. Menurut saya tidaklah beralasan bila timbul kekhawatiran bahwa produk High Desert berlawanan dengan pengobatan dokter sebelumnya. Dynamic Trio (Royal Jelly Liquid, Pollenergy, Bee Propolis) dapat dipakai bersama-sama dengan obat resep dokter, bahkan akan mempunyai efek sinergisme diantara keduanya. Royal Jelly Liquid Seperti telah diketahui bahwa Ratu Lebah yang mengkonsumsi Royal Jelly sepanjang hidupnya menunjukkan perbedaan bermakna disbanding lebah betina lainnya. Selain ukuran tubuh dan usia hidup, maka kemampuan reproduksi ratu lebah sangatlah menakjubkan. Dengan kandungan Gamma Globulin, Colagen, Acetylcholine, Asam decanoat, Asam nucleic, gelatin, dan masih banyak lainnya termasuk vitamin, asam amino essensial dan hormone akan sangat berguna bagi pasangan infertil. Fungsi terpentingnya adalah memperbaiki gangguan hormonal & neurologist, meningkatkan regenerasi sel tubuh, termasuk sel gonad, efek anti oksidan dan sebagai anti aging process. Sangat dianjurkan kedua pasangan mengkonsumsi rutin 1-2 sendok takar/hari,pada malam hari. Pollenergy Kelengkapan kandungan gizi dari Pollen adalah kunci dari segala manfaat yang dapat diperoleh darinya. Analisa dari Pollen menunjukkan kandungan asam amino yang lengkap, vitamin, mineral, enzim, hidrat arang, asam lemak, rutin, yang tanpa diragukan akan sangat bermanfaat terutama untuk pria dalam menjaga kebugaran dan stamina, memperlancar peredaran darah, memperkuat daya tahan tubuh dan penting pula untuk metabolisme hormon reproduksi. Anjuran konsumsi 1-2 tab/hari. Bee Propolis Kaya akan kandungan Bioflavonoid yang berkhasiat membunuh micro organisme penyebab infeksi, propolis dulu dikenal sebagai ???Penicillin Rusia???. Produk ini akan sangat bermanfaat terutama bagi mereka yang mempunyai riwayat infeksi dan keradangan pada organ reproduksi, karena sifatnya sebagai anti microbial dan anti inflamasi. Propolis juga dapat meningkatkan sistem Imunitas sehingga baik dikonsumsi pria atau wanita. Dosis anjuran 3x1 tab/hari, atau sesuai dengan kebutuhan.


formalin

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
http://situs.kesrepro.info/kia/mar/2006/kia02.htm Formalin Sebabkan Gangguan Menstruasi & Infertilitas Wanita Masyarakat yang mengkonsumsi makanan mengandung formalin, menurut Dra Erna Suryati Apt MKes dari Dinas Kesehatan DIY, bisa menyebabkan gangguan persarafan berupa susah tidur, sensitif, mudah lupa, sulit berkonsentrasi. Dan pada wanita akan menyebabkan gangguan menstruasi dan infertilitas. \'\'Gangguan formalin untuk jangka panjang dapat menyebabkan kanker mulut dan tenggorokan. Pada penelitian binatang menyebabkan kanker kulit dan kanker paru.\'\' Hal itu dikatakan oleh Erna ketika tampil berbicara pada Workshop tentang formalin, yang diadakan oleh Majalah Agribisnis Peternakan Populer Gallusia Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta, Selasa (17/1). Menurut Erna, formalin tidak hanya dapat masuk ke dalam tubuh lewat makanan yang dikonsumsi, tetapi juga dapat diserap oleh kulit dan dapat juga terhirup melalui pernapasan. Oleh karena itu, kontak langsung dengan bahan tersebut tanpa menelannya juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan. \'\'Sampai sejauh ini, informasi menurut sistem keamanan pangan terpadu menyebutkan bahwa jika formalin terminum minimal 30 ml (sekitar 2 sendok makan) dapat menyebabkan kematian,\'\' tambahnya. Dikatakan lebih lanjut, ciri-ciri umum pada beberapam makanan yang diduga mengandung formalin untuk jenis mie basah adalah tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar (25 derajat celcius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celcius). Bau mie agak menyengat yakni bau khas formalin, dan mie basah tersebut tidak lengket serta lebih mengkilap dibanding mie tanpa formalin. Sedangkan tahu yang mengandung formalin tidak rusak hingga 3 hari pada suhu kamar dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es. Tahu keras namun tidak padat dan bau agak menyengat khas formalin. Bakso yang mengandung formalin tidak rusak sampai 5 hari pada suhu kamar dan memiliki tekstur sangat kenyal. Sedangkan ikan segar berformalin tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar, warna ingsang merah tua dan tidak cemerlang, serta bau menyengat khas formalin. Sementara ikan asin mengandung formalin dengan ciri-ciri tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar, warna ikan asin bersih cerah namun tidak berbau khas ikan asin. \'\'Ciri-ciri itu memang hanya bersifat umum, namun setidaknya dapat memberikan sedikit gambaran kepada kita tentang ciri makanan yang diduga mengandung formalin. Karena kita harus tetap waspada, jangan sampai makanan yang dikonsumsi malah menyebabkan penyakit,\'\' imbuhnya. Sedangkan contoh untuk bahan pengawet yang umum digunakan pada beberapa jenis makanan adalah benzoat, propionat, nitrit, sorbat, dan juga sulfit. Oleh karena itu, disarankan oleh Erna perlu sosialisasi penggunaan pengawet makanan yang aman secara terus menerus dan perlu pengawasan beredarnya makanan mengandung formalin oleh instansi terkait secara berkelanjutan. \'\'Disamping itu juga perlu pengaturan hukum yang tegas untuk mengurangi beredarnya makanan yang mengandung bahan berbahaya di pasaran.\'\' Demikian Dra Erna Suryati Apt MKes. Sumber: SuaraMerdeka

missing people

IKA NURHAYATI menulis:

rumanta.novalina menulis:
http://situs.kesrepro.info/kia/mar/2006/kia02.htm Formalin Sebabkan Gangguan Menstruasi & Infertilitas Wanita Masyarakat yang mengkonsumsi makanan mengandung formalin, menurut Dra Erna Suryati Apt MKes dari Dinas Kesehatan DIY, bisa menyebabkan gangguan persarafan berupa susah tidur, sensitif, mudah lupa, sulit berkonsentrasi. Dan pada wanita akan menyebabkan gangguan menstruasi dan infertilitas. \'\'Gangguan formalin untuk jangka panjang dapat menyebabkan kanker mulut dan tenggorokan. Pada penelitian binatang menyebabkan kanker kulit dan kanker paru.\'\' Hal itu dikatakan oleh Erna ketika tampil berbicara pada Workshop tentang formalin, yang diadakan oleh Majalah Agribisnis Peternakan Populer Gallusia Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta, Selasa (17/1). mb helda n mulim kmn yeh................qo gada commentnya Menurut Erna, formalin tidak hanya dapat masuk ke dalam tubuh lewat makanan yang dikonsumsi, tetapi juga dapat diserap oleh kulit dan dapat juga terhirup melalui pernapasan. Oleh karena itu, kontak langsung dengan bahan tersebut tanpa menelannya juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan. \'\'Sampai sejauh ini, informasi menurut sistem keamanan pangan terpadu menyebutkan bahwa jika formalin terminum minimal 30 ml (sekitar 2 sendok makan) dapat menyebabkan kematian,\'\' tambahnya. Dikatakan lebih lanjut, ciri-ciri umum pada beberapam makanan yang diduga mengandung formalin untuk jenis mie basah adalah tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar (25 derajat celcius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celcius). Bau mie agak menyengat yakni bau khas formalin, dan mie basah tersebut tidak lengket serta lebih mengkilap dibanding mie tanpa formalin. Sedangkan tahu yang mengandung formalin tidak rusak hingga 3 hari pada suhu kamar dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es. Tahu keras namun tidak padat dan bau agak menyengat khas formalin. Bakso yang mengandung formalin tidak rusak sampai 5 hari pada suhu kamar dan memiliki tekstur sangat kenyal. Sedangkan ikan segar berformalin tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar, warna ingsang merah tua dan tidak cemerlang, serta bau menyengat khas formalin. Sementara ikan asin mengandung formalin dengan ciri-ciri tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar, warna ikan asin bersih cerah namun tidak berbau khas ikan asin. \'\'Ciri-ciri itu memang hanya bersifat umum, namun setidaknya dapat memberikan sedikit gambaran kepada kita tentang ciri makanan yang diduga mengandung formalin. Karena kita harus tetap waspada, jangan sampai makanan yang dikonsumsi malah menyebabkan penyakit,\'\' imbuhnya. Sedangkan contoh untuk bahan pengawet yang umum digunakan pada beberapa jenis makanan adalah benzoat, propionat, nitrit, sorbat, dan juga sulfit. Oleh karena itu, disarankan oleh Erna perlu sosialisasi penggunaan pengawet makanan yang aman secara terus menerus dan perlu pengawasan beredarnya makanan mengandung formalin oleh instansi terkait secara berkelanjutan. \'\'Disamping itu juga perlu pengaturan hukum yang tegas untuk mengurangi beredarnya makanan yang mengandung bahan berbahaya di pasaran.\'\' Demikian Dra Erna Suryati Apt MKes. Sumber: SuaraMerdeka


infertil

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
Definisi standar infertilitas adalah ketidakmampuan untuk menjadi hamil dalam satu tahun setelah secara teratur menjalani hubungan intim tanpa kontrasepsi[2]. [sunting] Kesalahpahaman Menurut Weschler[3], ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang berkesimpulan dirinya infertil, padahal sebenarnya belum tentu demikian: * Apabila dalam satu tahun tidak terjadi kehamilan meski menjalani hubungan intim tanpa kontrasepsi. * Jika siklus menstruasi tidak teratur. Padahal, tidak semua wanita memiliki siklus 28 hari, dan ovulasi tidak selalu terjadi pada hari ke 14. * Dokter terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan frekuensi hubungan intim, dan terburu-buru menerapkan tes-tes yang invasif atau terburu-buru memberikan obat. Padahal, keseringan hubungan intim tidak akan menghasilkan kehamilan apabila dilakukan pada waktu yang tidak tepat. Dokter yang teliti akan mengambil langkah berikut terlebih dahulu: o Analisa sperma pada pria. o Analisa pemetaan kesuburan wanita. Pada hari keberapakah si wanita mengalami ovulasi? * Dokter hanya memfokuskan mengambil solusi berdasarkan kenaikan suhu basal tubuh, dan mengabaikan pengamatan lendir leher rahim. Padahal, kenaikan suhu terjadi pada saat ovum sudah mati, sementara masa subur adalah tepat sebelum kenaikan suhu tersebut terjadi. Lihat menstruasi. * Dokter melakukan tes kesuburan pada waktu yang tidak tepat. Contohnya adalah : o Penerapan tes pasca-senggama (postcoital test), yang dimaksudkan untuk menganalisa apakah sperma tersebut subur, dan apakah lendir leher rahim wanita kondusif untuk pembuahan. Padahal, jika tes ini dilakukan bukan pada fase subur, tes ini akan invalid. Dan jangan lupa, tidak semua orang mengalami ovulasi pada hari 14 setelah menstruasi. o Demikian juga tes biopsi dinding rahim, tidak akan menunjukkan hasil yang baik jika waktunya tidak tepat * Alat untuk menentukan masa subur kadang kala tidak tepat: o Alat ini biasanya mendeteksi munculnya hormon LH sebelum ovulasi. Padahal, ada wanita yang mengalami sindrom LUFS di mana hormon LH tidak menyebabkan ovulasi. o Ada wanita yang mengalami kemunculan hormon LH jauh sebelum ovulasi itu sendiri (mini-peaks of LH). o Alat ini tidak memberitahu apakah lendir leher rahim kondusif untuk sperma o Ketepatan alat ini bisa berkurang jika terkena panas yang berlebihan o Alat ini tidak akan memberi hasil positif jika dilakukan bukan pada masa subur. Sementara banyak wanita yang menyangka dirinya berovulasi hanya pada hari ke 14. Padahal tidak selalu demikian. o Obat kesuburan seperti Pergonal atau Danicrone bisa mempengaruhi alat tersebut o Alat ini tidak akurat untuk wanita di atas 40 tahun * Ada wanita yang menyangka dirinya tidak bisa hamil, padahal kenyataannya dia bisa hamil tetapi mengalami keguguran. Menurut Weschler[3], hal di atas bisa diatasi dengan menerapkan metode kesadaran kesuburan untuk mengetahui kapan fase subur terjadi. [sunting] Penyebab Infertilitas [sunting] Pada Wanita [sunting] Pada Pria [sunting] Mengatasi Infertilitas * Obat kesuburan * Pembedahan untuk membuka tuba falopii * Inseminasi buatan * Bayi tabung [sunting] Referensi


infertil

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:
http://syehaceh.wordpress.com/2008/07/03/kenapa-belum-hamil/ Kenapa Belum Hamil???.?? July 3, 2008 by mirzal tawi Infertilitas primer, yaitu sepasang suami istri yang telah menikah selama 1 tahun atau lebih dan rutin melakukan hubungan seksual tetapi sang istri belum juga hamil. Penyebab infertilitas ini banyak sekali dan dapat berasal dari pihak istri, suami ataupun kedua-duanya. Kelainan dari pihak istri misalnya adanya gangguan yang mengenai organ reproduksi seperti sumbatan saluran telur, adanya kista ataupun tumor lainnya, indung telur yang tidak dapat berproduksi, dan lain-lain. Selain itu dapat pula berupa ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan sel telur tidak dapat keluar dari indung telur ataupun sel telur yang sudah dibuahi tidak dapat melekat pada rahim. Kelainan-kelainan ini biasanya ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak teratur atau adanya keluhan-keluhan lain seperti nyeri haid yang amat sangat, menstruasi yang sangat sedikit atau sangat banyak dan lain-lain. Masa subur dihitung kurang lebih 14 hari sebelum haid yang akan datang, misalnya Anda biasa haid tanggal 25 maka kemungkinan masa subur anda tanggal 11, namun biasanya ditambahkan 2 hari sebelum dan sesudah tanggal itu untuk mengantisipasi seandainya terjadi perubahan jadwal. Pada saat ovulasi (masa subur) biasanya ditandai dengan adanya lendir vagina yang sangat kental yang tidak akan lepas bila dipisahkan dengan dua jari (biasanya jempol dan telunjuk). Kelainan dari pihak suami misalnya jumlah sperma yang kurang, jumlah sperma cukup namun banyak yang mati/cacat, sperma yang tidak mampu bergerak ataupun ejakulasi dini. Kelainan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal di antaranya rokok, seorang laki-laki yang merokok spermanya cenderung lebih lambat bergerak akibat racun dari rokok. Selain itu suhu di sekitar testis atau kantung kemaluan yang tinggi (panas) akan mengakibatkan sperma banyak yang mati atau cacat. Hal ini sering terjadi misalnya celana yang terlalu ketat, penggunaan celana berbahan dasar tebal seperti jeans, posisi dalam pekerjaan sering duduk di atas benda yang panas, seperti mesin kendaraan (misalnya supir truk), di atas motor dan lain-lain. Setiap harinya mengendarai motor dengan jarak yang cukup jauh, namun belum tentu kualitas sperma suami tidak baik. Untuk kasus infertilitas primer , ada baiknya Anda berdua memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter spesialis kebidanan atau dokter spesialis andrologi untuk mengetahui di mana letak kelainannya dan adakah cara untuk memperbaikinya. Semoga Anda dan pasangan cepat dikaruniai keturunan. Posted in KUAH PLIEK | Tagged ejakulasi, infertilitas, mandul, seksual, sperma, vagina | 5 Comments

kloning

HELDA SULISTIAWATI menulis:

rumanta.novalina menulis:
http://syehaceh.wordpress.com/2008/07/03/kenapa-belum-hamil/ Kenapa Belum Hamil???.?? July 3, 2008 by mirzal tawi Infertilitas primer, yaitu sepasang suami istri yang telah menikah selama 1 tahun atau lebih dan rutin melakukan hubungan seksual tetapi sang istri belum juga hamil. Penyebab infertilitas ini banyak sekali dan dapat berasal dari pihak istri, suami ataupun kedua-duanya. Kelainan dari pihak istri misalnya adanya gangguan yang mengenai organ reproduksi seperti sumbatan saluran telur, adanya kista ataupun tumor lainnya, indung telur yang tidak dapat berproduksi, dan lain-lain. Selain itu dapat pula berupa ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan sel telur tidak dapat keluar dari indung telur ataupun sel telur yang sudah dibuahi tidak dapat melekat pada rahim. Kelainan-kelainan ini biasanya ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak teratur atau adanya keluhan-keluhan lain seperti nyeri haid yang amat sangat, menstruasi yang sangat sedikit atau sangat banyak dan lain-lain. Masa subur dihitung kurang lebih 14 hari sebelum haid yang akan datang, misalnya Anda biasa haid tanggal 25 maka kemungkinan masa subur anda tanggal 11, namun biasanya ditambahkan 2 hari sebelum dan sesudah tanggal itu untuk mengantisipasi seandainya terjadi perubahan jadwal. Pada saat ovulasi (masa subur) biasanya ditandai dengan adanya lendir vagina yang sangat kental yang tidak akan lepas bila dipisahkan dengan dua jari (biasanya jempol dan telunjuk). Kelainan dari pihak suami misalnya jumlah sperma yang kurang, jumlah sperma cukup namun banyak yang mati/cacat, sperma yang tidak mampu bergerak ataupun ejakulasi dini. Kelainan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal di antaranya rokok, seorang laki-laki yang merokok spermanya cenderung lebih lambat bergerak akibat racun dari rokok. Selain itu suhu di sekitar testis atau kantung kemaluan yang tinggi (panas) akan mengakibatkan sperma banyak yang mati atau cacat. Hal ini sering terjadi misalnya celana yang terlalu ketat, penggunaan celana berbahan dasar tebal seperti jeans, posisi dalam pekerjaan sering duduk di atas benda yang panas, seperti mesin kendaraan (misalnya supir truk), di atas motor dan lain-lain. Setiap harinya mengendarai motor dengan jarak yang cukup jauh, namun belum tentu kualitas sperma suami tidak baik. Untuk kasus infertilitas primer , ada baiknya Anda berdua memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter spesialis kebidanan atau dokter spesialis andrologi untuk mengetahui di mana letak kelainannya dan adakah cara untuk memperbaikinya. Semoga Anda dan pasangan cepat dikaruniai keturunan. Posted in KUAH PLIEK | Tagged ejakulasi, infertilitas, mandul, seksual, sperma, vagina | 5 Comments
bahan kloning tp blm di edit[sunting] Tehnik-tehnik kloning gen 1. Pengklonan c DNA Sebagian besar, metode-metode yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan pengklonan gen untuk memperoleh DNA rekombinan yang terdiri dari gen yang diinginkan dalam vektor ekspresi, adalah sama yang digunakan dalam laboratorium-laboratorium penelitian. Karena banyak protein yang bernilai komersil hanya terdapat dalam jumlah kecil dalam sel-sel dan jaringan hewan, dan karena ekspresi gen flon itu sangat penting, maka banyak pekerjaan komersial itu terpusat pada pengklonan c DNA dari mRNA-mRNA yang terdapat dalam jumlah sangat kecil didalam sel. Pendekatan lain yang digunakan untuk memperoleh insulin manusia, adalah sintesis kimia dari suatu gen. Hampir setiap molekul mRNA eukariot pada ujung 3???-nya mempunyairangkaian resedu nukleotida adenin yang disebut ekor poli-A. Apapun fungsinya, poli-A itu memberikan jalan yang mudah untuk mensintesis suatu untaian DNA yang komplementer terhadap mRNA-nya. JIKa rantai-rantai pendek dari oligo ???dT dicampur dengan mRNA, rantai tersebut berhibridasiasi ke ekor poli-A untuk memberikan suatu primer untuk aksinya enzim transfriptase balik. Enzim ini, yang disolasikan dari virus-virus tumor RNA tertentu dapat menggunakan RNA sebagai cetakan untuk mensintesis suatu untaian DNA. Hasil reaksinya adalah suatu hibrida RNA-DNA, untaian DNA yang baru itu mempunyai lingkaran tusuk konde pada ujungnya, tampaknya sebagai hasil dari enzim ??? memutari sudut ??? dan mulai mengkopi dirinya sendiri. Lingkaran tusuk konde itu mungkin merupakan suatu artefak (sesuatu yang buatan) ???in vitro??? tetapi ia memang memberikan suatu primer yang sangat mudah untuk pembuatan untaian DNA yang kedua. cDNA (DNA komplementer) berantaian ganda yang dihasilkan mempunyai lingkaran tusuk konde yang utuh ini dapat dibelah oleh S1 nuklease, yaitu suatu nuklease spesifik yang beruntaian tunggal. Molekul cDNA yang beruntaian ganda yang diperoleh dengan cara tersebut, lalu disiapkan untuk disisipkan kedalam pBR 322, dengan jalan pemberi ekor dengan terminal transferase atau dengan menambahkan tempat-tempat enzim restriksi buatan pada ujung-ujung cDNA-nya. Tempat-tempat restriksi ini yang kita sebut \'penyambung\' ( ???linker???) adalah oligunekloitida-oligunekloitida dari 8 sampai 10 pasangan basa yang dibuat secara kimia.Penyambung-penyambung itu ditambahkan pada cDNA beruntaian ganda dengan menggunakan DNA ligase, lalu penyambung-penyambung itu digunting hingga terbuka dengan enzim restriksi, dan cDNA-nya, yang sekarang mengandung ujung-ujung lekat yang dihasilkan oleh enzim tadi, dimasukkan ke dalam pBR 322 yang telah di belah dengan enzim yang sama. Kemudian plasmid rekombinan yang mengandung cDNA yang di hasilkan itu, dimasukkan ke dalam strain ??? E. coli ??? yang sesuai dan dikembangbiakkan. [sunting] Gen pengklonan: DNA rekombinan Bakteri merupakan mesin-mesin efesien untuk untuk menciptakan turunan identik DNA bacterifog dalam jumlah. Begitu masuk dalam sel imangnya. DNA fag tersebut berlipat ganda berkali-kali, turunan dikemas kedalam partikel-partikel berdaya tulang, baru dilepas dari sel inangnya sehingga siap mengulangi daur infeksi tersebut. Jika kita adapat menempelkan gen eukariotik kepada molekul DNA fag seperti itu, maka dapat direflikasi dengan cara yang sama sekali lagi endonukliase restriksi memungkinkan muslihat itu. Ekori adalah endonuklease resttriksi yang dihasilkan oleh ???E. koli??? . enzim ini membelah DNA hanya ditempat yang meliputi rangkaiannya. Setiap utusan pilihan ganda itu dipotong diantara buangin dan adenin. Setiap kali hal ini terjadi ujung-ujung belahan filamen ganda itu membawa panjang tambahan empat nukleotida. DNA yang berpasangan (berhelai tunggal), yang dinamai ujung ???lengket??? karena mampu berpasangan dengan molekul DNA yang manapun mengandung ujung lengket pelengkap. Gagasannya adalah memperlakukan kedua DNA eukariotik dan DNA bakteriopag dengan endonuklease retriksi yang sama sehingga tercipta ujung-ujung pelengkap pada masing-masing. Dalam keadan yang sesuai, sekali bercampur molekul-molekul DNA eukariotik akan menempel pada molekul-molekul DNA dengan ujung-ujung lengketnya masing-masing. Kemudian DNA ligase dapat dipakai untuk mengaitkan secara kovalen molekul-molekul itu bersama. Beberapa dari hybrid atau molekul-molekul rekombinan ini akan tetap berdaya infeksi pada inang bakteriofognya (e.koli) sebagaimana bakteriofog yang normal. Hal ini dapat dideteksi dengan membiarkan e.koli terbuka bagi campuran molekul DNA rekombinan dan selanjutnya menabur sel-sel pada cawan petri berisi agar. Sel-sel bakteri itu mulai berkembang biak, membentuk selaput sel-sel dipermukaan agar. Akan tetapi, setiap sel yang secara berhasil diinfeksi oelh molekul-moleku DNA rekombinan akan membentuk banyak turunan baru DNA rekombinan tersebut sebelum dibunuh dan dilisis. Molekul-molekul yang infektif dilepas, menginfeksi sel-sel terdekat, dan proses itu diulang. Akibatnya segara nampak pada mata dengan mata telanjang sebagai zona atau plak sikular yang jernih pada ???padang??? sel-sel. Setiap plak merupakan suatu ???flon??? molekul-molekul DNA dan dapat diriakkan secara tak terbatas dengan meninfeksi lebih banyak sel ekoli. Walau setiap plak (plague) menghasilkan ikon unit molekul-molekul DNA rekombinan, potongan ???dari DNA??? eukariotik yang ada pada plak tertentu merupakan kebetulan semata-mata. Pencernaan semua DNA dalam sel-sel organisme eukariotik seperti mencit atau tikus oleh oleh endonuklease restriksi menghasilkan kumpulan fragman DNA yang sangat beragam. Fragman-fragman ini tergabung pada DNA bakteriofag secara acak semata-mata. Pengklonan fragmen yang merupakan seluruh genom suatu organisme dinamakan pengklonan ???senapan???. Kini masalahnya adalah salah satu temuan dari satu atau lebih plag (mungkin dari beberapa ribu ) yang mengandung gen edukariotik yang menarik perhatian kita. Untuk ini diperlukan suatu ???tolok???. Misalnya kita mencari DNA kelinci yang menjadikan lantai-lantai hemoglobinnya. Sebagaimana kita ketahui, RNA pesuruh untuk rantai-rantai ini dapat diisolasi dari prekursor sel-sel darah merah kelinci.Pesuruh-pesuruh ini dapat diisolasi dari prekursor dan dapat diberi label isotop radio aktif dan digunakan untuk mencari plak-plak yang mengandung rangkaian DNA pelengkap, yaitu rangkaian DNA yang dari pada pesuruh-pesuruh hemoglobin ini ditranskripsi. Inilah prosedurnya, sehelai kertas saring yang dibuat dari nitro selulosa secara perlahan ditekan pada permukaan lempengan agar yang berplak. Beberapa dari DNA pada setiap plak diserap oleh kertas saring tadi. DNA yang terserap itu kemudian diubah sifatnya menjadi pelayan tunggal, dan kertas saring yang dicelupkan kedalm kedalam larutan yang berisikan molekul-molekul DNA rekombinan yang menyatakan rangkaiannya yang dicari itu. Karena plak-plak asal tidak menjadi rusak karena prosedur ini, maka molekul-molekul tambahan sampel khusus DNA rekombianan itu dapat dibiakkan dalam sel-sel ???koli??? tambahan untuk memproduksi sebanyak turunan sampelnya yang diinginkan. Maka inilah satu cara (namun bukan satu-satunya cara) untuk mencapai tujuan terdekatnya yaitu sampel murni suatu gen eukariotik. Prosesnya mungkin tanpak rumit, tetapi sungguh sangat langsung dan akhirnya tujuan dapat diacapai. [sunting] Pengklonan individu kromosom Karena sekarang terdapat kemungkinan untuk menyortir kromosom-kromosom manusia secara fisik kedalam klas-klas ukurang yang terpisah dengan suatu prosedur yang dikenal sebagai sortasi sel yang teraktifasi fluoresens (FACS : fluoresende-activa-ted celsorting). Maka terbukti kemungkinan untuk mengkon DNA dari individu kromosom. Misalnya, mulai dengan suatu galur sel manusia dengan kariotip yang abnormal (empat kromosom X) terdapat kemungkinan mensortir cukup banyak kromosom X manusia yang bebas dari autosom untuk dapat membuat suatu perpustakaan fag X dari DNA kromosom X itu. Bersama-sama, pag-pag rekombinan dalam perpustakaan itu mempunyai sebagian besar, jika tidak dapat dikatakan semua, DNA kromosom X. Maka dari itu semua tehnik yang telah dilukiskan dari itu semua tehnik yang dilukiskan sebelumnya dapat digunakan untuk menganalisis DNA kromosom X, memetakan tempat-tempat restriksi, mengidentifikasi rangkaian-rangkaian alu yang berulang, dan mancari gen-gen yang diketahui akan terbawa pada kromosom X tersebut. Satu tugas yang sekarang dapat dilakukan adalah mencari polimorpisme tempat restriksi untuk menentukan adakah yang terapuaut erat dengan salah satu penyakit genetik yang terpeta kadar kromosom X. jika, misalnya dapat ditunjukkan bahwa suatu pola tertentu dari tempat-tempat enzim restriksi terpaut erat pada distropi otot Duchenne dan tidak terdapat pada individu-individu normal, maka ada kemungkinan besar untuk mendiagnosis penyakit, genetik yang umum dan letal ini, bahkan sebelum kita mengetahui gentermutasi dimana yang bertanggung jawab untuk hal itu. [sunting] Pengklonan onkogen manusia Saat ini, 3 onkogen manusia yang diduga telah diklon dengan menggunakan teknik penyaringan alu dan teknik banntuan tRNA. Sudah empat laboratorium berlainan yang secara sendiri-sendiri telah mengklon gen-gen kangker kandung kemih. Semua gen ini tampak sama (berukuran mendekati 5,4 kb), tetapi kesamaan ini mungkin mencerminkan kenyataan, bahwa galur-galur sel yang dianggap berlainan ini mempunyai sumber sama. Gen neuroblastoma sekarang juga telah diklon secara lengkap dengan menggunakan metode bantuan TRNA yang memperlihatkan gen mendekati 13,5 kb mengklon gen kangker kolon (paru-paru) terbukti lebih sukar mencapai, karena ia teralu besar untuk diklon dalam sepotong fag. 35 macam fag, yang masing-masing mengandung rangkaian-rangkaian varsail yang tumpang tindih, mula-mula diisolasi lalu dianalisis denganmenggunakan tehnik-tehnik penyaring Alu dan homologi pada rangkaian gen ras virus sarcoma Kirsten, prosedur gen ini berkembang yang kemudian digunakan untuk menentukan struktur gen 45 kb. Meskipun variasi ukurannya besar, namun gen-gen kanker kandung kemih, neuroblastoma, dan kanker kolon ( paru-paru ) mempunyai susunan dasar exonintron yang sama, dengan empat exon yang digunakan untuk mengklode protein yang serupa tetapi berlainan dengan berat molekul masing-masing sekitar 21.000 (p21). Protein-protein p21 itu ditemukan terikat dalam jumlah kecil pada membran plsma luar sel-sel kanker, dan mereka secara homolog erat dengan produk dari gen-gen kanker yang ditemukan sebelumnya pada retrovirus onkogen. Gen kanker kandung kemih manusia sangat serupa dengan ras onkogen virus sarkoma Harvey, sedangkan gen kanker paru-paru sangat mirip dengan ras onkogen virus sarkomi Kirsten. Seperti onkogen-onkogen retro virus, gen-gen kanker manusia ini mempunyai ekuivalen sel normal mereka, memang gen-gen kanker itu diduga berasal dari ekuivalen-ekuivalen sel normal mereka melalui mutasi yang dengan cara tertentu membawa onkogen yang potensial kepada produk-produk proteinnya. Langkah berikutnya yang masuk akal adalah merangkai onkogen-onkogen manusia maupun ekuivalen-ekuivalen normal mereka.Hasil pertama semacam itu menunjukkan bahwa gen kanker pada sel-sel tarsinoma kandung kemih manusiaberbeda dari imbangannya dalam sel-sel normal dalam satu mutasi titik tunggal. Mutasi itu mengubah sisa glesin pada posisi 12 dalam produk protein normal (protein p12) menjadi paling dalam protein sel-sel carcinoma tersebut. Akan tetapi, pada saat ini belum ada bukti bahwa perubahan sederhana ini merupakan satu-satunya penyebab carcinoma kandung kemih, dan kita juga tidak mengetahui peranan protein p12 itu dalam keadaan normal maupun keadaan mutasi. [sunting] Pengklonan hewan Klon-klon yang ditangani oleh para ahli biologi molekular, biasanya klon-klon dari bakteri atau organisme lain, sel-sel dalam kultur jaringan dan akhir-akhir ini molekul-molekul DNA. Para ahli taman dan pemulia tanaman sebaiknya, secara teratur menangani dan memproduksi organisme-organisme tinggat lebih tinggi yang diklon, tanaman-tanaman yang mereka biakkan dengan pemangkasan, enten, pembelahan umbi dan rhizoma (akar rimang) dan sebagainya. Tumbuhan tinggi memberi kemungkinan untuk reproduksi aseksual dan klon; untuk banyak spesies liar, pembiakan aseksual lebih penting daripada pembiakan seksual. Sebaiknya hewan-hewan tingkat alami tidak bereproduksi secara aseksual. Untuk mengklon seekor binatang perlu untuk mengambil nukleus dalam telur yang telah dibuahi, baik melalui pembedahan, maupun menonaktifkannya secara total dengan radiasi dan menggantikannya dengan nukleus yang diambil dari individu lain. Ini memerlukan transplankasi suatu nukleus utuh yang tidak rusak dan mampu untuk berkembang. Demikianlah, nukleus-nukleus yang dicangkokkan dari sel-sel embrio katak yang sangat muda, yang masih totipoten, dapat melahirkan katak-katak dewasa. Sebaliknya, nukleus-nukleus yang ditransplantasi dari katak ???dewasa??? sampai kini sekian jauh belum pernah mampu meningkatkan perkembangan hewan dewasa ; proses perkembangannya selalu gagal pada tahap embrional atau larva tertentu. Transplantasi nukleus dengan telur-telur katak pertama kali dicapai dalam tahun 1952, tetapi tentu saja akan lebih menarik untuk membiakkan mamalia secara aseksual daripada katak. Masalah-masalah teknis dari reproduksi mamalia dengan transplantasi nukleus, sebaliknya adalah jauh lebih besar karena sangat sukar untuk memanipulasi telur-telur mamalia tanpa merusaknya. Pada tahun 1981, serangkaian percobaan semacam itu dengan tikus, telah dilaporkan, tetapi belum diulangi dan diperbuat secara bebas. Sebelum metode-metode itu dapat direproduksi, mereka tidak akan memberi sumbangan yang berarti pada pengertian kita tentang perkembangan mamalia. Dalam masa dekat hanya terdapat kemungkinan kecil bahwa transplantasi nukleus dicoba pada spesies mamalia lain. Jika efisiensi dan reproduksibilitasnya dapat ditingkatkan, maka mungkin metode itu akan mendapat tempat di bidang penangkaran hewan. Dalam teori ia dapat dicoba pada telur-telur sel embrio manusia, tetapi untuk alasan apa? Tidak ada penerapan praktis. Dan perlu ditekankan bahwa belum terbukti ada kemungkinan bahwa dengan katak sekalipun untuk menghasilkan suatu individu dewasa yang diklon melalui pencangkokan nukleus sel dewasa ke dalam sebuah telur. Komplotan jutawan tua golongan gothik yang membujuk para dokter untuk mengklon beberapa kopi dari dirinya sendiri dengan pencangkokan nukleus-nukleus selnya kedalam telur-telur yang dibuahi dan kemudian menanamkannya pada wanita, tetapi merupakan fantasi murni, untuk katak tua sekali pun, hal itu tidak dapat dilakukan. [sunting] Spesies yang berhasil diklon Kecebong (1952) Ikan (1963) Domba (1996) Monyet Anak sapi Kucing Kuda Anjing Serigala Kodok

kloning

HELDA SULISTIAWATI menulis:

helda.sulistiawati menulis:

rumanta.novalina menulis:
http://syehaceh.wordpress.com/2008/07/03/kenapa-belum-hamil/ Kenapa Belum Hamil???.?? July 3, 2008 by mirzal tawi Infertilitas primer, yaitu sepasang suami istri yang telah menikah selama 1 tahun atau lebih dan rutin melakukan hubungan seksual tetapi sang istri belum juga hamil. Penyebab infertilitas ini banyak sekali dan dapat berasal dari pihak istri, suami ataupun kedua-duanya. Kelainan dari pihak istri misalnya adanya gangguan yang mengenai organ reproduksi seperti sumbatan saluran telur, adanya kista ataupun tumor lainnya, indung telur yang tidak dapat berproduksi, dan lain-lain. Selain itu dapat pula berupa ketidakseimbangan hormonal yang menyebabkan sel telur tidak dapat keluar dari indung telur ataupun sel telur yang sudah dibuahi tidak dapat melekat pada rahim. Kelainan-kelainan ini biasanya ditandai dengan siklus menstruasi yang tidak teratur atau adanya keluhan-keluhan lain seperti nyeri haid yang amat sangat, menstruasi yang sangat sedikit atau sangat banyak dan lain-lain. Masa subur dihitung kurang lebih 14 hari sebelum haid yang akan datang, misalnya Anda biasa haid tanggal 25 maka kemungkinan masa subur anda tanggal 11, namun biasanya ditambahkan 2 hari sebelum dan sesudah tanggal itu untuk mengantisipasi seandainya terjadi perubahan jadwal. Pada saat ovulasi (masa subur) biasanya ditandai dengan adanya lendir vagina yang sangat kental yang tidak akan lepas bila dipisahkan dengan dua jari (biasanya jempol dan telunjuk). Kelainan dari pihak suami misalnya jumlah sperma yang kurang, jumlah sperma cukup namun banyak yang mati/cacat, sperma yang tidak mampu bergerak ataupun ejakulasi dini. Kelainan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal di antaranya rokok, seorang laki-laki yang merokok spermanya cenderung lebih lambat bergerak akibat racun dari rokok. Selain itu suhu di sekitar testis atau kantung kemaluan yang tinggi (panas) akan mengakibatkan sperma banyak yang mati atau cacat. Hal ini sering terjadi misalnya celana yang terlalu ketat, penggunaan celana berbahan dasar tebal seperti jeans, posisi dalam pekerjaan sering duduk di atas benda yang panas, seperti mesin kendaraan (misalnya supir truk), di atas motor dan lain-lain. Setiap harinya mengendarai motor dengan jarak yang cukup jauh, namun belum tentu kualitas sperma suami tidak baik. Untuk kasus infertilitas primer , ada baiknya Anda berdua memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter spesialis kebidanan atau dokter spesialis andrologi untuk mengetahui di mana letak kelainannya dan adakah cara untuk memperbaikinya. Semoga Anda dan pasangan cepat dikaruniai keturunan. Posted in KUAH PLIEK | Tagged ejakulasi, infertilitas, mandul, seksual, sperma, vagina | 5 Comments
bahan kloning tp blm di edit[sunting] Tehnik-tehnik kloning gen 1. Pengklonan c DNA Sebagian besar, metode-metode yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan pengklonan gen untuk memperoleh DNA rekombinan yang terdiri dari gen yang diinginkan dalam vektor ekspresi, adalah sama yang digunakan dalam laboratorium-laboratorium penelitian. Karena banyak protein yang bernilai komersil hanya terdapat dalam jumlah kecil dalam sel-sel dan jaringan hewan, dan karena ekspresi gen flon itu sangat penting, maka banyak pekerjaan komersial itu terpusat pada pengklonan c DNA dari mRNA-mRNA yang terdapat dalam jumlah sangat kecil didalam sel. Pendekatan lain yang digunakan untuk memperoleh insulin manusia, adalah sintesis kimia dari suatu gen. Hampir setiap molekul mRNA eukariot pada ujung 3???-nya mempunyairangkaian resedu nukleotida adenin yang disebut ekor poli-A. Apapun fungsinya, poli-A itu memberikan jalan yang mudah untuk mensintesis suatu untaian DNA yang komplementer terhadap mRNA-nya. JIKa rantai-rantai pendek dari oligo ???dT dicampur dengan mRNA, rantai tersebut berhibridasiasi ke ekor poli-A untuk memberikan suatu primer untuk aksinya enzim transfriptase balik. Enzim ini, yang disolasikan dari virus-virus tumor RNA tertentu dapat menggunakan RNA sebagai cetakan untuk mensintesis suatu untaian DNA. Hasil reaksinya adalah suatu hibrida RNA-DNA, untaian DNA yang baru itu mempunyai lingkaran tusuk konde pada ujungnya, tampaknya sebagai hasil dari enzim ??? memutari sudut ??? dan mulai mengkopi dirinya sendiri. Lingkaran tusuk konde itu mungkin merupakan suatu artefak (sesuatu yang buatan) ???in vitro??? tetapi ia memang memberikan suatu primer yang sangat mudah untuk pembuatan untaian DNA yang kedua. cDNA (DNA komplementer) berantaian ganda yang dihasilkan mempunyai lingkaran tusuk konde yang utuh ini dapat dibelah oleh S1 nuklease, yaitu suatu nuklease spesifik yang beruntaian tunggal. Molekul cDNA yang beruntaian ganda yang diperoleh dengan cara tersebut, lalu disiapkan untuk disisipkan kedalam pBR 322, dengan jalan pemberi ekor dengan terminal transferase atau dengan menambahkan tempat-tempat enzim restriksi buatan pada ujung-ujung cDNA-nya. Tempat-tempat restriksi ini yang kita sebut \'penyambung\' ( ???linker???) adalah oligunekloitida-oligunekloitida dari 8 sampai 10 pasangan basa yang dibuat secara kimia.Penyambung-penyambung itu ditambahkan pada cDNA beruntaian ganda dengan menggunakan DNA ligase, lalu penyambung-penyambung itu digunting hingga terbuka dengan enzim restriksi, dan cDNA-nya, yang sekarang mengandung ujung-ujung lekat yang dihasilkan oleh enzim tadi, dimasukkan ke dalam pBR 322 yang telah di belah dengan enzim yang sama. Kemudian plasmid rekombinan yang mengandung cDNA yang di hasilkan itu, dimasukkan ke dalam strain ??? E. coli ??? yang sesuai dan dikembangbiakkan. [sunting] Gen pengklonan: DNA rekombinan Bakteri merupakan mesin-mesin efesien untuk untuk menciptakan turunan identik DNA bacterifog dalam jumlah. Begitu masuk dalam sel imangnya. DNA fag tersebut berlipat ganda berkali-kali, turunan dikemas kedalam partikel-partikel berdaya tulang, baru dilepas dari sel inangnya sehingga siap mengulangi daur infeksi tersebut. Jika kita adapat menempelkan gen eukariotik kepada molekul DNA fag seperti itu, maka dapat direflikasi dengan cara yang sama sekali lagi endonukliase restriksi memungkinkan muslihat itu. Ekori adalah endonuklease resttriksi yang dihasilkan oleh ???E. koli??? . enzim ini membelah DNA hanya ditempat yang meliputi rangkaiannya. Setiap utusan pilihan ganda itu dipotong diantara buangin dan adenin. Setiap kali hal ini terjadi ujung-ujung belahan filamen ganda itu membawa panjang tambahan empat nukleotida. DNA yang berpasangan (berhelai tunggal), yang dinamai ujung ???lengket??? karena mampu berpasangan dengan molekul DNA yang manapun mengandung ujung lengket pelengkap. Gagasannya adalah memperlakukan kedua DNA eukariotik dan DNA bakteriopag dengan endonuklease retriksi yang sama sehingga tercipta ujung-ujung pelengkap pada masing-masing. Dalam keadan yang sesuai, sekali bercampur molekul-molekul DNA eukariotik akan menempel pada molekul-molekul DNA dengan ujung-ujung lengketnya masing-masing. Kemudian DNA ligase dapat dipakai untuk mengaitkan secara kovalen molekul-molekul itu bersama. Beberapa dari hybrid atau molekul-molekul rekombinan ini akan tetap berdaya infeksi pada inang bakteriofognya (e.koli) sebagaimana bakteriofog yang normal. Hal ini dapat dideteksi dengan membiarkan e.koli terbuka bagi campuran molekul DNA rekombinan dan selanjutnya menabur sel-sel pada cawan petri berisi agar. Sel-sel bakteri itu mulai berkembang biak, membentuk selaput sel-sel dipermukaan agar. Akan tetapi, setiap sel yang secara berhasil diinfeksi oelh molekul-moleku DNA rekombinan akan membentuk banyak turunan baru DNA rekombinan tersebut sebelum dibunuh dan dilisis. Molekul-molekul yang infektif dilepas, menginfeksi sel-sel terdekat, dan proses itu diulang. Akibatnya segara nampak pada mata dengan mata telanjang sebagai zona atau plak sikular yang jernih pada ???padang??? sel-sel. Setiap plak merupakan suatu ???flon??? molekul-molekul DNA dan dapat diriakkan secara tak terbatas dengan meninfeksi lebih banyak sel ekoli. Walau setiap plak (plague) menghasilkan ikon unit molekul-molekul DNA rekombinan, potongan ???dari DNA??? eukariotik yang ada pada plak tertentu merupakan kebetulan semata-mata. Pencernaan semua DNA dalam sel-sel organisme eukariotik seperti mencit atau tikus oleh oleh endonuklease restriksi menghasilkan kumpulan fragman DNA yang sangat beragam. Fragman-fragman ini tergabung pada DNA bakteriofag secara acak semata-mata. Pengklonan fragmen yang merupakan seluruh genom suatu organisme dinamakan pengklonan ???senapan???. Kini masalahnya adalah salah satu temuan dari satu atau lebih plag (mungkin dari beberapa ribu ) yang mengandung gen edukariotik yang menarik perhatian kita. Untuk ini diperlukan suatu ???tolok???. Misalnya kita mencari DNA kelinci yang menjadikan lantai-lantai hemoglobinnya. Sebagaimana kita ketahui, RNA pesuruh untuk rantai-rantai ini dapat diisolasi dari prekursor sel-sel darah merah kelinci.Pesuruh-pesuruh ini dapat diisolasi dari prekursor dan dapat diberi label isotop radio aktif dan digunakan untuk mencari plak-plak yang mengandung rangkaian DNA pelengkap, yaitu rangkaian DNA yang dari pada pesuruh-pesuruh hemoglobin ini ditranskripsi. Inilah prosedurnya, sehelai kertas saring yang dibuat dari nitro selulosa secara perlahan ditekan pada permukaan lempengan agar yang berplak. Beberapa dari DNA pada setiap plak diserap oleh kertas saring tadi. DNA yang terserap itu kemudian diubah sifatnya menjadi pelayan tunggal, dan kertas saring yang dicelupkan kedalm kedalam larutan yang berisikan molekul-molekul DNA rekombinan yang menyatakan rangkaiannya yang dicari itu. Karena plak-plak asal tidak menjadi rusak karena prosedur ini, maka molekul-molekul tambahan sampel khusus DNA rekombianan itu dapat dibiakkan dalam sel-sel ???koli??? tambahan untuk memproduksi sebanyak turunan sampelnya yang diinginkan. Maka inilah satu cara (namun bukan satu-satunya cara) untuk mencapai tujuan terdekatnya yaitu sampel murni suatu gen eukariotik. Prosesnya mungkin tanpak rumit, tetapi sungguh sangat langsung dan akhirnya tujuan dapat diacapai. [sunting] Pengklonan individu kromosom Karena sekarang terdapat kemungkinan untuk menyortir kromosom-kromosom manusia secara fisik kedalam klas-klas ukurang yang terpisah dengan suatu prosedur yang dikenal sebagai sortasi sel yang teraktifasi fluoresens (FACS : fluoresende-activa-ted celsorting). Maka terbukti kemungkinan untuk mengkon DNA dari individu kromosom. Misalnya, mulai dengan suatu galur sel manusia dengan kariotip yang abnormal (empat kromosom X) terdapat kemungkinan mensortir cukup banyak kromosom X manusia yang bebas dari autosom untuk dapat membuat suatu perpustakaan fag X dari DNA kromosom X itu. Bersama-sama, pag-pag rekombinan dalam perpustakaan itu mempunyai sebagian besar, jika tidak dapat dikatakan semua, DNA kromosom X. Maka dari itu semua tehnik yang telah dilukiskan dari itu semua tehnik yang dilukiskan sebelumnya dapat digunakan untuk menganalisis DNA kromosom X, memetakan tempat-tempat restriksi, mengidentifikasi rangkaian-rangkaian alu yang berulang, dan mancari gen-gen yang diketahui akan terbawa pada kromosom X tersebut. Satu tugas yang sekarang dapat dilakukan adalah mencari polimorpisme tempat restriksi untuk menentukan adakah yang terapuaut erat dengan salah satu penyakit genetik yang terpeta kadar kromosom X. jika, misalnya dapat ditunjukkan bahwa suatu pola tertentu dari tempat-tempat enzim restriksi terpaut erat pada distropi otot Duchenne dan tidak terdapat pada individu-individu normal, maka ada kemungkinan besar untuk mendiagnosis penyakit, genetik yang umum dan letal ini, bahkan sebelum kita mengetahui gentermutasi dimana yang bertanggung jawab untuk hal itu. [sunting] Pengklonan onkogen manusia Saat ini, 3 onkogen manusia yang diduga telah diklon dengan menggunakan teknik penyaringan alu dan teknik banntuan tRNA. Sudah empat laboratorium berlainan yang secara sendiri-sendiri telah mengklon gen-gen kangker kandung kemih. Semua gen ini tampak sama (berukuran mendekati 5,4 kb), tetapi kesamaan ini mungkin mencerminkan kenyataan, bahwa galur-galur sel yang dianggap berlainan ini mempunyai sumber sama. Gen neuroblastoma sekarang juga telah diklon secara lengkap dengan menggunakan metode bantuan TRNA yang memperlihatkan gen mendekati 13,5 kb mengklon gen kangker kolon (paru-paru) terbukti lebih sukar mencapai, karena ia teralu besar untuk diklon dalam sepotong fag. 35 macam fag, yang masing-masing mengandung rangkaian-rangkaian varsail yang tumpang tindih, mula-mula diisolasi lalu dianalisis denganmenggunakan tehnik-tehnik penyaring Alu dan homologi pada rangkaian gen ras virus sarcoma Kirsten, prosedur gen ini berkembang yang kemudian digunakan untuk menentukan struktur gen 45 kb. Meskipun variasi ukurannya besar, namun gen-gen kanker kandung kemih, neuroblastoma, dan kanker kolon ( paru-paru ) mempunyai susunan dasar exonintron yang sama, dengan empat exon yang digunakan untuk mengklode protein yang serupa tetapi berlainan dengan berat molekul masing-masing sekitar 21.000 (p21). Protein-protein p21 itu ditemukan terikat dalam jumlah kecil pada membran plsma luar sel-sel kanker, dan mereka secara homolog erat dengan produk dari gen-gen kanker yang ditemukan sebelumnya pada retrovirus onkogen. Gen kanker kandung kemih manusia sangat serupa dengan ras onkogen virus sarkoma Harvey, sedangkan gen kanker paru-paru sangat mirip dengan ras onkogen virus sarkomi Kirsten. Seperti onkogen-onkogen retro virus, gen-gen kanker manusia ini mempunyai ekuivalen sel normal mereka, memang gen-gen kanker itu diduga berasal dari ekuivalen-ekuivalen sel normal mereka melalui mutasi yang dengan cara tertentu membawa onkogen yang potensial kepada produk-produk proteinnya. Langkah berikutnya yang masuk akal adalah merangkai onkogen-onkogen manusia maupun ekuivalen-ekuivalen normal mereka.Hasil pertama semacam itu menunjukkan bahwa gen kanker pada sel-sel tarsinoma kandung kemih manusiaberbeda dari imbangannya dalam sel-sel normal dalam satu mutasi titik tunggal. Mutasi itu mengubah sisa glesin pada posisi 12 dalam produk protein normal (protein p12) menjadi paling dalam protein sel-sel carcinoma tersebut. Akan tetapi, pada saat ini belum ada bukti bahwa perubahan sederhana ini merupakan satu-satunya penyebab carcinoma kandung kemih, dan kita juga tidak mengetahui peranan protein p12 itu dalam keadaan normal maupun keadaan mutasi. [sunting] Pengklonan hewan Klon-klon yang ditangani oleh para ahli biologi molekular, biasanya klon-klon dari bakteri atau organisme lain, sel-sel dalam kultur jaringan dan akhir-akhir ini molekul-molekul DNA. Para ahli taman dan pemulia tanaman sebaiknya, secara teratur menangani dan memproduksi organisme-organisme tinggat lebih tinggi yang diklon, tanaman-tanaman yang mereka biakkan dengan pemangkasan, enten, pembelahan umbi dan rhizoma (akar rimang) dan sebagainya. Tumbuhan tinggi memberi kemungkinan untuk reproduksi aseksual dan klon; untuk banyak spesies liar, pembiakan aseksual lebih penting daripada pembiakan seksual. Sebaiknya hewan-hewan tingkat alami tidak bereproduksi secara aseksual. Untuk mengklon seekor binatang perlu untuk mengambil nukleus dalam telur yang telah dibuahi, baik melalui pembedahan, maupun menonaktifkannya secara total dengan radiasi dan menggantikannya dengan nukleus yang diambil dari individu lain. Ini memerlukan transplankasi suatu nukleus utuh yang tidak rusak dan mampu untuk berkembang. Demikianlah, nukleus-nukleus yang dicangkokkan dari sel-sel embrio katak yang sangat muda, yang masih totipoten, dapat melahirkan katak-katak dewasa. Sebaliknya, nukleus-nukleus yang ditransplantasi dari katak ???dewasa??? sampai kini sekian jauh belum pernah mampu meningkatkan perkembangan hewan dewasa ; proses perkembangannya selalu gagal pada tahap embrional atau larva tertentu. Transplantasi nukleus dengan telur-telur katak pertama kali dicapai dalam tahun 1952, tetapi tentu saja akan lebih menarik untuk membiakkan mamalia secara aseksual daripada katak. Masalah-masalah teknis dari reproduksi mamalia dengan transplantasi nukleus, sebaliknya adalah jauh lebih besar karena sangat sukar untuk memanipulasi telur-telur mamalia tanpa merusaknya. Pada tahun 1981, serangkaian percobaan semacam itu dengan tikus, telah dilaporkan, tetapi belum diulangi dan diperbuat secara bebas. Sebelum metode-metode itu dapat direproduksi, mereka tidak akan memberi sumbangan yang berarti pada pengertian kita tentang perkembangan mamalia. Dalam masa dekat hanya terdapat kemungkinan kecil bahwa transplantasi nukleus dicoba pada spesies mamalia lain. Jika efisiensi dan reproduksibilitasnya dapat ditingkatkan, maka mungkin metode itu akan mendapat tempat di bidang penangkaran hewan. Dalam teori ia dapat dicoba pada telur-telur sel embrio manusia, tetapi untuk alasan apa? Tidak ada penerapan praktis. Dan perlu ditekankan bahwa belum terbukti ada kemungkinan bahwa dengan katak sekalipun untuk menghasilkan suatu individu dewasa yang diklon melalui pencangkokan nukleus sel dewasa ke dalam sebuah telur. Komplotan jutawan tua golongan gothik yang membujuk para dokter untuk mengklon beberapa kopi dari dirinya sendiri dengan pencangkokan nukleus-nukleus selnya kedalam telur-telur yang dibuahi dan kemudian menanamkannya pada wanita, tetapi merupakan fantasi murni, untuk katak tua sekali pun, hal itu tidak dapat dilakukan. [sunting] Spesies yang berhasil diklon Kecebong (1952) Ikan (1963) Domba (1996) Monyet Anak sapi Kucing Kuda Anjing Serigala Kodok
ni bahan kloning dr internet


terapi kesburan again

ALFAH RATNA WATI menulis:
Banyak orang menganggap bila sepasang suami istri sudah punya anak, mereka akan mudah mendapatkan anak lagi. Tapi ternyata tidak! Indi, misalnya. Walau sudah tiga tahun mencoba, ia tak kunjung dikaruniai anak. ???Bila seorang wanita sudah pernah hamil dan melahirkan anak, bukan berarti selanjutnya ia akan terus subur sehingga bisa hamil kembali,??? tutur dr. Nelwati, SpOG dari RSIA Hermina, Depok. Menurutnya, Indi bisa jadi mengalami infertil/ketidaksuburan sekunder (secondary infertility) Faktor Penyebab Menurut dr. Nelwati, faktor -faktor yang menyebabkan terjadinya infertil sekunder hampir sama dengan infertil primer. Misalnya, faktor stres yang menyebabkan kualitas/kuantitas sel sperma terganggu dan ovulasi pun bisa terganggu sehingga sel telur tak bisa matang. Selain itu, tuba falopi yang tersumbat, dan masalah hormonal juga berperan dalam menyulitkan seorang wanita untuk kembali hamil. Sementara itu, Dr.Gillian Lockwood dari Midland Fertility Service mengemukakan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya infertil sekunder, yaitu : 1. Umur. Wanita yang berumur di akhir 30 tahun dan awal 40 tahun mempunyai sedikit kemungkinan untuk menghasilkan telur yang siap dibuahi. Itu berarti kesuburan mereka menurun. 2. Kerusakan pada tuba falopi. Komplikasi pada kehamilan/ proses kelahiran sebelumnya dapat menghalangi tuba falopi sehingga mengurangi kemungkinan sel telur untuk bisa dibuahi. Infeksi pada pelvik juga diyakini bisa menambah risiko kerusakan pada tuba falopi. 3. Polycystic Ovaries. Ini berhubungan erat dengan kenaikan berat badan wanita setelah ia melahirkan. Bobot yang naik di atas normal akan memengaruhi siklus ovulasi, menyebabkan ketidakseimbangan hormon, dan mengurangi tingkat kesuburan secara signifikan. Namun, dengan diet sampai berat badan kembali normal, kesuburan bisa kembali lagi. 4. Penurunan kuantitas dan kualitas sperma. Umumnya kesuburan pria tidak akan berkurang hingga ia berumur paruh baya. Namun jika ia menderita sakit kronis seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, kuantitas sperma bisa berkurang. Lebih parah lagi, kualitas kecepatan dan struktur sel sperma pun akan berkurang. Ada kalanya keempat faktor itu tidak menjawab segala tanda tanya Anda yang belum juga dikaruniai momongan yang ke dua, tiga, dst. Itu berarti masih ada faktor lain yang belum diketahui. Seperti kebiasaan makan junk food yang disebut-sebut juga berperan dalam menurunkan tingkat kesuburan. Medis VS Non Medis Di negeri kita, menurut dr. Nelwati, banyak pasangan infertil sekunder yang tidak terlalu mempermasalahkan sulitnya mempunyai anak lagi. Itulah sebab, tak banyak yang mencari pertolongan pada ahli kebidanan dan kandungan. Justru lebih banyak yang mencari alternatif pengobatan, seperti terapi pemijatan, chi kung, totok, dan sebagainya. Inilah yang dialami oleh seorang ibu rumah tangga, Widia dan suaminya yang berusaha mencari terapi tradisional dari Jakarta hingga ke Pekalongan agar anak sulung mereka segera mendapat adik. Setelah memberi terapi, para ???ahli medis??? alternatif yang mereka datangi hanya berpesan singkat agar pasangan itu terus ???coba membuat anak lagi, lagi, dan lagi....??? Karena dianggap tidak menyelesaikan masalah, akhirnya mereka pergi menemui dokter ahli kesuburan. Memang, kasus infertil sekunder seperti yang Widia dan suami alami harus segera diperiksakan ke dokter ahli kesuburan. Kapan harus mulai mendatangi dokter ahli kesuburan? Jika selama setahun Anda dan suami berhubungan secara teratur tanpa pengaman, dan siklus haid Anda berjalan dengan normal, meski usia Anda masih di bawah 35 tahun, berkonsultasilah dengan dokter ahli kesuburan. Nah, jika usia Anda sudah di atas 35 tahun, haid Anda teratur dan melakukan hubungan suami-isteri tanpa pengaman selama 6 bulan terakhir, kunjungi dokter ahli kesuburan segera. Sementara itu, kalau Anda pernah mengalami lebih dari sekali keguguran, siklus haid tidak teratur, menderita sakit saat datang bulan, atau ketika suami mengalami penurunan gairah seks, ejakulasi dini, atau impoten, maka tak usah ditawar lagi, segeralah ke dokter ahli kesuburan!lPG


kloning

HELDA SULISTIAWATI menulis:
Musyawarah Nasional VI Majelis Ulama Indonesia yang diselenggarakan pada tangga123-27 Rabi\'ul Akhir 1421 H. / 25-29 Juli 2000 M. dan membahas tentang kloning, setelah Menimbang . bahwa salah satu hasil kemajuan yang dicapai oleh iptek adalah kloning, yaitu \"suatu proses penggandaan makhluk hidup dengan cara nucleus transfer dari sel janin yang sudah beerdiferensiasi dari sel dewasa\", atau \"penggandaan makhluk hidup menjadi lebih banyak, baik dengan memindahkan inti sel tubuh ke dalam indung telur pada tahap sebelum terjadi pemisahan sel-sel bagian-bagian tubuh\"; bahwa masyarakat senantiasa mengharapkan penj elasan hukum Islam tentang kloning, baik kloning terhadap tumbuh-tumbuhan, hewan, dan terutama kloning terhadap manusia; bahwa oleh karena itu, MUI dipandang perlu untuk menetapkan fatwa tentang hukum kloning untuk dijadikan pedoman. Memperhatikan : Kloning tidak sama dengan, dan sedikit pun tidak berarti, penciptaan, melainkan hanya sekedar penggandaan. Secara umum, kloning terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan akan membawa kemanfaatan dan kemaslahatan kepada umat manusia. Kloning terhadap manusia dapat membawa manfaat, antara lain : rekayasa genetik lebih efisien dan manusia tidak perlu khawatir akan kekurangan organ tubuh pengganti (jika memerlukan) yang biasa diperoleh melalui donor, dengan kloning ia tidak akan lagi merasa kekurangan ginjal, hati, jantung, darah, dan sebagainya, karena ia bisa mendapatkannya dari manusia hasil teknologi kloning. Kloning terhadap manusia juga dapat menimbulkan mafsadat (dampak negatio yang tidak sedikit; antara lain : menghilangkan nasab anak hasil kloning yang berakibat hilangnya banyak hak anak dan terabaikan-nya sejumlah hukum yang timbul dari nasab; institusi perkawinan yang telah disyari\'atkan sebagai media berketurunan secara sah menjadi tidak diperlukan lagi, karena proses reproduksi dapat dilakukan tanpa melakukan hubungan seksual; lembaga keluarga (yang dibangun melalui perkawinan) akan menjadi hancur, dan pada gilirannya akan terjadi pula kehancuran moral (akhlak), budaya, hukum, dan syari\'ah Islam lainnya; tidak akan ada lagi rasa saling mencintai dan saling memerlukan antara laki-laki dan perempuan; hilangnya maqashid syari\'ah dari perkawinan, balk maqashid awwaliyah (utama) maupun maqashid tabi\'ah (sekunder). Pendapat dan saran peserta sidang. Mengingat . Firman Allah S WT : \"Dan Dia menundukkan untuk kamu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya (sebagai rahmat) dariNva. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir\" (QS. al-Jatsiyah [45].- 13). Firman Allah SWT : \"Dan Kami telah memuliakan anak-anakAdam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari Yang baik-baik, dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas rraakhluk vang telah Kami ciptakan \" (QS. al-Isra\'[I7]: 70). Firman Allah SWT : \"..f apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nva sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka. Katakanlah, \'Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Mahaesa lagi Mahaperkasa (QS. al-Ra\'d [13]: 16) firman Allah SWT : \"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakar manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudiar Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan ; dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air man: itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpa. darah itu Kami jadikan segumpal daging, dar. segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulan, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan dagiri 27 Kemudian Kami jadikan dia makhluk (berbentuk) lain. Maha sucilah Allah, Pencipta Paling baik\" (QS. al-Mu\'minun (23]: 12-14). Kaidah Fiqhiyah : ???Menghindarkan kerusakan (hal-hal yang negatif) diutamakan dari pada mendatangkan kemaslahatan??? MEMUTUSKAN Menetapkan . FATWA MUSYAWARAH NASIONAL N-I MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG KLONING. Kloning terhadap manusia dengan cara bagaimanapuyang berakibat pada pelipatgandaan manusia hukumnya adalah haram. Kloning terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan hukumnya boleh (mubah) sepanjang dilakukan demi kemaslahatan dan/atau untuk menghindarkakemudaratan (hal-hal negatif). Mewajibkan kepada semua pihak terkait untuk tidak melakukan atau mengizinkan eksperimen ata-_ praktek kloning terhadap manusia. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama para ulama, untuk senantiasa mengikuti perkembangan teknologi kloning, meneliti peristilahan dan permasalahatannya, serta menyelenggarakan kajiarkaj ian ilmiah untuk menj elaskan hukumnya. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama ulama dan umara, untuk mendorong pembentukan (pendirian) dan mendukung institusi-institusi ilmiah yang menyelenggarakan penelitian di bidang biologi dan teknik rekayasa genetika pada selain bidang kloning manusia yang sesuai dengan prinsip-prinsip syari\'ah. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama ulama dan umara, untuk segera merumuskan kriteria dan kode etik penelitian dan eksperimen bidang biologi untuk dijadikan pedoman bagi pihak-pihak yang memerlukannya. Keputusan fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Agar setiap muslim yang memerlukan dapat mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan fatwa ini. Ditetapkan di: Jakarta Pada tanggal : 27 Rabi\'ul Akhir 1421 H 29 Juli 2000 M MUSYAWARAH NASIONAL VI TAHUN 2000 MAJELIS ULAMA INDONESIA Pimpinan Sidang Pleno Ketua, Sekretaris, PROF. UMAR SHIHAB DR. H.M. DIN SYAMSUDDIN

pro kontra

HELDA SULISTIAWATI menulis:

helda.sulistiawati menulis:
Musyawarah Nasional VI Majelis Ulama Indonesia yang diselenggarakan pada tangga123-27 Rabi\'ul Akhir 1421 H. / 25-29 Juli 2000 M. dan membahas tentang kloning, setelah Menimbang . bahwa salah satu hasil kemajuan yang dicapai oleh iptek adalah kloning, yaitu \"suatu proses penggandaan makhluk hidup dengan cara nucleus transfer dari sel janin yang sudah beerdiferensiasi dari sel dewasa\", atau \"penggandaan makhluk hidup menjadi lebih banyak, baik dengan memindahkan inti sel tubuh ke dalam indung telur pada tahap sebelum terjadi pemisahan sel-sel bagian-bagian tubuh\"; bahwa masyarakat senantiasa mengharapkan penj elasan hukum Islam tentang kloning, baik kloning terhadap tumbuh-tumbuhan, hewan, dan terutama kloning terhadap manusia; bahwa oleh karena itu, MUI dipandang perlu untuk menetapkan fatwa tentang hukum kloning untuk dijadikan pedoman. Memperhatikan : Kloning tidak sama dengan, dan sedikit pun tidak berarti, penciptaan, melainkan hanya sekedar penggandaan. Secara umum, kloning terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan akan membawa kemanfaatan dan kemaslahatan kepada umat manusia. Kloning terhadap manusia dapat membawa manfaat, antara lain : rekayasa genetik lebih efisien dan manusia tidak perlu khawatir akan kekurangan organ tubuh pengganti (jika memerlukan) yang biasa diperoleh melalui donor, dengan kloning ia tidak akan lagi merasa kekurangan ginjal, hati, jantung, darah, dan sebagainya, karena ia bisa mendapatkannya dari manusia hasil teknologi kloning. Kloning terhadap manusia juga dapat menimbulkan mafsadat (dampak negatio yang tidak sedikit; antara lain : menghilangkan nasab anak hasil kloning yang berakibat hilangnya banyak hak anak dan terabaikan-nya sejumlah hukum yang timbul dari nasab; institusi perkawinan yang telah disyari\'atkan sebagai media berketurunan secara sah menjadi tidak diperlukan lagi, karena proses reproduksi dapat dilakukan tanpa melakukan hubungan seksual; lembaga keluarga (yang dibangun melalui perkawinan) akan menjadi hancur, dan pada gilirannya akan terjadi pula kehancuran moral (akhlak), budaya, hukum, dan syari\'ah Islam lainnya; tidak akan ada lagi rasa saling mencintai dan saling memerlukan antara laki-laki dan perempuan; hilangnya maqashid syari\'ah dari perkawinan, balk maqashid awwaliyah (utama) maupun maqashid tabi\'ah (sekunder). Pendapat dan saran peserta sidang. Mengingat . Firman Allah S WT : \"Dan Dia menundukkan untuk kamu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya (sebagai rahmat) dariNva. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir\" (QS. al-Jatsiyah [45].- 13). Firman Allah SWT : \"Dan Kami telah memuliakan anak-anakAdam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari Yang baik-baik, dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas rraakhluk vang telah Kami ciptakan \" (QS. al-Isra\'[I7]: 70). Firman Allah SWT : \"..f apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nva sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka. Katakanlah, \'Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Mahaesa lagi Mahaperkasa (QS. al-Ra\'d [13]: 16) firman Allah SWT : \"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakar manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudiar Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan ; dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air man: itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpa. darah itu Kami jadikan segumpal daging, dar. segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulan, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan dagiri 27 Kemudian Kami jadikan dia makhluk (berbentuk) lain. Maha sucilah Allah, Pencipta Paling baik\" (QS. al-Mu\'minun (23]: 12-14). Kaidah Fiqhiyah : ???Menghindarkan kerusakan (hal-hal yang negatif) diutamakan dari pada mendatangkan kemaslahatan??? MEMUTUSKAN Menetapkan . FATWA MUSYAWARAH NASIONAL N-I MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG KLONING. Kloning terhadap manusia dengan cara bagaimanapuyang berakibat pada pelipatgandaan manusia hukumnya adalah haram. Kloning terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan hukumnya boleh (mubah) sepanjang dilakukan demi kemaslahatan dan/atau untuk menghindarkakemudaratan (hal-hal negatif). Mewajibkan kepada semua pihak terkait untuk tidak melakukan atau mengizinkan eksperimen ata-_ praktek kloning terhadap manusia. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama para ulama, untuk senantiasa mengikuti perkembangan teknologi kloning, meneliti peristilahan dan permasalahatannya, serta menyelenggarakan kajiarkaj ian ilmiah untuk menj elaskan hukumnya. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama ulama dan umara, untuk mendorong pembentukan (pendirian) dan mendukung institusi-institusi ilmiah yang menyelenggarakan penelitian di bidang biologi dan teknik rekayasa genetika pada selain bidang kloning manusia yang sesuai dengan prinsip-prinsip syari\'ah. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama ulama dan umara, untuk segera merumuskan kriteria dan kode etik penelitian dan eksperimen bidang biologi untuk dijadikan pedoman bagi pihak-pihak yang memerlukannya. Keputusan fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Agar setiap muslim yang memerlukan dapat mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan fatwa ini. Ditetapkan di: Jakarta Pada tanggal : 27 Rabi\'ul Akhir 1421 H 29 Juli 2000 M MUSYAWARAH NASIONAL VI TAHUN 2000 MAJELIS ULAMA INDONESIA Pimpinan Sidang Pleno Ketua, Sekretaris, PROF. UMAR SHIHAB DR. H.M. DIN SYAMSUDDIN
pro konta kloningKategori Bioteknologi Kelahiran manusia kloning diragukan Sumber: Kompas, 29 Desember 2002 ENAM tahun setelah kelahiran domba Dolly, di tengah perdebatan boleh tidaknya kloning dilakukan, Clonaid-sebuah perusahaan kloning berbasis di Bahama- mengklaim keberhasilannya mengkloning manusia. Dalam konferensi pers hari Jumat (27/12) di Hollywood, Florida, Direktur Ilmu Pengetahuan Clonaid Brigitte Boisselier menyatakan, bayi hasil kloning itu lahir lewat operasi caesar pukul 11.55 hari Kamis lalu di tempat yang dirahasiakan. Bayi berberat sekitar 3.500 gram berjenis kelamin perempuan yang diberi sebutan Eve itu, kini dalam kondisi sehat. Bayi itu merupakan kloning dari seorang wanita Amerika Serikat (AS) berusia 31 tahun yang pasangannya infertil. Para ilmuwan bersikap skeptis mengenai klaim itu. Termasuk Dr Robert Lanza, Kepala Pengembangan Medis dan Ilmu Pengetahuan Advanced Cell Technologies, perusahaan riset genetik yang akhir tahun lalu mengumumkan keberhasilannya melakukan kloning terapeutik. Menurut Lanza, Clonaid sama sekali tidak mempunyai track record di bidang kloning dan belum pernah mempublikasi satu pun makalah mengenai kloning. Komentar serupa datang dari Dr Panos Zavos, ilmuwan yang juga berupaya mengkloning manusia. \"Boisselier gagal membuktikan klaimnya. Tidak ada kejadian, tidak ada bukti maupun pertanda, yang ada hanya omongan,\" ucapnya pedas. Sejauh ini Zavos, mantan guru besar Universitas Kentucky, baru berhasil membuat embrio manusia. Menurut Zavos, saat ini tak kurang dari lima kelompok ilmuwan di seluruh dunia berusaha keras mengkloning manusia. Ahli fertilitas dari Italia, Dr Severino Antinori, yang awal Desember lalu mengumumkan bayi hasil kloningnya akan lahir bulan Januari tahun depan juga berpendapat, pengumuman Clonaid tidak didukung bukti kuat, sehingga berpotensi membingungkan masyarakat. Tekad mengkloning manusia pernah ditegaskan Boisselier, Zavos, dan Antinori awal Agustus 2001 dalam simposium yang diselenggarakan National Academy of Sciences di Washington, AS. *** DALAM konferensi pers itu Clonaid memang hanya mengumumkan secara verbal, tanpa menunjukkan bukti berupa foto bayi, nama orangtua, ataupun keberadaan mereka. Clonaid juga mengklaim empat pasangan lain sedang menanti kelahiran bayi kloning Februari mendatang. Sebelumnya ada 10 pasangan yang berhasil hamil, namun lima pasangan lain keguguran. Saat ini ada 20 perempuan anggota Raelian menunggu giliran untuk implantasi embrio hasil kloning. Dalam upaya membuktikan klaimnya, Boisselier meminta bantuan Michael Guillen, seorang wartawan freelance, mantan editor sains ABC News yang merupakan ahli matematika dari Universitas Harvard. Menurut Guillen, ia telah memilih seorang ahli untuk mengambil contoh DNA dari bayi dan ibunya. Contoh DNA itu akan diperiksa oleh dua laboratorium independen kelas dunia. Sejumlah ahli lain akan meneliti kecocokan dari hasil tes contoh DNA itu. Guillen menjanjikan hasilnya bisa didapat satu minggu sampai 10 hari mendatang. Pemeriksaan DNA dilakukan karena kloning dibuat dengan cara menyisipkan inti sel orang dewasa, misalnya sel kulit, ke sel telur donor yang telah dibuang inti selnya. Sel telur yang telah disisipi inti sel itu kemudian distimulasi agar berkembang menjadi embrio. Selanjutnya embrio dimasukkan ke rahim perempuan agar berkembang menjadi janin. Jika inti sel dan sel telur berasal dari satu orang kecocokan DNA akan 100 persen. Sedang jika dari orang berlainan, kecocokan DNA dengan pemilik inti sel sekitar 90 persen. Hal lain yang menyebabkan keraguan para ilmuwan terhadap klaim Clonaid, meski banyak binatang telah dikloning, sejauh ini belum ada yang berhasil mengkloning simpanse atau primata lain yang mirip manusia. Untuk menggambarkan tingkat kesulitannya, menurut ahli kloning dari Universitas Missouri Dr Randall Prather, keberhasilan kloning pada binatang hanya berkisar satu sampai lima persen. *** SELAIN sikap skeptis dan sinis para ilmuwan, pengumuman Clonaid juga mengundang cercaan dari kelompok agama dan Gedung Putih. \"Kloning manusia merupakan penyimpangan. Hal itu tidak menghormati kehidupan dan harus dicegah,\" ujar Ketua Koalisi Kristen Amerika Roberta Combs. Juru bicara Gedung Putih Claire Buchan menyatakan, Presiden Bush sebagaimana sebagian besar penduduk Amerika berpendapat bahwa kloning manusia bisa menimbulkan kekacauan. Karenanya Bush mendukung undang-undang yang melarang kloning manusia. Meski kloning terhadap binatang terus dikembangkan oleh para peneliti di pelbagai pusat dunia, tidak banyak ilmuwan yang setuju upaya kloning manusia. Pasalnya, sejauh ini kloning terhadap binatang masih banyak masalah. Binatang hasil kloning kebanyakan mati tak lama setelah dilahirkan dengan pelbagai masalah medis, seperti cacat pada paru maupun sistem kekebalan tubuh. Domba Dolly pun yang berhasil hidup relatif lama dan diklon ulang tak lepas dari gangguan kesehatan antara lain arthritis. Clonaid yang berdiri tahun 1997 dimiliki oleh sekte Raelian. Sekte keagamaan itu dipimpin mantan wartawan Perancis Claude Vorilhon yang mentahbiskan dirinya sebagai nabi bernama Rael dan berkeyakinan dirinya merupakan keturunan makhluk luar angkasa yang menciptakan kehidupan manusia di Bumi lewat rekayasa genetika. Rael sesumbar, kloning hanya merupakan langkah awal yang tidak begitu penting. Tujuan utamanya adalah memberikan keabadian hidup manusia lewat kloning. Yaitu, mengembangkan manusia hasil kloning tempat manusia bisa mentransfer otaknya. Dengan latar belakang Clonaid dan pendirinya, boleh jadi keraguan atas kelahiran manusia kloning memang beralasan. Namun, waktu jualah yang akan membuktikan, setidaknya 10 hari mendatang. Gunakan fasilitas pencarian kata dibawah ini untuk mencari kata di chem-is-try.org Enter your search terms Submit search form Situs ini Web


kontroversi kloning

IKA NURHAYATI menulis:

helda.sulistiawati menulis:
Musyawarah Nasional VI Majelis Ulama Indonesia yang diselenggarakan pada tangga123-27 Rabi\'ul Akhir 1421 H. / 25-29 Juli 2000 M. dan membahas tenKloning Tidak Dapat Diterapkan Terhadap manusia 29/04/2003 Hasil penelitian kloning monyet mengungkapkan masalah mendasar yang mungkin akan membuat proses itu tidak mungkin diterapkan terhadap manusia. Menurut laporan wartawan VOA Jessica Berman, penemuan itu bermakna penting karena potensi cloning untuk penyembuhan penyakit manusia. Laporan selengkapnya disampaikan berikut oleh Guga Pardede dalam Amerika Kini. Para pengajur apa yang disebut terapi kloning untuk manusia mengatakan teknik itu mempunyai potensi menyembuhkan penyakit seperti diabetes atau penyakit gula, alzheimer atau pikun, dan penyakit Parkinson???s. Para penganjur tersebut yakin usaha untuk meng-klone primata atau monyet akan mengembangkan teknik tersebut. Dari semua primata diluar manusia, monyet rhesus adalah diantara primata yang gennya paling serupa dengan manusia ??? yang memungkinkan kloning dapat diterapkan pada manusia. Oleh karena itu, para ilmuwan telah berusaha meng-klone monyet rhesus ??? dengan mendorong sel telur binatang itu membuat duplikatnya sendiri ??? tanpa menggunakan embrio karena penggunaan embrio dapat menimbulkan pertentangan. Sebaliknya, para peneliti berusaha membuahi telur dengan D-N-A atau gen yang diambil dari sel dewasa dimanapun dalam tubuh. Para pakar berharap untuk merangsang pertumbuhan telur dan mengambil sel-sel stem-nya yang menurut pakar dapat dikembangkan untuk menjadi bagian manapun dalam tubuh. Tetapi, dalam sebuah artikel dalam jurnal ???Science,??? para peneliti mengatakan telur monyet rhesus yang diklone tidak dapat dikembangkan menjadi sell stem. Tidak seperti binatang lain yang berhasil diklone sebegitu jauh dengan menggunakan sel dewasa, antara lain tikus, pemimpin penelitian Christopher Navara dari bagian Obstetrik dan Gynecology mengatakan telur monyet rhesus tampaknya berbeda. ???Langkah pertama dalam eksperimen kloning adalah mengambil D-N-A dari telur. Tampaknya dalam kasus monyet rhesus, ketika kita mengambil D-N-A dari sel telur, kita juga mengeluarkan faktor lain yang perlu untuk perkembangan embrio. Jadi, kalau kita menggantikan D-N-A yang dikeluarkan tadi dengan D-N-A dari sel lain, embrionya tidak dapat lagi berkembang seterusnya.??? D-N-A atau bahan genetika dalam setiap sel menyediakan program atau rencana untuk pertumbuhan sel. Profesor Navara mengatakan sel telur tadi tidak dapat berkembang dengan normal karena bahan genetika penting dalam sel telur hilang dari ke-724 sel yang diklone. Para peneliti di Advanced Cell Technology adalah yang pertama berhasil mengklone tikus, dengan menggunakan teknik yang sama dengan yang dicoba para peneliti di Pittsburgh. Walaupun kelompok Pittsburgh ini tidak berhasil mengklone monyet, direktur kedokteran Robert Lanza yakin masih mungkin mengklone monyet rhesus. Dr. Lanza mengemukakan selalu ada masalah dalam mengklone binatang, oleh karena itu para pakar harus melakukan penelitian bertahun-tahun untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Walaupun kurang berhasil, Christopher Navara dari Universitas Pittsburgh tadi mengatakan para peneliti akan terus berusaha untuk mengklone monyet rhesus karena membuka kemungkinan untuk dapat diterapkan terhadap manusia. Para penentang kloning mengatakan penelitian itu membuktikan bahwa kloning tidak dapat dan tidak patut diadakan pada manusia karena itu akan mengarah ke suatu bentuk pembuatan manusia. Kekhawatiran mereka mungkin beralasan karena seorang dokter kesuburan di Kentucky, Panayiotis Davos, mengklaim bahwa ia telah berhasil membuat embrio manusia yang pertama dari bahan genetika sel dewasa. Kalau hasil tes menunjukkan embrio itu sehat, Dr. Zavos mengatakan ia berencana memasukkannya ke kandungan seorang wanita bulan depan. Dalam menanggapinya, penulis artikel dalam jurnal Science tadi, Gerarld Schatten, dikutip mengatakan kloning untuk melahirkan manusia adalah tidak aman, tidak etis, dan sepatutnya dilarang hukum. E-mail artikel ini kepada teman tang kloning, setelah Menimbang . bahwa salah satu hasil kemajuan yang dicapai oleh iptek adalah kloning, yaitu \"suatu proses penggandaan makhluk hidup dengan cara nucleus transfer dari sel janin yang sudah beerdiferensiasi dari sel dewasa\", atau \"penggandaan makhluk hidup menjadi lebih banyak, baik dengan memindahkan inti sel tubuh ke dalam indung telur pada tahap sebelum terjadi pemisahan sel-sel bagian-bagian tubuh\"; bahwa masyarakat senantiasa mengharapkan penj elasan hukum Islam tentang kloning, baik kloning terhadap tumbuh-tumbuhan, hewan, dan terutama kloning terhadap manusia; bahwa oleh karena itu, MUI dipandang perlu untuk menetapkan fatwa tentang hukum kloning untuk dijadikan pedoman. Memperhatikan : Kloning tidak sama dengan, dan sedikit pun tidak berarti, penciptaan, melainkan hanya sekedar penggandaan. Secara umum, kloning terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan akan membawa kemanfaatan dan kemaslahatan kepada umat manusia. Kloning terhadap manusia dapat membawa manfaat, antara lain : rekayasa genetik lebih efisien dan manusia tidak perlu khawatir akan kekurangan organ tubuh pengganti (jika memerlukan) yang biasa diperoleh melalui donor, dengan kloning ia tidak akan lagi merasa kekurangan ginjal, hati, jantung, darah, dan sebagainya, karena ia bisa mendapatkannya dari manusia hasil teknologi kloning. Kloning terhadap manusia juga dapat menimbulkan mafsadat (dampak negatio yang tidak sedikit; antara lain : menghilangkan nasab anak hasil kloning yang berakibat hilangnya banyak hak anak dan terabaikan-nya sejumlah hukum yang timbul dari nasab; institusi perkawinan yang telah disyari\'atkan sebagai media berketurunan secara sah menjadi tidak diperlukan lagi, karena proses reproduksi dapat dilakukan tanpa melakukan hubungan seksual; lembaga keluarga (yang dibangun melalui perkawinan) akan menjadi hancur, dan pada gilirannya akan terjadi pula kehancuran moral (akhlak), budaya, hukum, dan syari\'ah Islam lainnya; tidak akan ada lagi rasa saling mencintai dan saling memerlukan antara laki-laki dan perempuan; hilangnya maqashid syari\'ah dari perkawinan, balk maqashid awwaliyah (utama) maupun maqashid tabi\'ah (sekunder). Pendapat dan saran peserta sidang. Mengingat . Firman Allah S WT : \"Dan Dia menundukkan untuk kamu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya (sebagai rahmat) dariNva. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir\" (QS. al-Jatsiyah [45].- 13). Firman Allah SWT : \"Dan Kami telah memuliakan anak-anakAdam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari Yang baik-baik, dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas rraakhluk vang telah Kami ciptakan \" (QS. al-Isra\'[I7]: 70). Firman Allah SWT : \"..f apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nva sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka. Katakanlah, \'Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Mahaesa lagi Mahaperkasa (QS. al-Ra\'d [13]: 16) firman Allah SWT : \"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakar manusia dari saripati (berasal) dari tanah. Kemudiar Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan ; dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air man: itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpa. darah itu Kami jadikan segumpal daging, dar. segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulan, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan dagiri 27 Kemudian Kami jadikan dia makhluk (berbentuk) lain. Maha sucilah Allah, Pencipta Paling baik\" (QS. al-Mu\'minun (23]: 12-14). Kaidah Fiqhiyah : ???Menghindarkan kerusakan (hal-hal yang negatif) diutamakan dari pada mendatangkan kemaslahatan??? MEMUTUSKAN Menetapkan . FATWA MUSYAWARAH NASIONAL N-I MAJELIS ULAMA INDONESIA TENTANG KLONING. Kloning terhadap manusia dengan cara bagaimanapuyang berakibat pada pelipatgandaan manusia hukumnya adalah haram. Kloning terhadap tumbuh-tumbuhan dan hewan hukumnya boleh (mubah) sepanjang dilakukan demi kemaslahatan dan/atau untuk menghindarkakemudaratan (hal-hal negatif). Mewajibkan kepada semua pihak terkait untuk tidak melakukan atau mengizinkan eksperimen ata-_ praktek kloning terhadap manusia. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama para ulama, untuk senantiasa mengikuti perkembangan teknologi kloning, meneliti peristilahan dan permasalahatannya, serta menyelenggarakan kajiarkaj ian ilmiah untuk menj elaskan hukumnya. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama ulama dan umara, untuk mendorong pembentukan (pendirian) dan mendukung institusi-institusi ilmiah yang menyelenggarakan penelitian di bidang biologi dan teknik rekayasa genetika pada selain bidang kloning manusia yang sesuai dengan prinsip-prinsip syari\'ah. Mewajibkan kepada semua pihak, terutama ulama dan umara, untuk segera merumuskan kriteria dan kode etik penelitian dan eksperimen bidang biologi untuk dijadikan pedoman bagi pihak-pihak yang memerlukannya. Keputusan fatwa ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Agar setiap muslim yang memerlukan dapat mengetahuinya, menghimbau semua pihak untuk menyebarluaskan fatwa ini. Ditetapkan di: Jakarta Pada tanggal : 27 Rabi\'ul Akhir 1421 H 29 Juli 2000 M MUSYAWARAH NASIONAL VI TAHUN 2000 MAJELIS ULAMA INDONESIA Pimpinan Sidang Pleno Ketua, Sekretaris, PROF. UMAR SHIHAB DR. H.M. DIN SYAMSUDDIN


good aftrenoon all.....

VERA SRILLIAN DEWI menulis:
time to continued discuss \'bout BIOTEKNOLOGI

yu

RUMANTA NOVALINA DAMANIK menulis:

vera.srillian menulis:
time to continued discuss \'bout BIOTEKNOLOGI
lets start